September 2025

Sosialisasi Perguruan Tinggi Malaysia di SMA Labschool Unsyiah

SMA Labschool Unsyiah kembali menjadi salah satu sekolah yang terpilih untuk menerima kunjungan sosialisasi dari perguruan tinggi ternama di Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 22 September 2025, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas XII.

Sosialisasi tersebut dibawakan langsung oleh delegasi dari Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kedua kampus tersebut dikenal luas di Asia Tenggara sebagai perguruan tinggi dengan reputasi akademik dan riset yang kuat, khususnya dalam bidang teknologi, sains, serta ilmu sosial.

Selain tim official marketing dari UTP dan UKM, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Malaysia. Kehadiran mereka memberikan kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan informasi langsung dari mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di kedua kampus tersebut.

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan profil kampus, program-program unggulan, serta peluang beasiswa yang ditawarkan. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai opsi pendidikan tinggi di Malaysia sebagai salah satu alternatif melanjutkan studi.

Para siswa kelas XII terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang aktif mengajukan pertanyaan terkait proses penerimaan mahasiswa baru, fasilitas perkuliahan, hingga prospek karier lulusan UTP dan UKM. Antusiasme ini menunjukkan adanya minat besar untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada delegasi UTP dan UKM, serta PPI Malaysia, atas kesempatan berharga yang diberikan. Diharapkan kegiatan sosialisasi ini dapat membuka wawasan siswa serta memotivasi mereka untuk mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Siswa SMA Labschool Unsyiah Ikuti Kuliah Tamu Stem Cell di Fakultas Kedokteran USK

Sebanyak 36 siswa kelas XII Biotechnology SMA Labschool Unsyiah mengikuti kuliah tamu dan talk show bertajuk “The Best Stem Cell: Current Updates on Stem Cell and Secretome Therapy – Science and Clinical Applications”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh pada Rabu, 17 September 2025, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Acara ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang stem cell dan terapi secretome, yaitu Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si. Med. selaku Founder & Commissioner PT. SCCR Indonesia, dr. Agus Widiyatmoko, Sp.PD., M.Sc sebagai Internist Doctor of SCCR Indonesia, dr. Rita Agustina, M.Biomed. dari SCCR Indonesia, serta Dr. dr. Nanda Earlina, Sp.DVE Subsp DAI. FINSDV. FAADV. FISQua, yang juga merupakan Ketua PERDOSKI Banda Aceh.

Dalam pemaparannya, para pemateri menjelaskan perkembangan terkini terkait stem cell dan secretome therapy, baik dari sisi sains maupun aplikasinya dalam dunia klinis. Peserta diajak memahami potensi besar terapi ini dalam mendukung regenerasi sel, pengobatan berbagai penyakit degeneratif, serta inovasi dalam dunia kesehatan modern.

Siswa SMA Labschool Unsyiah mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para pakar. Mereka mengajukan pertanyaan seputar mekanisme kerja stem cell, peluang penelitian di bidang bioteknologi, hingga prospek terapi stem cell dalam dunia medis masa depan. Antusiasme siswa terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi diskusi.

Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa, terutama karena sesuai dengan konsentrasi jurusan yang mereka tekuni di sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menambah wawasan akademik, tetapi juga termotivasi untuk melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran, bioteknologi, maupun penelitian medis.

Dengan terlaksananya kuliah tamu ini, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri, sehingga mampu berkontribusi dalam bidang ilmu pengetahuan dan kesehatan di masa depan.

SMA Labschool Unsyiah Kedatangan Tim Samapta Polda Aceh dalam Kegiatan “Polisi Saweu Sikula”

Senin, 15 September 2025, SMA Labschool Unsyiah mendapat kehormatan dengan kehadiran tim Samapta Polda Aceh dalam rangka melaksanakan program bimbingan masyarakat “Polisi Saweu Sikula”. Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Kepolisian Daerah Aceh terhadap generasi muda agar semakin memahami pentingnya disiplin, tertib hukum, dan membangun karakter pelajar yang berintegritas.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang diinspekturi oleh Bapak Ery Apriyono, S.Ik., M.Si., perwakilan dari Polda Aceh. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan dari Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., yang menekankan pentingnya tertib lalu lintas, rajin belajar, serta disiplin dan tepat waktu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pesan tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh siswa yang hadir mengikuti upacara.

Selain menyampaikan amanat, Bapak Ery Apriyono juga memberikan motivasi kepada siswa untuk menjadi generasi yang taat aturan, menjauhi pelanggaran lalu lintas, serta menanamkan rasa tanggung jawab dalam setiap tindakan. Menurutnya, siswa SMA sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki kesadaran hukum sejak dini agar mampu menjaga ketertiban, baik di sekolah maupun di masyarakat.

Menariknya, setelah amanat upacara, suasana menjadi lebih interaktif ketika Bapak Ery memberikan kuis kepada para siswa. Beliau mengajukan beberapa pertanyaan seputar kepolisian, seperti “Tugas polisi terdapat pada undang-undang ke berapa?” dan “Apa saja tugas utama polisi?”. Pertanyaan tersebut dijawab antusias oleh para siswa, dan yang berhasil menjawab dengan benar mendapat uang saku langsung dari beliau.

Melalui kegiatan kuis tersebut, siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga turut terlibat aktif dalam pembelajaran tentang peran dan tugas kepolisian. Hal ini menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan pengetahuan hukum kepada pelajar dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, interaksi ini juga menciptakan kedekatan antara siswa dengan pihak kepolisian, sehingga tercipta hubungan yang harmonis.

Kegiatan “Polisi Saweu Sikula” di SMA Labschool Unsyiah diakhiri dengan pesan penting bagi seluruh siswa untuk selalu menjaga disiplin, mematuhi aturan lalu lintas, serta menumbuhkan semangat belajar yang tinggi. Sekolah berharap, melalui program ini siswa semakin sadar akan pentingnya ketertiban dan ketaatan hukum, serta dapat menjadi teladan baik bagi lingkungannya.

SMA Labschool Unsyiah Raih Prestasi Gemilang di Indonesia Inventors Day 2025

SMA Labschool Unsyiah kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah internasional. Enam tim inovasi dari SMA Labschool berhasil lolos dan mengikuti ajang Indonesia Inventors Day (IID) 2025 yang diselenggarakan pada 11–14 September 2025 di Smesco Jakarta, Indonesia. Kompetisi bergengsi ini mempertemukan para inovator muda dari berbagai daerah di indonesia dan beberapa negara yang ikut untuk menampilkan kreativitas serta solusi inovatif dalam bidang sains dan teknologi.

Alhamdulillah, dari enam tim yang berkompetisi, SMA Labschool Unsyiah berhasil meraih 2 Gold Medal, 3 Silver Medal, dan 1 Bronze Medal, ujar Ibu Amel selaku pendamping selama kegiatan. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa-siswi sekolah mampu bersaing di tingkat internasional dengan karya yang inovatif dan aplikatif.

Adapun tim yang berhasil meraih medali emas adalah Oceanergy dengan inovasi ramah lingkungan, serta Echosense Spray yang menghadirkan solusi kreatif dalam bidang kesehatan. Kedua tim ini sukses memukau dewan juri dengan ide yang orisinal dan berdampak luas bagi masyarakat.

Selain itu, tiga tim berhasil meraih medali perak, yaitu Seranimoin Oil, Broellya Patch, dan B&C. Karya-karya mereka dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut di masa depan. Sementara itu, tim Chyper berhasil membawa pulang medali perunggu setelah menampilkan gagasan yang juga tak kalah menarik.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa-siswi kita serta bimbingan para guru pendamping. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berinovasi dan berkarya,” ujarnya.

