Tiga Siswa SMA Labschool Unsyiah Tuntaskan Partisipasi dalam KTT Mitigasi Bencana Internasional di Jepang

BANDA ACEH – Tiga siswa SMA Labschool Unsyiah, yaitu Aditama Nanda Difa, Thara Vionita Ibrahim, dan Zahida Kayanaya, mengikuti kegiatan High School Students’ Summit on World Tsunami Awareness Day 2026 di Jepang pada 21–23 Oktober 2026. Dalam kegiatan internasional tersebut, ketiga siswa didampingi langsung oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan berharga bagi para siswa untuk memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman mengenai mitigasi bencana, khususnya ancaman tsunami.

Kegiatan ini diikuti oleh 99 siswa sekolah menengah atas dari 14 negara, yang terdiri atas 63 siswa dari berbagai wilayah di Jepang dan 36 siswa dari sejumlah negara lainnya. Para peserta diajak untuk mempelajari berbagai ancaman tsunami, memahami dampak yang ditimbulkan, serta mengenali langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan masing-masing.

Selain mengikuti pembelajaran mengenai kebencanaan, para siswa juga terlibat aktif dalam diskusi dan lokakarya yang mengangkat tiga tema utama. Tema tersebut meliputi “Inclusive Disaster Risk Reduction: Leaving No One Behind” atau pengurangan risiko bencana yang inklusif tanpa meninggalkan siapa pun, “Building Resilience Before Disaster Strikes” atau membangun ketahanan sebelum bencana terjadi, serta “Passing on Lessons and Communicating for the Future” atau mewariskan pembelajaran dan membangun komunikasi untuk masa depan.

Melalui diskusi dan lokakarya tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman, serta mempelajari pentingnya kolaborasi dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Kegiatan ini juga menekankan bahwa upaya mitigasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga ahli, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan menyebarluaskan edukasi kebencanaan.

Pada hari terakhir kegiatan, seluruh hasil diskusi lokakarya dirangkum dan Deklarasi KTT diumumkan sebagai hasil keseluruhan pertemuan. Partisipasi Aditama Nanda Difa, Thara Vionita Ibrahim, dan Zahida Kayanaya dalam kegiatan internasional ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang peduli, tangguh, dan berperan aktif dalam mitigasi bencana. Keikutsertaan mereka juga menjadi wujud komitmen SMA Labschool Unsyiah dalam mendukung pengembangan wawasan global, kepemimpinan, serta kesiapsiagaan bencana di kalangan siswa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *