Berita

Guru dan Staf SMA Labschool Unsyiah Tingkatkan Kompetensi Melalui Workshop Pembuatan Konten Interaktif Berbasis Video dan Simulasi

Banda Aceh, Sabtu (25/07/2026) – Seluruh dewan guru dan staf SMA Labschool Unsyiah mengikuti Workshop Pembuatan Konten Interaktif Berbasis Video atau Simulasi yang diselenggarakan di Perpustakaan SMA Labschool Unsyiah. Kegiatan ini menghadirkan narasumber drh. Ratna Yulia, M.Ed. dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh. Workshop ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai cara menyusun prompt yang efektif untuk menghasilkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) maupun modul ajar yang kreatif dan menarik. Melalui pemanfaatan teknologi, khususnya konten berbasis video dan simulasi, guru diharapkan dapat merancang proses pembelajaran yang lebih interaktif sehingga mampu meningkatkan minat dan pemahaman peserta didik selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr., dalam sambutannya menegaskan bahwa seorang guru tidak boleh berhenti belajar. Menurutnya, pengembangan kompetensi merupakan kebutuhan yang harus terus dilakukan agar guru mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman, menyenangkan, dan relevan dengan karakteristik peserta didik masa kini. Ia juga menekankan bahwa generasi saat ini tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, sehingga dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Lebih lanjut, narasumber memberikan berbagai contoh penerapan teknologi dalam penyusunan perangkat pembelajaran, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk membantu menyusun materi ajar yang lebih efektif. Peserta workshop tampak antusias mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta mempraktikkan secara langsung teknik penyusunan prompt yang dapat menghasilkan konten pembelajaran berbasis video maupun simulasi sesuai kebutuhan mata pelajaran masing-masing.

Melalui kegiatan ini, SMA Labschool Unsyiah berharap seluruh guru mampu mengembangkan media pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Dengan hadirnya berbagai variasi materi pembelajaran berbasis teknologi, proses belajar di kelas diharapkan menjadi lebih menarik, interaktif, serta mampu meningkatkan kualitas pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Workshop ini sekaligus menjadi wujud komitmen sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi pendidik demi terciptanya pembelajaran yang berkualitas di era digital.

Hanifa Azzalea Raih Juara 2 Lomba Melukis Nuga-Nuga pada Smong Fest 2026

Hanifa Azzalea

Siswa SMA Labschool Unsyiah kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang seni dan budaya. Hanifa Azzalea, siswi kelas XI Labs 3, berhasil meraih Juara 2 pada lomba Melukis Nuga-Nuga kategori SMA – Mahasiswa dalam rangkaian kegiatan Smong Fest 2026. Prestasi ini menjadi bukti bahwa peserta didik SMA Labschool Unsyiah mampu menunjukkan kreativitas dan bakatnya di berbagai ajang kompetisi.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Badan Pekerja AMANAH pada Sabtu, 18 Juli 2026, bertempat di Gedung Amanah, Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar. Smong Fest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif yang bertujuan mengangkat nilai-nilai budaya lokal serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian kearifan lokal.

Mengusung tema “Harmoni Manusia, Alam, dan Ingatan Lokal,” kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mengekspresikan kreativitas melalui karya seni yang sarat makna. Dalam lomba mewarnai Nuga-Nuga, para peserta ditantang untuk menampilkan perpaduan warna, ketelitian, dan interpretasi terhadap nilai-nilai budaya yang diangkat dalam festival tersebut.

Keberhasilan Hanifa Azzalea meraih Juara 2 merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta semangat untuk terus mengembangkan potensi diri. Prestasi ini tidak hanya membanggakan bagi Hanifa dan keluarganya, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh warga SMA Labschool Unsyiah yang senantiasa mendukung pengembangan bakat akademik maupun nonakademik para siswanya.

Kepala SMA Labschool Unsyiah beserta seluruh keluarga besar sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian tersebut. Diharapkan prestasi Hanifa Azzalea dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berkarya, melestarikan budaya lokal, serta berani berkompetisi dalam berbagai ajang sehingga mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat yang lebih tinggi.

Kayla Wikha Raih Juara III Pada Event Wadokai Day Karate Championship 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Labschool Unsyiah. Kali ini, Kayla Wikha, siswi kelas XI Labs 5, berhasil meraih Juara III pada ajang Wadokai Day Karate Championship 2026. Prestasi tersebut diraih setelah Kayla tampil penuh semangat dan sportivitas dalam kategori Open Junior Putri Kumite -48 kg.

Kejuaraan Wadokai Day Karate Championship 2026 diselenggarakan selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2026, dan diikuti oleh para atlet karate dari berbagai daerah. Dalam kompetisi yang berlangsung ketat tersebut, Kayla mampu menunjukkan kemampuan teknik, disiplin, dan mental bertanding yang baik hingga berhasil mengamankan posisi ketiga.

Kepala Sekolah SMA Labschool Unsyiah beserta seluruh keluarga besar sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian yang diraih Kayla Wikha. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa SMA Labschool Unsyiah tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga terus mengukir keberhasilan dalam bidang nonakademik melalui berbagai ajang kompetisi.

Semoga pencapaian Kayla Wikha menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, serta mengharumkan nama sekolah di berbagai bidang. SMA Labschool Unsyiah akan terus mendukung pengembangan bakat dan minat peserta didik agar semakin bersinar dan mampu bersaing, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Siswa Kelas X SMA Labschool Unsyiah Ikuti Tryout Asesmen MPLS Dinas Pendidikan Aceh 2026

Senin, 20 Juli 2026, seluruh siswa kelas X SMA Labschool Unsyiah mengikuti Tryout Asesmen MPLS Jenjang SMA dan SMK Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh. Kegiatan ini merupakan bagian dari asesmen awal untuk mengukur kemampuan dasar peserta didik baru, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi, sebagai landasan dalam proses pembelajaran di jenjang pendidikan menengah.

Pelaksanaan tryout berlangsung secara tertib di lingkungan SMA Labschool Unsyiah dengan didampingi oleh seluruh wali kelas. Kehadiran para wali kelas bertujuan untuk memastikan seluruh siswa dapat mengikuti asesmen dengan baik, sekaligus memberikan bantuan apabila ditemukan kendala teknis maupun nonteknis selama pelaksanaan berlangsung.

Selain pendampingan dari wali kelas, Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., turut melakukan pemantauan secara langsung di setiap ruang pelaksanaan tryout. Kehadiran kepala sekolah menjadi bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan asesmen sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Aceh.

Melalui kegiatan ini, SMA Labschool Unsyiah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program peningkatan mutu pendidikan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Aceh. Kolaborasi antara sekolah, guru, dan siswa menjadi kunci utama dalam menyukseskan pelaksanaan asesmen sejak awal masa pengenalan lingkungan sekolah.

Sejalan dengan semangat yang diusung dalam poster resmi Dinas Pendidikan Aceh, kegiatan ini mengangkat slogan “Tryout Asesmen Awal Pengetahuan Literasi dan Numerasi: Mengukur Potensi, Menguatkan Kompetensi, Mengukir Prestasi.” Slogan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh siswa kelas X SMA Labschool Unsyiah untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kompetensi, serta meraih prestasi yang gemilang selama menempuh pendidikan di sekolah.

Rapat Evaluasi Pekan Pertama Sekolah, SMA Labschool Unsyiah Perkuat Sinergi Demi Kelancaran Pembelajaran

Banda Aceh Jumat, 17/07/26. SMA Labschool Unsyiah menggelar rapat evaluasi setelah pelaksanaan satu minggu pertama kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2026/2027. Rapat ini menjadi momentum penting untuk meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru serta mengevaluasi proses pembelajaran yang telah berlangsung selama pekan pertama. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh unsur manajemen sekolah, wakil kepala sekolah, seluruh dewan guru staf dan koordinator bidang.

Rapat diawali dengan paparan dari Bidang Kurikulum yang menyampaikan hasil evaluasi terkait pelaksanaan pembelajaran selama satu minggu pertama. Dalam kesempatan tersebut juga dibahas penyempurnaan roster pembelajaran, penyesuaian jadwal guru, serta pengaturan roster piket harian guna memastikan seluruh aktivitas akademik dan layanan sekolah berjalan secara tertib, efektif, dan efisien.

Selanjutnya, Bidang Kesiswaan memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan MPLS yang telah berlangsung selama sepekan. Berbagai kegiatan yang bertujuan membangun karakter, kedisiplinan, serta pengenalan budaya sekolah dinilai berjalan dengan baik. Meski demikian, sejumlah masukan dari guru dan panitia menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MPLS pada tahun-tahun mendatang.

