
Kamis, 11/12/25, SMA Labschool Unsyiah resmi menerima dukungan sarana dan prasarana melalui Program Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (PI-KEKDA) dari Bank Indonesia. Bantuan tersebut berupa 2 (dua) paket personal computer (PC), 6 (enam) unit proyektor, dan 6 (enam) paket access point yang diperuntukkan bagi pelaksanaan program akseptasi dan literasi digital di lingkungan SMA Labschool Unsyiah. Penyerahan ini menjadi wujud komitmen Bank Indonesia dalam mendukung penguatan ekosistem pendidikan, khususnya pada aspek digitalisasi pembelajaran.
Sebelum penyerahan bantuan, Bank Indonesia telah melakukan asesmen beberapa bulan sebelumnya di SMA Labschool Unsyiah. Hasil asesmen tersebut menunjukkan bahwa sekolah memiliki kesiapan dan kebutuhan yang relevan untuk mendapatkan dukungan fasilitas digital sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas proses pembelajaran. Pertimbangan ini selaras dengan sasaran program PI-KEKDA yang mendorong pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan untuk menciptakan generasi yang adaptif dan berdaya saing.
Bantuan yang diberikan Bank Indonesia diserahkan secara langsung kepada Kepala SMA Labschool Unsyiah, Hendra Darmawan, S.Si., Gr. Turut hadir dalam prosesi penyerahan tersebut Kepala Tata Usaha, Muhardi, SE, serta Kepala Sarana dan Prasarana, M. Iqbal, A.Md. Kehadiran para pimpinan sekolah ini menjadi simbol apresiasi sekaligus kesiapan sekolah dalam memaksimalkan pemanfaatan fasilitas yang telah diberikan.
Kepala sekolah, Hendra Darmawan, S.Si., Gr., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bank Indonesia atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. “Bantuan ini menjadi energi baru bagi sekolah dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan Labschool. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan fasilitas ini seoptimal mungkin demi meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Melalui dukungan sarana digital ini, SMA Labschool Unsyiah berkomitmen untuk memperkuat pembelajaran berbasis teknologi dan memperluas akses literasi digital bagi seluruh siswa. Penggunaan PC, proyektor, serta access point diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, khususnya dalam integrasi perangkat digital pada kegiatan pembelajaran di kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler.
