Banda Aceh, 23 September 2026 — Seluruh siswa kelas XII SMA Labschool Unsyiah mengikuti kegiatan Simulasi Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 Dinas Pendidikan yang dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan perangkat berbasis Android dan iOS. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk persiapan siswa dalam menghadapi pelaksanaan TKA sekaligus membiasakan peserta didik mengikuti ujian berbasis teknologi.
Simulasi Try Out TKA berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB. Seluruh siswa kelas XII mengikuti simulasi dengan tertib sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan. Penggunaan perangkat Android dan iOS dalam pelaksanaan simulasi juga memberikan pengalaman kepada siswa dalam mengerjakan soal melalui sistem ujian berbasis digital.
Selama kegiatan berlangsung, setiap kelas mendapatkan pengawasan dari guru yang mengajar pada jam mata pelajaran tersebut. Para pengawas memastikan proses simulasi berjalan sesuai dengan tata tertib, sekaligus membantu menjaga suasana pelaksanaan agar tetap kondusif sehingga siswa dapat mengerjakan soal dengan fokus.
Kepala SMA Labschool Unsyiah turut hadir memantau secara langsung pelaksanaan simulasi di ruang kelas. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, baik dari sisi kesiapan siswa, perangkat yang digunakan, maupun pelaksanaan teknis di setiap kelas.
Melalui kegiatan simulasi ini, diharapkan seluruh siswa kelas XII SMA Labschool Unsyiah semakin siap menghadapi TKA 2026. Selain mengukur kesiapan akademik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan sistem evaluasi berbasis digital serta membangun kesiapan, ketelitian, dan kedisiplinan dalam menghadapi ujian.
Semoga kegiatan simulasi ini dapat menjadi bagian dari persiapan yang baik bagi siswa kelas XII SMA Labschool Unsyiah dalam menghadapi TKA 2026.
Banda Aceh, 7 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Labschool Unsyiah Banda Aceh. Tiga siswi yang tergabung dalam Tim Labschool berhasil meraih Juara 2 pada jenjang SMA/sederajat dalam ajang Universitas Samudra STEAM Disaster Innovation Competition yang berlangsung pada 1–3 September 2026. Pencapaian ini menjadi bukti semangat siswa dalam mengembangkan inovasi berbasis sains, teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan serta kebencanaan.
Tim Labschool yang berhasil mengharumkan nama sekolah tersebut terdiri atas Anisha Bella Khanza Phoenna Nastia dari XI Labs 4, serta Puan Khansa Saifani dan Cut Najwa M. Aji dari XI Labs 5. Selama mengikuti rangkaian kompetisi, ketiganya mendapatkan pendampingan dari Ibu Cut Lidya Natasya K, S.Pd.Gr. Dukungan dan pendampingan tersebut turut membantu para siswa dalam mempersiapkan penelitian, menyempurnakan produk inovasi, hingga menghadapi tahap presentasi di hadapan dewan juri.
Perjalanan Tim Labschool menuju babak final diawali dengan proses seleksi jurnal penelitian. Setelah berhasil melewati tahapan tersebut, tim kemudian melanjutkan perjuangan ke tahap presentasi untuk memaparkan gagasan dan inovasi yang telah dikembangkan. Produk yang diusung dalam kompetisi tersebut diberi nama “AquaMoss Wall”, sebuah inovasi pelindung tebing sungai yang dirancang sebagai solusi sederhana dan ramah lingkungan untuk menghadapi potensi erosi akibat banjir bandang di Aceh.
AquaMoss Wall dikembangkan dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal, yaitu serabut kelapa, biochar sekam padi, dan lumut lokal. Serabut kelapa berfungsi membantu menahan tanah pada tebing, sementara biochar sekam padi membantu mempertahankan kelembapan. Di sisi lain, lumut dan vegetasi berperan dalam melindungi permukaan tanah sekaligus membantu memperkuat struktur tanah melalui pertumbuhan akar. Inovasi tersebut juga dilengkapi dengan mekanisme peringatan mekanis sederhana menggunakan pentungan bambu yang dapat menghasilkan bunyi ketika terjadi pergeseran struktur tebing.