Pada sesi berikutnya, Bidang Humas menyampaikan perkembangan publikasi berbagai kegiatan sekolah yang telah dilaksanakan selama pekan pertama. Dokumentasi kegiatan, penyebaran informasi melalui media sosial dan website sekolah, serta strategi publikasi yang lebih efektif menjadi bagian dari pembahasan agar setiap aktivitas sekolah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat dan para orang tua siswa.

Sementara itu, Bidang Bimbingan dan Konseling (BK), Tata Usaha, serta para wali kelas turut menyampaikan hasil pemantauan terhadap kondisi peserta didik. Pembahasan meliputi proses adaptasi siswa baru, kedisiplinan, administrasi kelas, kehadiran siswa, hingga berbagai kendala yang ditemui selama minggu pertama pembelajaran. Seluruh masukan tersebut menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan pada pekan-pekan berikutnya.

Melalui rapat evaluasi ini, SMA Labschool Unsyiah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui koordinasi dan sinergi antarbidang. Hasil evaluasi yang diperoleh akan menjadi acuan dalam menyempurnakan pelaksanaan pembelajaran, memperkuat pelayanan kepada peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, nyaman, dan berkualitas sepanjang tahun ajaran 2026/2027.

Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian pada Audit Keuangan Tahun 2025

Audit laporan keuangan Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala Tahun Buku 2025 berhasil mencatatkan capaian membanggakan dengan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Predikat tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan yayasan telah disusun dan disajikan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

Proses audit dilaksanakan oleh tim dari Kantor Akuntan Publik Suryadi & Rizal yang dipimpin langsung oleh Drs. M. Rizal Yahya, M.Ec., CA., CPA. Audit berlangsung secara menyeluruh sejak April hingga Juni 2026, mencakup pemeriksaan berbagai dokumen, laporan keuangan, serta sistem pengelolaan administrasi dan keuangan yayasan.

Sebagai penutup rangkaian audit, kegiatan closing audit dilaksanakan pada 23 Juni 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala, Bendahara Yayasan, Kepala Sekolah, para Wakil Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha, serta staf keuangan sekolah. Dalam kesempatan tersebut, tim auditor menyampaikan hasil pemeriksaan sekaligus memberikan apresiasi atas komitmen yayasan dalam menerapkan tata kelola keuangan yang profesional dan bertanggung jawab.

Perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian menjadi indikator bahwa seluruh proses pengelolaan keuangan Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala telah memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Capaian ini sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap tata kelola lembaga dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Yayasan dan SMA Laboratorium Syiah Kuala untuk terus mempertahankan integritas, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien. Dengan fondasi manajemen yang kuat, yayasan optimistis dapat terus memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat.

SMA Labschool Unsyiah Terima 8 Mahasiswa Prince of Songkla University dalam Program International Classroom Observation 2026

Senin, 13 Juli 2026, sebanyak 8 mahasiswa dari Faculty of Education, Prince of Songkla University melakukan observasi di SMA Labschool Unsyiah dalam program International Classroom Observation Program in 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional sekaligus memberikan pengalaman belajar lintas budaya bagi para mahasiswa.

Dalam kegiatan penyerahan mahasiswa tersebut turut hadir Dr. Muhammad Aulia, S.Pd., M.TESOL., M.A. beserta tim selaku pendamping dan perwakilan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap terselenggaranya program kerja sama internasional ini.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., Gr., menyambut baik kedatangan 8 mahasiswa dari berbagai jurusan di Faculty of Education, Prince of Songkla University. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa selain melakukan observasi di sekolah, diharapkan kegiatan ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi praktik baik dalam proses pembelajaran selama program berlangsung.

Delapan mahasiswa tersebut diserahkan secara langsung oleh Dekan Faculty of Education, Prince of Songkla University, Assoc. Prof. Dr. Afifi Lateh. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sukses diselenggarakan pada tahun 2025, ketika sebanyak 20 mahasiswa program sarjana dikirim untuk mengikuti observasi dan pertukaran pengalaman di berbagai negara, seperti Korea Selatan, Tiongkok, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Malaysia. Keberhasilan program tersebut menjadi alasan utama pelaksanaannya kembali pada tahun 2026.