Dengan raihan 2 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu di ajang IID 2025, SMA Labschool Unsyiah menunjukkan bahwa kreativitas dan kerja keras siswa mampu menghasilkan prestasi luar biasa. Ke depan, sekolah berkomitmen terus memberikan dukungan penuh agar lahir lebih banyak inovasi yang tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas.

SMA Labschool Unsyiah Laksanakan Audit Mutu Internal ISO 21001:2018

SMA Labschool Unsyiah melaksanakan Audit Mutu Internal pada Senin–Selasa, 09–10 September 2025. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh seluruh anggota ISO sekolah. Audit ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Dalam pembukaan, Sambutan dari Kepala Sekolah Bapak Hendra Darmawan, S.Si., Gr. menyampaikan bahwa sekolah menekankan pentingnya audit sebagai sarana evaluasi untuk mengetahui sejauh mana sistem manajemen mutu pendidikan telah berjalan sesuai standar ISO 21001:2018. Seluruh tim ISO dan unit kerja terkait turut berpartisipasi aktif dalam proses ini guna memastikan setiap aspek terdokumentasi dengan baik”, Ujarnya.

Audit Mutu Internal ini bertujuan untuk menilai efektivitas penerapan standar mutu serta memberikan masukan perbaikan. SMA Labschool Unsyiah berkomitmen melaksanakan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Action) secara berkesinambungan agar mutu pendidikan dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, sekolah mampu memberikan layanan terbaik kepada seluruh peserta didik.

Selain itu, audit juga menjadi kesempatan bagi sekolah untuk mengidentifikasi potensi kekuatan maupun kelemahan dalam implementasi sistem. Hasil temuan audit nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan dalam perencanaan program perbaikan dan pengembangan mutu di masa mendatang.

Proses audit berjalan lancar dengan suasana kondusif dan penuh keterbukaan. Tim auditor internal melakukan pemeriksaan dokumen, observasi, serta wawancara dengan beberapa unit kerja terkait. Semua bidang menunjukkan kesungguhan untuk memberikan data dan informasi sesuai kondisi nyata di lapangan.

Dengan terlaksananya Audit Mutu Internal ini, SMA Labschool Unsyiah berharap dapat terus meningkatkan budaya mutu di lingkungan sekolah. Audit bukan sekadar kewajiban, tetapi menjadi sarana refleksi bersama untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing sesuai tuntutan zaman.

Foto lengkap https://www.instagram.com/p/DOcouzCD62o/?igsh=MTk0OXF6MDQzemNvbg==

42 Siswa SMA Labschool Unsyiah Akan Mengikuti Indonesia Inventors Day 2025 di Jakarta

Sebanyak 42 siswa SMA Labschool Unsyiah akan berpartisipasi dalam ajang bergengsi Indonesia Inventors Day 2025 yang berlangsung pada 11–14 September 2025 di Smesco Jakarta. Dalam kegiatan ini, para siswa akan mempresentasikan berbagai hasil karya inovatif yang telah mereka rancang sebagai bentuk kreativitas dan kepedulian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan para siswa SMA Labschool Unsyiah didampingi oleh dua guru pendamping, yakni Bapak Muhammad Hawar, S.Pd. dan Ibu Amalya Krisnawaty, S.Pd., yang senantiasa memberikan serta arahan dan motivasi agar setiap tim dapat tampil maksimal dalam mempresentasikan karya inovatif mereka di ajang bergengsi tersebut.

Kegiatan Indonesia Inventors Day sendiri merupakan ajang internasional yang mempertemukan para penemu, inovator, serta pelajar dari berbagai daerah dan negara. Melalui kegiatan ini, peserta diberi kesempatan untuk menunjukkan hasil penelitian, penemuan, maupun inovasi mereka di hadapan dewan juri dan masyarakat luas.

SMA Labschool Unsyiah mengirimkan enam tim dengan judul proyek berbeda. Tim pertama menampilkan karya “CHYPER (Cooling and Hydroponic Performance Stabilizer)”, tim kedua “Echosense Spray”, dan tim ketiga “Nanopartikel-Based SERANIMOIN OIL” yang berbahan dasar tanaman Seulanga Rayeuk dan Nilam Meunaron Indah.

Sementara itu, tim keempat mengusung inovasi “BROELLYA PATCH”, disusul tim kelima dengan karya “B & C Box”, dan tim keenam menghadirkan inovasi ramah lingkungan berupa “Oceanergy (Wave Energy Generator)”. Setiap tim telah mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu memberikan presentasi terbaik serta bersaing dengan peserta lain dari seluruh Indonesia.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi siswa dalam ajang ini. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam Indonesia Inventors Day 2025 menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu menghasilkan karya inovatif yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi ajang pembelajaran berharga untuk menambah pengalaman dan wawasan di tingkat nasional maupun internasional.

SMA Labschool Unsyiah Raih Juara 1 Terbaik Short Movie di REALISTIG VII 2025

“Sebab Akibat”

Smas labschool unsyiah

Adalah sebuah film pendek yang menggambarkan krisis identitas seorang murid bernama Hanif yang adalah korban bullying. Hanif menciptakan karakter Reza, sebagai coping mechanism (cara untk hanif berani keluar dari zona nyaman), namun kehadiran sosok Reza mengubah hidup Hanif dia mulai menjalankan aksi aksi vigilante dimana dia menegakkan hukum dengan caranya sendiri. Hal ini paling dirasakan oleh Syaikhan dan kawan kawanya, sekalu pelaku pembully Hanif, Waly dipotong Jarinya oleh Hanif dan Ziyad dibutakan matanya oleh Hanif dengan rokok. Dan banyak aksi “heroik” lain yang sudah dilakukan Hanif beberapa bulan sejak kehadiran sosok Reza, Namun Hanif tak merasa ada perubahan yang besar di lingkungan sekolahnya maka ia dan Reza berencana melakukan aksi terorisme dengan membakar sekolah, aksi ini yang kemudian coba dihentikan Syaikhan dan kawan kawanya.

Film ini mengambil waktu tepat saat Syaikhan dan kawan kawan ingin menghentikan Hanif, film ini mencoba menggambarkan tahap akhir krisis identitas Hanif dan menceritakan proses penerimaan diri Hanif, bahwa ia adalah Reza. Dan dialah yang selama ini melakukan segala tindakan vigilantenya sehingga ia kemudian menghilangkan karakter reza… atau lebih tepatnya ia sudah menjadi Reza, yang utuh.

Kami sangat berharap Film ini bisa membangkitkan rasa empati, dengan menggambarkan sejauh mana korban bully bisa menderita, bahkan walaupun itu pembullyan tersebut tidak melibatkan kekerasan fisik atau berupa pengasingan sosial seperti yang dirasakan Hanif (tidak digambarkan secara direct dalam film tapi secara implisit melalui dialog).

Siswa SMA Labschool Unsyiah Raih Juara 3 Debat Bahasa Inggris di REALISTIG VII 2025

Siswa SMA Labschool Unsyiah kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang tahunan REALISTIG VII 2025 yang berlangsung di SMAN 3 Banda Aceh. Kali ini, tim debat bahasa Inggris sekolah berhasil meraih Juara 3 setelah bersaing ketat dengan puluhan peserta dari berbagai sekolah di Banda Aceh dan sekitarnya.

Tim debat yang terdiri dari Raisha Putri Izzati, Najwa Izza Muzaiyana, dan Aditama Nanda Difa menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menyampaikan argumen, berpikir kritis, serta berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Perjalanan mereka hingga babak finalis tiga besar menjadi bukti kerja keras dan latihan intensif yang selama ini dijalani.

Kebanggaan semakin bertambah ketika salah satu anggota tim, Najwa Izza Muzaiyana, berhasil meraih penghargaan sebagai Best Speaker. Predikat ini diberikan kepada peserta yang dinilai paling unggul dalam hal penyampaian ide, kefasihan, serta strategi debat selama kompetisi berlangsung.