Melalui inovasi tersebut, Tim Labschool berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan erosi dan sedimentasi, tetapi juga mendukung pemulihan ekosistem sungai. Pemanfaatan bahan lokal dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari konsep AquaMoss Wall sehingga diharapkan dapat diterapkan sebagai teknologi tepat guna yang adaptif, sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan, khususnya di kawasan tebing sungai yang rawan mengalami erosi.
Atas prestasi tersebut, Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh anggota Tim Labschool beserta pendamping. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berani berinovasi, melakukan penelitian, serta menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Capaian Juara 2 ini juga diharapkan dapat dipertahankan dan menjadi langkah awal bagi SMA Labschool Unsyiah untuk terus menorehkan prestasi di berbagai kompetisi sains, teknologi, dan inovasi.
Bangga Berprestasi, Berkarakter, dan Menginspirasi!
Banda Aceh, 1 September 2026 — Koperasi Tabina Usaha Syariah SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan anggota Koperasi Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Seri Pagi Senawang, Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia, pada Selasa (01/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan SMA Labschool Unsyiah tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus bertukar pengalaman dalam pengelolaan koperasi sekolah antara kedua institusi pendidikan.
Kunjungan yang diikuti oleh sekitar 20 anggota koperasi dari SMK Seri Pagi ini diawali dengan sambutan Kepala Koperasi SMK Seri Pagi, Bapak Jamri bin Ahmad. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari keluarga besar SMA Labschool Unsyiah. Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam mengembangkan koperasi sekolah agar tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan warga sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa.
Sementara itu, Kepala SMA Labschool Unsyiah Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr., menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan SMK Seri Pagi yang telah memilih SMA Labschool Unsyiah sebagai salah satu tujuan dalam kegiatan lawatan mereka. Ia menyambut baik kunjungan tersebut sebagai kesempatan untuk membangun silaturahmi dan memperluas wawasan antar-institusi pendidikan. Menurutnya, pertukaran pengalaman seperti ini sangat positif karena masing-masing sekolah dapat saling belajar mengenai pengelolaan koperasi, pelayanan kepada warga sekolah, serta upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Koperasi Tabina Usaha Syariah SMA Labschool Unsyiah, Bapak Muahrdi, SE., turut memberikan presentasi mengenai profil dan pengelolaan koperasi. Materi yang disampaikan meliputi perkembangan Koperasi Tabina Usaha Syariah, jenis layanan dan usaha yang dijalankan, pengelolaan koperasi di lingkungan sekolah, serta kontribusinya dalam mendukung kebutuhan siswa dan warga sekolah. Presentasi ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Kedua belah pihak saling berbagi pengalaman, gagasan, serta praktik pengelolaan koperasi yang dapat menjadi inspirasi untuk pengembangan koperasi sekolah di masa mendatang.
Usai sesi diskusi, rombongan Koperasi SMK Seri Pagi Malaysia melanjutkan kunjungan dengan melihat secara langsung Kantin SMA Labschool Unsyiah. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada para anggota untuk mengenal lebih dekat aktivitas usaha yang berjalan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara SMA Labschool Unsyiah dan SMK Seri Pagi Malaysia serta terbuka peluang untuk kerja sama dan pertukaran pengalaman di bidang koperasi maupun pendidikan pada masa yang akan datang.
Banda Aceh – Siswa SMA Labschool Unsyiah kelas XII Labs 3 melaksanakan kegiatan Outing Class kolaborasi mata pelajaran Sosiologi dan Biologi pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampung Wisata Nusa, Lhoknga, Aceh Besar, ini menjadi sarana bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui interaksi dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Dalam pembelajaran Sosiologi yang dibimbing oleh Nurkasmi, S.Psi., S.Sos., siswa mempelajari materi tentang perubahan sosial. Kampung Wisata Nusa dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena memiliki berbagai aktivitas masyarakat yang dapat diamati secara langsung, khususnya perkembangan kehidupan masyarakat dan kegiatan ekonomi setelah terjadinya tsunami.
Selama kegiatan, siswa mengikuti tiga edukasi berbasis kearifan lokal, yaitu menganyam rotan, membuat kue kekarah, serta top keurupuk meuling atau menumbuk emping melinjo. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengenal proses pembuatan produk tradisional, tetapi juga memahami bagaimana pengetahuan dan keterampilan masyarakat tetap dipertahankan sekaligus dikembangkan sebagai bagian dari kehidupan sosial dan ekonomi.
Sebagai tugas mata pelajaran Sosiologi, siswa melakukan wawancara dengan masyarakat pelaku UMKM di Kampung Wisata Nusa. Hasil wawancara tersebut kemudian dikemas dalam bentuk video vlog yang membahas perubahan sosial masyarakat Kampung Nusa pascatsunami. Kegiatan ini diharapkan dapat melatih kemampuan siswa dalam melakukan observasi, berkomunikasi, menggali informasi, serta menganalisis perubahan yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, pembelajaran Biologi yang dibimbing oleh Cut Pah Nur Asiah, S.Pd., M.Pd., mengajak siswa mempelajari pemanfaatan tumbuhan rotan dan biji melinjo sebagai sumber penghasilan masyarakat. Siswa mengamati berbagai aspek, mulai dari pertumbuhan dan perkembangan, karakteristik, pemanfaatan, hingga upaya pelestarian tumbuhan tersebut. Pembelajaran juga dikaitkan dengan konsep edupreneur, yaitu bagaimana potensi sumber daya alam dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Melalui Outing Class ini, siswa memperoleh pengalaman belajar yang mengintegrasikan pengetahuan Sosiologi dan Biologi dalam kehidupan nyata. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, budaya, dan kehidupan masyarakat sekaligus menumbuhkan kreativitas serta jiwa kewirausahaan. Kolaborasi pembelajaran di Kampung Wisata Nusa menjadi pengalaman bermakna bagi siswa dalam memahami bahwa ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara langsung untuk mengenali dan mengembangkan potensi masyarakat.
Banda Aceh, Jumat, 14 Agustus 2026 — SMA Labschool Unsyiah menggelar kegiatan Yasinan dan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperingati 21 tahun hari perdamaian Aceh. Kegiatan yang berlangsung di halaman SMA Labschool Unsyiah tersebut diikuti diikuti oleh seluruh keluarga besar SMA Labschool Unsyiah, mulai dari pimpinan sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa. Suasana khidmat menyelimuti jalannya kegiatan sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia serta perdamaian yang telah terjaga di Aceh selama lebih dari dua dekade.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dilanjutkan dengan Ceramah dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Aceh dan Indonesia.
Hadir sebagai penceramah, Ust. Kaisal Munir, S.Ag., M.Ag., yang memberikan tausiah mengenai pentingnya menjaga perdamaian, persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan perdamaian Aceh tidak hanya menjadi sebuah catatan sejarah, tetapi terus membawa manfaat berupa kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan sejahtera serta menjadi fondasi bagi generasi muda untuk membangun masa depan Aceh yang lebih baik.
Pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Kepala Dinas Pendidikan Aceh melalui tema yang digaungkan, yaitu “Merawat Perdamaian Aceh Melalui Prestasi, Inovasi, dan Kolaborasi Generasi.” Tema ini menjadi pengingat bagi generasi muda, khususnya para siswa SMA Labschool Unsyiah, bahwa menjaga perdamaian dapat diwujudkan melalui berbagai hal positif, termasuk dengan mengukir prestasi, melahirkan inovasi, serta membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui Yasinan dan doa bersama ini, keluarga besar SMA Labschool Unsyiah berharap semangat perdamaian Aceh dapat terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Momentum peringatan HUT ke-81 RI dan 21 tahun perdamaian Aceh diharapkan mampu memperkuat rasa cinta tanah air, persatuan, serta komitmen seluruh warga sekolah untuk menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam menjaga kedamaian Aceh.
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala (BEM FKG USK) menyelenggarakan kegiatan Saweu Sikula di SMA Labschool Unsyiah pada 11 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BEM FKG USK untuk memperkenalkan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala kepada siswa dan siswi SMA Labschool Unsyiah, khususnya mereka yang sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Kegiatan Saweu Sikula diikuti oleh perwakilan siswa kelas X dan XI SMA Labschool Unsyiah. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat FKG USK, mulai dari gambaran umum mengenai kehidupan perkuliahan, lingkungan akademik, hingga berbagai hal yang perlu dipersiapkan bagi siswa yang memiliki ketertarikan untuk melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran gigi.
Salah satu hal yang menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan ini adalah seluruh perwakilan BEM FKG USK yang hadir merupakan alumni SMA Labschool Unsyiah. Latar belakang tersebut membuat suasana kegiatan terasa lebih akrab dan dekat dengan para siswa. Para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai narasumber, tetapi juga berbagi pengalaman pribadi mengenai perjalanan mereka sejak duduk di bangku SMA Labschool hingga akhirnya menjadi mahasiswa FKG USK.
Dalam sesi pemaparan materi, para mahasiswa BEM FKG USK memperkenalkan berbagai informasi mengenai Fakultas Kedokteran Gigi USK kepada para peserta. Selain itu, mereka juga menceritakan secara singkat pengalaman selama masa SMA, proses menentukan pilihan jurusan, hingga perjalanan memasuki dunia perkuliahan. Informasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai persiapan yang dapat dilakukan sejak dini untuk melanjutkan pendidikan ke FKG USK.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung seru dan interaktif. Para siswa terlihat antusias dalam mengajukan berbagai pertanyaan, khususnya mengenai jalur masuk ke FKG USK, persiapan yang perlu dilakukan selama SMA, serta berbagai tips dan trik untuk dapat melanjutkan pendidikan di FKG. Interaksi yang berlangsung santai membuat siswa lebih leluasa untuk berdiskusi dan menggali informasi langsung dari para mahasiswa yang memiliki pengalaman serupa.
Antusiasme para siswa terlihat sepanjang rangkaian kegiatan Saweu Sikula. Kehadiran para alumni yang kini menjadi mahasiswa FKG USK juga membuat suasana semakin hangat karena para peserta dapat berkomunikasi secara lebih dekat dengan kakak kelas mereka. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai FKG USK, tetapi juga mendapatkan motivasi dan gambaran mengenai langkah yang dapat dipersiapkan untuk mencapai cita-cita melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Kegiatan Saweu Sikula ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung penuh keakraban dan keceriaan. Lebih dari sekadar berbagi informasi tentang Fakultas Kedokteran Gigi USK, kegiatan ini menjadi ruang bagi para alumni untuk menyalurkan semangat dan pengalaman kepada adik-adik mereka di SMA Labschool Unsyiah. Kisah perjalanan dari bangku SMA hingga menjadi mahasiswa FKG USK diharapkan dapat menjadi inspirasi bahwa setiap cita-cita membutuhkan keberanian untuk bermimpi, kemauan untuk mempersiapkan diri, dan ketekunan untuk mewujudkannya. Melalui kegiatan ini, BEM FKG USK berharap semakin banyak siswa yang berani menentukan langkah dan percaya diri dalam mengejar pendidikan serta cita-cita mereka di masa depan.
Banda Aceh. Selasa, 11/08/26. Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (HMPWK) Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan PWK Goes To School di SMA Labschool Unsyiah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Program Studi Sarjana (S1) Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) USK kepada para siswa SMA sekaligus memberikan gambaran mengenai dunia perkuliahan dan bidang keilmuan PWK.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari para siswa SMA Labschool Unsyiah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa HMPWK memberikan informasi mengenai Program Studi S1 PWK, mulai dari bidang yang dipelajari, ruang lingkup keilmuan, hingga berbagai peluang yang dapat ditekuni oleh lulusan PWK di masa mendatang.
Acara diisi dengan pemaparan materi yang disampaikan secara informatif dan menarik. Para siswa diperkenalkan dengan berbagai aspek dalam perencanaan wilayah dan kota serta peran seorang perencana dalam menciptakan lingkungan, kawasan, dan kota yang lebih terarah, nyaman, dan berkelanjutan. Penyampaian materi dikemas secara ringan agar mudah dipahami oleh para siswa.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi santai antara mahasiswa PWK USK dan siswa SMA Labschool Unsyiah. Sesi ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya secara langsung mengenai kehidupan perkuliahan, pengalaman belajar di PWK, serta berbagai hal yang berkaitan dengan program studi tersebut. Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan aktif berinteraksi selama diskusi berlangsung.
Kegiatan PWK Goes To School juga menjadi semakin menarik dengan hadirnya alumni SMA Labschool Unsyiah yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Program Studi PWK USK. Kehadiran mereka memberikan pengalaman langsung kepada para siswa mengenai perjalanan dari bangku SMA hingga melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di Program Studi PWK USK.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa HMPWK, pihak sekolah, dan para siswa SMA Labschool Unsyiah. Secara keseluruhan, kegiatan PWK Goes To School berlangsung dengan lancar, menyenangkan, dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, HMPWK berharap semakin banyak siswa yang mengenal Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota USK serta memperoleh wawasan dan motivasi dalam menentukan pilihan pendidikan di jenjang perguruan tinggi.
Banda Aceh – Manajemen SMA Labschool Unsyiah menggelar pertemuan bersama seluruh orang tua siswa baru kelas X pada Sabtu (01/08/2026) di Aula SMA Labschool Unsyiah. Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk mempererat komunikasi dan membangun sinergi antara pihak sekolah dengan orang tua dalam mendukung proses pendidikan peserta didik selama menempuh pendidikan di SMA Labschool Unsyiah. Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala, Prof. Dr. Djufri, M.Si., yang menyampaikan sambutan sekaligus memberikan arahan kepada para orang tua siswa. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat datang kepada seluruh keluarga besar siswa baru dan mengungkapkan rasa bangganya terhadap perkembangan SMA Labschool Unsyiah.
Prof. Djufri juga menyampaikan bahwa dirinya telah menjabat sebagai Ketua Yayasan selama kurang lebih sembilan tahun dan memiliki tiga orang anak yang merupakan alumni SMA Labschool Unsyiah. “Bapak dan Ibu tidak salah menitipkan putra-putrinya di sekolah ini,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi memerlukan komunikasi yang erat, terbuka, dan berkesinambungan antara orang tua, siswa, dan pihak sekolah agar perkembangan karakter maupun prestasi akademik anak dapat berjalan secara optimal.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa baru beserta orang tua. Beliau menekankan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama sehingga sekolah dan orang tua harus menjadi satu tim yang saling mendukung demi perkembangan peserta didik. Menurutnya, keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara sekolah dan orangtua menjadi fondasi utama dalam mendampingi setiap proses belajar anak.
Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Rahmat Nazli, S.Pd.I., memaparkan berbagai program kesiswaan yang akan dijalankan selama tahun pelajaran 2026/2027 dan seterusnya selama 3 tahun. Beliau menjelaskan mengenai tata tertib sekolah, budaya disiplin, pembinaan karakter, kegiatan ekstrakurikuler, hingga mekanisme pelayanan kesiswaan di SMA Labschool Unsyiah. Selain itu, beliau juga mengajak para orang tua untuk turut mengawasi perkembangan putra-putrinya di rumah serta menjalin komunikasi yang aktif dengan pihak sekolah apabila terdapat kendala maupun kebutuhan selama proses pendidikan berlangsung.
Pada sesi berikutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Pengajaran memberikan penjelasan mengenai kurikulum yang diterapkan di SMA Labschool Unsyiah, termasuk sistem pembelajaran, asesmen, serta berbagai program akademik yang dirancang untuk mendukung potensi peserta didik. Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan seluruh wali kelas X yang akan mendampingi siswa selama tahun pertama mereka di sekolah. Selain itu, disampaikan pula gambaran mengenai program peminatan yang akan dipilih siswa saat memasuki kelas XI sesuai dengan minat, bakat, dan rencana studi lanjutan masing-masing.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara para orang tua siswa dengan manajemen SMA Labschool Unsyiah. Berbagai pertanyaan disampaikan seputar proses pembelajaran, pembinaan karakter, kegiatan ekstrakurikuler, kesehatan mental, makan siang, hingga mekanisme penjurusan di perguruan tinggi. Seluruh pertanyaan dijawab secara terbuka oleh kepala sekolah beserta jajaran manajemen, sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para orang tua. Melalui sesi diskusi ini, diharapkan terjalin komunikasi dua arah yang semakin baik serta terbangun kepercayaan dan kerja sama yang kuat dalam mendampingi perkembangan peserta didik selama menempuh pendidikan di SMA Labschool Unsyiah.
Melalui pertemuan perdana ini, SMA Labschool Unsyiah berharap terjalin hubungan yang harmonis dan kolaboratif antara sekolah dengan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas. Dengan semangat kebersamaan, seluruh elemen sekolah berkomitmen untuk mendampingi setiap peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.
Banda Aceh, 27 Juli 2026 – SMA Labschool Unsyiah Banda Aceh memperingati hari jadi yang ke-19 dengan penuh semarak melalui berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Mengusung tema “The Last Teen Infinite Everlasting”, perayaan tahun ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sekolah sekaligus mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar SMA Labschool Unsyiah.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr. Dalam sambutannya, beliau mengenang perjalanan sekolah sejak pertama kali berdiri pada tahun 2007 hingga kini. Sebagai guru pertama yang mengabdi di SMA Labschool Unsyiah dan masih aktif hingga saat ini, beliau menceritakan berbagai tantangan dan pencapaian yang telah dilalui bersama seluruh civitas sekolah.
Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas perkembangan SMA Labschool Unsyiah yang terus menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun. Hingga usia ke-19, sekolah ini telah melahirkan sekitar 1.900 alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang. Banyak di antara mereka yang berhasil meraih prestasi dan kesuksesan, baik di dunia pendidikan, pemerintahan, dunia usaha, maupun profesi lainnya, sehingga menjadi kebanggaan bagi almamater.
Suasana perayaan semakin meriah dengan beragam kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia. Mulai dari kuis interaktif yang menguji pengetahuan peserta tentang sejarah sekolah, prosesi pemotongan kue ulang tahun dan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, hingga pelepasan balon yang melambangkan harapan agar SMA Labschool Unsyiah terus berkembang dan mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
Tidak hanya itu, panggung hiburan juga menjadi daya tarik tersendiri dalam perayaan kali ini. Penampilan vokal solo yang memukau, aksi energik dari Band SMA Labschool Unsyiah, pertunjukan tari kreasi dari Sanggar Aneuk Meutuah SMA Labschool Unsyiah serta penampilan guru-guru yang berhasil menghibur seluruh, guru, staf, dan siswa yang hadir.
Penampilan para siswa tersebut menjadi bukti bahwa SMA Labschool Unsyiah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga terus mengembangkan potensi seni dan kreativitas peserta didik.
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-19 ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar SMA Labschool Unsyiah untuk terus menjaga semangat berkarya, berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Dengan semangat tema “The Last Teen Infinite Everlasting”, SMA Labschool Unsyiah optimistis melangkah menuju usia yang lebih matang, terus mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
Banda Aceh, Sabtu (25/07/2026) – Seluruh dewan guru dan staf SMA Labschool Unsyiah mengikuti Workshop Pembuatan Konten Interaktif Berbasis Video atau Simulasi yang diselenggarakan di Perpustakaan SMA Labschool Unsyiah. Kegiatan ini menghadirkan narasumber drh. Ratna Yulia, M.Ed. dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh. Workshop ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai cara menyusun prompt yang efektif untuk menghasilkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) maupun modul ajar yang kreatif dan menarik. Melalui pemanfaatan teknologi, khususnya konten berbasis video dan simulasi, guru diharapkan dapat merancang proses pembelajaran yang lebih interaktif sehingga mampu meningkatkan minat dan pemahaman peserta didik selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.
Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr., dalam sambutannya menegaskan bahwa seorang guru tidak boleh berhenti belajar. Menurutnya, pengembangan kompetensi merupakan kebutuhan yang harus terus dilakukan agar guru mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman, menyenangkan, dan relevan dengan karakteristik peserta didik masa kini. Ia juga menekankan bahwa generasi saat ini tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, sehingga dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.
Lebih lanjut, narasumber memberikan berbagai contoh penerapan teknologi dalam penyusunan perangkat pembelajaran, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk membantu menyusun materi ajar yang lebih efektif. Peserta workshop tampak antusias mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta mempraktikkan secara langsung teknik penyusunan prompt yang dapat menghasilkan konten pembelajaran berbasis video maupun simulasi sesuai kebutuhan mata pelajaran masing-masing.
Melalui kegiatan ini, SMA Labschool Unsyiah berharap seluruh guru mampu mengembangkan media pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Dengan hadirnya berbagai variasi materi pembelajaran berbasis teknologi, proses belajar di kelas diharapkan menjadi lebih menarik, interaktif, serta mampu meningkatkan kualitas pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Workshop ini sekaligus menjadi wujud komitmen sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi pendidik demi terciptanya pembelajaran yang berkualitas di era digital.