Menurut Assoc. Prof. Dr. Afifi Lateh, tujuan utama International Classroom Observation Program adalah memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai metode pembelajaran, praktik manajemen kelas, serta memperluas wawasan mereka terhadap budaya dan sistem pendidikan di Indonesia. Program ini diharapkan mampu membentuk calon pendidik yang memiliki perspektif global dan mampu beradaptasi dengan berbagai pendekatan pendidikan di tingkat internasional.Kegiatan International Classroom Observation Program in 2026 ini berlangsung selama lima hari, yaitu pada tanggal 13–17 Juli 2026, di SMA Labschool Unsyiah. Selama pelaksanaan program, para mahasiswa akan mengikuti berbagai aktivitas observasi pembelajaran, mengenal lingkungan sekolah, serta berinteraksi dengan guru dan siswa.

Selain pelaksanaan program observasi, SMA Labschool Unsyiah juga menjalin kerja sama resmi dengan Faculty of Education, Prince of Songkla University melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., Gr., bersama Dekan Faculty of Education, Prince of Songkla University, Assoc. Prof. Dr. Afifi Lateh. Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, pertukaran pengalaman, serta pengembangan program internasional di masa mendatang.

Tahun Ajaran Baru 2026/2027 Dimulai, SMA Labschool Unsyiah Gelar Upacara Bendera dan MPLS Ramah Anak

Banda Aceh – SMA Labschool Unsyiah secara resmi memulai Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada Senin, 13 Juli 2026. Momentum tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, serta jajaran manajemen sekolah di halaman SMA Labschool Unsyiah. Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat sebagai simbol dimulainya perjalanan akademik di tahun ajaran yang baru.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMA Labschool Unsyiah, Hendra Darmawan, S.Si, menyampaikan amanat sekaligus memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta didik, khususnya siswa-siswi baru kelas X yang resmi bergabung menjadi bagian dari keluarga besar SMA Labschool Unsyiah. Ia mengucapkan selamat datang dan mengajak seluruh siswa untuk memulai tahun ajaran dengan semangat belajar, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Dalam amanatnya, Hendra Darmawan menyampaikan bahwa para siswa baru merupakan peserta didik terpilih yang berhasil melewati proses seleksi dari banyaknya calon siswa yang mendaftar di SMA Labschool Unsyiah. Oleh karena itu, kesempatan untuk belajar di sekolah ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan terus mengembangkan potensi, karakter, dan prestasi selama menempuh pendidikan.

Beliau juga berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik serta mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, integritas, dan budaya berprestasi. Semangat kebersamaan serta sikap saling menghormati diharapkan menjadi bekal penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif.

Usai pelaksanaan upacara, seluruh siswa baru kelas X langsung mengikuti rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dipusatkan di aula SMA Labschool Unsyiah. Kegiatan MPLS dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, dengan berbagai materi yang bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, budaya akademik, tata tertib, serta berbagai program unggulan yang dimiliki SMA Labschool Unsyiah.

Melalui pelaksanaan upacara perdana dan dimulainya kegiatan MPLS, SMA Labschool Unsyiah berharap seluruh peserta didik dapat memulai Tahun Ajaran 2026/2027 dengan semangat baru, motivasi yang tinggi, serta komitmen untuk terus berprestasi, berkarakter, dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat.

Kolaborasi Indonesia–Jepang, Delapan Alat Berat Diresmikan untuk Pemulihan Pascabencana Aceh

Banda Aceh, Rabu (1/7/2026) – Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala bersama Pemerintah Jepang secara resmi meresmikan delapan unit alat berat yang merupakan bantuan Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Medan. Bantuan tersebut diberikan dalam program Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects (GGP) sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana dan pemulihan wilayah terdampak di Provinsi Aceh.

Prosesi peresmian berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, akademisi, serta mitra kebencanaan. Universitas Syiah Kuala diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, yang hadir mewakili Rektor Universitas Syiah Kuala. Kehadiran beliau menjadi wujud dukungan perguruan tinggi terhadap sinergi kemanusiaan dan pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pembina, pengurus, dan pengawas Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala. Selain itu, acara juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah dari Kota Banda Aceh, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Bireuen, Kepala BPBA, UPT Mitigasi Bencana, serta dewan guru SMA Labschool Unsyiah. Kehadiran berbagai pihak mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung upaya mitigasi dan penanganan bencana di Aceh.

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Jepang atas kepercayaan dan bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, bantuan alat berat tersebut merupakan wujud nyata persahabatan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam bidang kemanusiaan.

Beliau juga berharap agar delapan unit alat berat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu masyarakat di berbagai daerah yang terdampak bencana alam di Aceh. “InsyaAllah bantuan ini akan memberikan manfaat yang besar bagi daerah-daerah terdampak serta mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, dalam sambutannya menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bantuan dari masyarakat Jepang kepada Indonesia sebagai bentuk solidaritas, persahabatan, dan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Ia berharap bantuan tersebut dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan pascabencana serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Aceh.

Adapun bantuan yang diresmikan terdiri atas empat unit dump truck dan empat unit ekskavator. Seluruh alat berat tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan penanganan bencana, mulai dari pembersihan material, perbaikan akses jalan, hingga rehabilitasi infrastruktur di wilayah terdampak.

Melalui peresmian ini, Yayasan SMA Laboratorium Syiah Kuala bersama Pemerintah Jepang menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana. Delapan unit alat berat tersebut nantinya akan dikerahkan ke berbagai daerah di Aceh yang terdampak bencana alam pada akhir tahun 2025, sehingga diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana di masa mendatang.

Penutupan Audit Internal ISO SMA Labschool Unsyiah Tahun 2026

Banda Aceh, 20 Juni 2026 – SMA Labschool Unsyiah secara resmi menutup rangkaian kegiatan Audit Internal ISO Tahun 2026 pada Sabtu (20/06/2026). Penutupan audit dipimpin langsung oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah setelah proses audit yang berlangsung sejak 4 Juni 2026 dan melibatkan seluruh unit kerja di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menjaga dan meningkatkan mutu layanan pendidikan sesuai dengan standar sistem manajemen yang telah ditetapkan.

Audit internal dilaksanakan secara menyeluruh pada berbagai bidang dan unit kerja, mulai dari Top Manajemen, WSMOP, Koordinator Kurikulum, seluruh wali kelas, Koordinator Kesiswaan, Koordinator Bidang Olimpiade dan Perlombaan, Koordinator Adiwiyata, Koordinator Kokurikuler, Koordinator Bidang Seni, Pembina OSIS, Koordinator Bidang Olahraga, Koordinator Bidang Keagamaan, Bimbingan Konseling, Sarana dan Prasarana, Humas, Tata Usaha, Laboratorium, Perpustakaan, hingga berbagai subjek pembelajaran seperti Bahasa Indonesia dan Literasi, Matematika, Bahasa Inggris, PJOK, PAI/Mulok, serta bidang Pengayaan, Kebersihan, Taman dan Keamanan, dan Keuangan.

Selama proses audit, para auditor melakukan pemeriksaan terhadap dokumen, pelaksanaan program kerja, serta kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan prosedur dan standar operasional yang berlaku. Audit juga bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh unit kerja telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara efektif serta berorientasi pada peningkatan mutu yang berkelanjutan.

Pada sesi penutupan, tim auditor menyampaikan hasil audit yang telah dilakukan selama beberapa pekan terakhir. Berbagai temuan, observasi, serta peluang perbaikan disampaikan kepada masing-masing bidang sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut. Selain itu, auditor juga memberikan apresiasi kepada unit-unit yang telah menunjukkan kinerja baik dalam menerapkan sistem manajemen mutu serta menjaga kelengkapan administrasi dan dokumentasi.

Hasil audit menunjukkan bahwa secara umum seluruh bidang telah berupaya menjalankan prosedur sesuai dengan standar yang ditetapkan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan penyempurnaan, baik dari sisi administrasi, dokumentasi, maupun implementasi program. Temuan-temuan tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga kualitas layanan pendidikan di SMA Labschool Unsyiah semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Dalam sambutan penutupannya, Kepala SMA Labschool Unsyiah menegaskan bahwa audit internal bukanlah kegiatan untuk mencari kesalahan ataupun kekurangan individu maupun unit kerja. Menurutnya, audit merupakan sarana evaluasi dan perbaikan bersama guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Beliau juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan hasil audit sebagai motivasi dalam meningkatkan profesionalisme, budaya mutu, serta komitmen terhadap pelayanan pendidikan yang unggul. Dengan berakhirnya audit internal ini, SMA Labschool Unsyiah diharapkan semakin siap menghadapi audit eksternal serta terus menjaga budaya perbaikan berkelanjutan di seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan.

Dokumentasi Kegiatan audit internal 1 tahun 2026