LAGI!! Rafa Sabina Raih Juara 1 Desain Poster di REALISTIG VII 2025

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMA Labschool Unsyiah. Rafa Sabina, salah satu siswi berbakat yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Desain Poster Tingkat Umum pada ajang REALISTIG VII 2025 yang diselenggarakan di SMAN 3 Banda Aceh.

Kegiatan REALISTIG yang digelar setiap tahun ini merupakan ajang kreativitas dan inovasi pelajar dari berbagai sekolah di Banda Aceh dan sekitarnya. Lomba desain poster menjadi salah satu cabang yang diminati karena menuntut kreativitas, ide segar, serta keterampilan dalam mengolah pesan melalui media visual.

Rafa Sabina tampil memukau dengan karya posternya yang dinilai mampu menyampaikan pesan secara efektif, estetis, dan penuh makna. Para juri memberikan apresiasi tinggi atas konsep serta orisinalitas ide yang ditampilkan. Keberhasilan ini semakin mengharumkan nama SMA Labschool Unsyiah di tingkat daerah.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si, turut memberikan ucapan selamat atas prestasi tersebut. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Rafa Sabina. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa Labschool memiliki kreativitas dan kemampuan bersaing di tingkat umum. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujarnya.

Selain mengharumkan nama sekolah, kemenangan Rafa juga menjadi motivasi bagi seluruh warga SMA Labschool Unsyiah untuk terus mendukung pengembangan bakat dan minat siswa. Pihak sekolah berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswanya untuk berkompetisi dalam berbagai bidang.

Prestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi Rafa Sabina, tetapi juga menjadi dorongan bagi generasi muda lainnya untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan positif dan menyalurkan kreativitasnya secara produktif.

TIM SMA Labschool Unsyiah Tampilkan Karya Dan Produk Kreatif Di REALISTIG 2025

Selasa, 02 September 2025, Tim dari SMA Labschool Unsyiah turut serta dalam kegiatan tahunan REALISTIG 2025 yang berlangsung di SMAN 3 Banda Aceh. Kehadiran Tim Labschool pada ajang tersebut memperkenalkan karya dan produk kreatif siswa dari mata pelajaran PKW dan Seni. Stand SMA Labschool pun mendapat perhatian besar dari para pengunjung.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Bapak Suhendri, S.H., M.H., yang memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil karya para siswa. Beliau menilai kreativitas yang ditampilkan sebagai bukti nyata bahwa generasi muda Aceh memiliki potensi besar dalam bidang inovasi dan pengembangan ide.

REALISTIG sendiri merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar oleh SMAN 3 Banda Aceh, dengan tujuan menjadi wadah bagi siswa-siswi sekolah di Banda Aceh dan sekitarnya untuk menyalurkan bakat, ide, serta keterampilan mereka. Tahun ini, kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 30 Agustus hingga 3 September 2025, dengan beragam lomba, pameran, dan pertunjukan.

Dalam stand SMA Labschool, siswa memamerkan berbagai karya, mulai dari produk keterampilan, hasil penelitian sederhana, hingga inovasi yang mengangkat nilai kearifan lokal. Pengunjung terlihat antusias mencoba sekaligus memberikan masukan atas karya yang ditampilkan. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi siswa untuk terus mengembangkan ide-ide baru.

Selain menjadi ajang apresiasi, keikutsertaan dalam REALISTIG juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam melatih kepercayaan diri, berkomunikasi dengan publik, serta mempraktikkan ilmu yang mereka dapatkan di sekolah. Interaksi langsung dengan masyarakat maupun tokoh penting memberi ruang belajar yang nyata di luar kelas.

Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, SMA Labschool Unsyiah berharap partisipasi di REALISTIG 2025 dapat menjadi pijakan awal untuk menghadirkan lebih banyak inovasi di masa mendatang. Sekolah juga berkomitmen terus mendukung siswa dalam menciptakan karya yang tidak hanya bermanfaat untuk sekolah, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat.