September 2026

MKPS Dinas Pendidikan Aceh Laksanakan Supervisi Akademik di SMA Labschool Unsyiah

Senin, 28 September 2026, Majelis Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) Dinas Pendidikan Aceh melaksanakan supervisi akademik kepada seluruh dewan guru SMA Labschool Unsyiah. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua MKPS, Bapak Jhon Abdi, S.Pd., M.Pd., bersama tim, termasuk Ibu Dra. Dedek Mulyani, M.Pd. selaku pengawas sekolah yang ditugaskan mendampingi SMA Labschool Unsyiah.

Supervisi akademik diawali dengan pemeriksaan modul ajar yang digunakan oleh para guru dalam proses pembelajaran. Selanjutnya, tim pengawas melakukan wawancara bersama guru terkait modul ajar yang telah disusun, mulai dari perencanaan hingga penerapannya dalam kegiatan pembelajaran. Tim juga melakukan observasi secara langsung terhadap proses belajar mengajar di dalam kelas untuk melihat kesesuaian antara perencanaan pembelajaran dengan pelaksanaannya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua MKPS Dinas Pendidikan Aceh, Bapak Jhon Abdi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan supervisi bukan bertujuan untuk mencari kesalahan guru, melainkan sebagai bagian dari pembinaan dan peningkatan kualitas pembelajaran. “Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan Bapak dan Ibu, namun untuk melihat bagaimana modul yang telah dibuat, apakah sudah sesuai dengan panduan yang telah disusun oleh pemerintah,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru atas keterbukaan serta kerja sama selama proses supervisi berlangsung.

Setelah rangkaian observasi dan wawancara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi secara menyeluruh terhadap hasil supervisi yang telah dilakukan. Refleksi tersebut menjadi bagian penting untuk memberikan masukan dan penguatan kepada para guru agar dapat terus meningkatkan kualitas perencanaan maupun pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan ketentuan dan panduan yang berlaku.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr., menyampaikan ucapan terima kasih kepada MKPS Dinas Pendidikan Aceh yang telah melaksanakan supervisi akademik di SMA Labschool Unsyiah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi sekolah dan para guru untuk melakukan evaluasi serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia berharap hasil supervisi dapat menjadi bahan perbaikan dan pengembangan bagi seluruh dewan guru dalam menghadirkan proses pembelajaran yang semakin terarah, efektif, dan sesuai dengan panduan pemerintah demi mendukung tercapainya tujuan pendidikan dan perkembangan peserta didik.

SMA Labschool Unsyiah Borong 12 Medali di WICE 2026, Torehkan 6 Gold dan 6 Silver

Sebanyak 12 tim siswa SMA Labschool Unsyiah berhasil mengharumkan nama sekolah dalam ajang the 8th World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 yang diselenggarakan di Selangor, Malaysia. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya siswa SMA Labschool Unsyiah untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan dalam menghasilkan berbagai gagasan dan karya yang mampu bersaing di tingkat internasional. Dari 12 tim yang berpartisipasi, sebanyak 7 tim mengikuti kompetisi secara offline, sedangkan 5 tim lainnya mengikuti secara online. Kompetisi online berlangsung pada 10–14 September 2026, sementara pelaksanaan offline berlangsung pada 20–24 September 2026.

Partisipasi siswa SMA Labschool Unsyiah pada WICE 2026 membuahkan hasil yang membanggakan. Dari kategori offline, para siswa berhasil meraih 3 Gold Medal dan 4 Silver Medal. Sementara itu, dari kategori online, siswa berhasil memperoleh 3 Gold Medal dan 2 Silver Medal. Dengan demikian, SMA Labschool Unsyiah berhasil mengumpulkan total 6 Gold Medal dan 6 Silver Medal. Tidak hanya itu, salah satu tim juga berhasil meraih Special Award pada bidang Environmental Science, menambah deretan prestasi yang berhasil ditorehkan dalam kompetisi inovasi berskala internasional tersebut.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh siswa, guru pembimbing, orangtua serta semua pihak yang telah mendukung keikutsertaan SMA Labschool Unsyiah dalam WICE 2026. Beliau menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kreativitas, ketekunan, dan kolaborasi antara siswa dan guru. Prestasi ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berani berinovasi, mengembangkan potensi, serta membawa nama SMA Labschool Unsyiah semakin dikenal melalui karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Pada kategori offline, Kelompok 1 dari bidang IT and Robotics dengan judul karya “TEGAPIE: Development of a Smart Anti-Scoliosis Bag Based on IoT and Mobile Applications as a Preventive Device for Spinal Deformation” berhasil meraih Gold Medal dengan pembimbing Aditya Rizki, S,Kom. Tim ini beranggotakan Cut Putroe Nabilla Raisyha Vilovta, Putroe Syaswana, Rania Aniqa Mahsa, Syaqira Oktavioza, Zhaura Zulfikar, dan Naifah Rafsya.

Kelompok 2 dari bidang Environmental Science judul karya “Spybite Sense: Smart Biodegradable Food Container with Natural Freshness Indicator” juga berhasil meraih Gold Medal dengan pembimbing Lissa Tiffadhiah H, S.Pd., beranggotakan Daffa Fayyadh Athaya, Howalin Madrisa, Maritza Hazwani, M. Ar Rayyan, Qy Tara Ayska, dan Atha Hirzan Hafiz.

Selanjutnya, Kelompok 3 bidang Applied Life Sciences dengan judul karya “SUNBREW: An Eco-Friendly Bio-Descaler from Fermented Spent Coffee Grounds and Averrhoa bilimbi L. for Bathroom Scale Removal” memperoleh Silver Medal dengan pembimbing Zuchra Ulfa, M.Si., Gr. Anggotanya terdiri atas Alfaniatul Rahmi, Aysha Ailani Marva, Muhammad Fathin El Shirazy, Inayatu Althafundisya, Putri Bulan Ramadhani, dan Rafael Achmad Az Dzikra.

Kelompok 4 bidang Applied Life Science (Farmasi/Personal Care) dengan judul karya “Formulation and Characterization of a Bioactive Hydrogel from Aloe Vera and Black Rice Anthocyanin for Acne Treatment” juga meraih Silver Medal, dibimbing oleh M. Rizal K, S.Pd., M.Si., dengan anggota Khayla Wikha, Dinda Hafiza Rohani, Zharifa, Nissa Rafika, Fathan Althaf Harndaputra, dan Ahmad Rasya Athaya.

Kelompok 5 dari bidang IT and Robotics dengan judul karya “HyDry: Advanced IoT-Based Precision Crop Dehydrator Utilizing Hybrid Sensor Grid and Optimized Thermal Management for Post-Harvest Quality Preservation” berhasil memperoleh Silver Medal dengan pembimbing Teuku Muhammad Shalahuddin, S.T. Tim tersebut beranggotakan Teuku Atha Salafy, Muhammad Ibrahim Al Khalil Siregar, Hossein Al Azka Ali, Aditama Nanda Difa, Ahmad Syakir Alatas, dan Gaza El Nadhil Bardan.

Sementara itu, Kelompok 6 bidang Environmental Science judul karya “Biocolor Spray: A Botanical Biopesticide for Mealybug Control on Chili Plants” berhasil meraih Gold Medal dengan pembimbing Anneza Astriet, S.Pd.Gr., M.Si., beranggotakan Muhammad Raja Aditya, M. Fayyadh Ms, M. Ashraf Alfath, M. Dzakwaan Al Fayyadh, M. Rafa Rizky Zulkarnain, dan Sabiqul Ammar.

Kelompok 11 bidang IT and Robotics dengan judul karya “Vision-based Intelligent System for Tracking and Alerting for People with Physical Disabilities” juga berhasil meraih Vista Silver Medal dengan pembimbing Prof. Dr. Ir. Melinda, ST, M.Sc., IPU, ASEAN. Eng, APEC. Eng, bersama anggota Keisha Nabila Fahmi, Vayla Yanazka Mezra, Mazaya Humaira Khudri, Kansa Mahira, Siti Humaira Azzuhra, dan Amira Putri Yana.

Sementara itu, pada kategori online. Kelompok 7 mengusung penelitian berjudul “Green Valorization of Aceh Patchouli Distillation Waste as a Biopesticide against Enterobacter sp. for Controlling Wilt Disease in Aceh-Grown Patchouli” berhasil meraih Silver Medal. Tim ini dibimbing oleh Cut Lidya Natasya Keumala, S.Pd.Gr., dengan anggota Razita Naila, Thara Vionita Ibrahim, Carissa Thanov, Hanifa Azzalea, Lathifa Utami, dan Najiba Maisura.

Kelompok 8 melalui inovasi “Eco Friendly Polybag” dengan judul karya “The Use Of Eco-Friendly Polybags Made From Sugar Cane (Saccharum Officinarum L.) Bagasse As An Environmentally Friendly Alternative To Biodegradable Polybags” berhasil meraih Gold Medal dengan pembimbing Mirna ZK., S.Pd.Gr., M.Pd., beranggotakan Ladya Aufa Rizkha, Aufa Syakira Muchtar, Shafa Nafiza, Alfia Rahmi, Hafiza Khairi Lubna, dan Cut Fathinnur Khaira.

Kelompok 9 melalui karya “MoringaBag: A Circular Eco Filter for Sustainable Water Treatment Using Moringa oleifera Seeds and Sugarcane Baggase Bioadsorbents” berhasil meraih Gold Medal. Tim tersebut dibimbing oleh Audina Yoeliarniza, S.Si., dengan anggota Adzra Raiqa, Cut Ghaitsa Rizqia, Fathiya Humairah, Neubrina Asykura, Nisrina Indah Fahria, dan Qeisya Omy Fakhirah.

Kelompok 10 dengan inovasi “FETTREMCHINE: Innovation of Rain Tree Seed Flour Noodles as a Wheat Flour Substitute” juga berhasil memperoleh Gold Medal dengan pembimbing Iza Maulina, S.Pd., Gr. Tim ini beranggotakan Almira Syarafana Ramadhani, Asyiah Putri Balqis Tamher, Kalila Dian Talitha, Najla Mazaya, Ratu Adde Fathiyyah Rayhanna, dan Tiara Carissa Putri.

Adapun Kelompok 12 menghadirkan inovasi “LABCS (Learning Analytics and Behavioral Control System)” dan berhasil meraih Silver Medal. Tim yang dibimbing oleh T.M. Salahuddin, S.T. tersebut beranggotakan Abyan Putra Aan, Ariq Ramadhan Azwar, Muhammad Daffa Zalsy, Muhammad Hafidhul Khair, Muhammad Bilal Alfarisi, dan Razel.

Rangkaian prestasi tersebut menjadi bukti semangat siswa SMA Labschool Unsyiah dalam menghadirkan inovasi dan karya kreatif yang mampu tampil di panggung internasional. Capaian 6 Gold Medal, 6 Silver Medal, serta Special Award bidang Environmental Science di WICE 2026 diharapkan menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik SMA Labschool Unsyiah serta Aceh di berbagai kompetisi pada masa mendatang.

Siswa Kelas XII SMA Labschool Unsyiah Ikuti Simulasi Try Out TKA 2026 Berbasis Android dan iOS

Banda Aceh, 23 September 2026 — Seluruh siswa kelas XII SMA Labschool Unsyiah mengikuti kegiatan Simulasi Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 Dinas Pendidikan yang dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan perangkat berbasis Android dan iOS. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk persiapan siswa dalam menghadapi pelaksanaan TKA sekaligus membiasakan peserta didik mengikuti ujian berbasis teknologi.

Simulasi Try Out TKA berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB. Seluruh siswa kelas XII mengikuti simulasi dengan tertib sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan. Penggunaan perangkat Android dan iOS dalam pelaksanaan simulasi juga memberikan pengalaman kepada siswa dalam mengerjakan soal melalui sistem ujian berbasis digital.

Selama kegiatan berlangsung, setiap kelas mendapatkan pengawasan dari guru yang mengajar pada jam mata pelajaran tersebut. Para pengawas memastikan proses simulasi berjalan sesuai dengan tata tertib, sekaligus membantu menjaga suasana pelaksanaan agar tetap kondusif sehingga siswa dapat mengerjakan soal dengan fokus.

Kepala SMA Labschool Unsyiah turut hadir memantau secara langsung pelaksanaan simulasi di ruang kelas. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, baik dari sisi kesiapan siswa, perangkat yang digunakan, maupun pelaksanaan teknis di setiap kelas.

Melalui kegiatan simulasi ini, diharapkan seluruh siswa kelas XII SMA Labschool Unsyiah semakin siap menghadapi TKA 2026. Selain mengukur kesiapan akademik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan sistem evaluasi berbasis digital serta membangun kesiapan, ketelitian, dan kedisiplinan dalam menghadapi ujian.

Semoga kegiatan simulasi ini dapat menjadi bagian dari persiapan yang baik bagi siswa kelas XII SMA Labschool Unsyiah dalam menghadapi TKA 2026.

Inovasi AquaMoss Wall Antarkan Tim SMA Labschool Unsyiah Raih Juara 2 STEAM Disaster Innovation Competition

Banda Aceh, 7 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Labschool Unsyiah Banda Aceh. Tiga siswi yang tergabung dalam Tim Labschool berhasil meraih Juara 2 pada jenjang SMA/sederajat dalam ajang Universitas Samudra STEAM Disaster Innovation Competition yang berlangsung pada 1–3 September 2026. Pencapaian ini menjadi bukti semangat siswa dalam mengembangkan inovasi berbasis sains, teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan serta kebencanaan.

Tim Labschool yang berhasil mengharumkan nama sekolah tersebut terdiri atas Anisha Bella Khanza Phoenna Nastia dari XI Labs 4, serta Puan Khansa Saifani dan Cut Najwa M. Aji dari XI Labs 5. Selama mengikuti rangkaian kompetisi, ketiganya mendapatkan pendampingan dari Ibu Cut Lidya Natasya K, S.Pd.Gr. Dukungan dan pendampingan tersebut turut membantu para siswa dalam mempersiapkan penelitian, menyempurnakan produk inovasi, hingga menghadapi tahap presentasi di hadapan dewan juri.

Perjalanan Tim Labschool menuju babak final diawali dengan proses seleksi jurnal penelitian. Setelah berhasil melewati tahapan tersebut, tim kemudian melanjutkan perjuangan ke tahap presentasi untuk memaparkan gagasan dan inovasi yang telah dikembangkan. Produk yang diusung dalam kompetisi tersebut diberi nama “AquaMoss Wall”, sebuah inovasi pelindung tebing sungai yang dirancang sebagai solusi sederhana dan ramah lingkungan untuk menghadapi potensi erosi akibat banjir bandang di Aceh.

AquaMoss Wall dikembangkan dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal, yaitu serabut kelapa, biochar sekam padi, dan lumut lokal. Serabut kelapa berfungsi membantu menahan tanah pada tebing, sementara biochar sekam padi membantu mempertahankan kelembapan. Di sisi lain, lumut dan vegetasi berperan dalam melindungi permukaan tanah sekaligus membantu memperkuat struktur tanah melalui pertumbuhan akar. Inovasi tersebut juga dilengkapi dengan mekanisme peringatan mekanis sederhana menggunakan pentungan bambu yang dapat menghasilkan bunyi ketika terjadi pergeseran struktur tebing.

Melalui inovasi tersebut, Tim Labschool berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan erosi dan sedimentasi, tetapi juga mendukung pemulihan ekosistem sungai. Pemanfaatan bahan lokal dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari konsep AquaMoss Wall sehingga diharapkan dapat diterapkan sebagai teknologi tepat guna yang adaptif, sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan, khususnya di kawasan tebing sungai yang rawan mengalami erosi.

Atas prestasi tersebut, Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh anggota Tim Labschool beserta pendamping. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berani berinovasi, melakukan penelitian, serta menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Capaian Juara 2 ini juga diharapkan dapat dipertahankan dan menjadi langkah awal bagi SMA Labschool Unsyiah untuk terus menorehkan prestasi di berbagai kompetisi sains, teknologi, dan inovasi.

Bangga Berprestasi, Berkarakter, dan Menginspirasi!

Koperasi Tabina Usaha Syariah SMA Labschool Unsyiah Terima Kunjungan Koperasi SMK Seri Pagi Malaysia

Banda Aceh, 1 September 2026 — Koperasi Tabina Usaha Syariah SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan anggota Koperasi Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Seri Pagi Senawang, Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia, pada Selasa (01/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan SMA Labschool Unsyiah tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus bertukar pengalaman dalam pengelolaan koperasi sekolah antara kedua institusi pendidikan.

Kunjungan yang diikuti oleh sekitar 20 anggota koperasi dari SMK Seri Pagi ini diawali dengan sambutan Kepala Koperasi SMK Seri Pagi, Bapak Jamri bin Ahmad. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari keluarga besar SMA Labschool Unsyiah. Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam mengembangkan koperasi sekolah agar tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan warga sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa.

Sementara itu, Kepala SMA Labschool Unsyiah Bapak Hendra Darmawan, S.Si., M.Pd., Gr., menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan SMK Seri Pagi yang telah memilih SMA Labschool Unsyiah sebagai salah satu tujuan dalam kegiatan lawatan mereka. Ia menyambut baik kunjungan tersebut sebagai kesempatan untuk membangun silaturahmi dan memperluas wawasan antar-institusi pendidikan. Menurutnya, pertukaran pengalaman seperti ini sangat positif karena masing-masing sekolah dapat saling belajar mengenai pengelolaan koperasi, pelayanan kepada warga sekolah, serta upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Koperasi Tabina Usaha Syariah SMA Labschool Unsyiah, Bapak Muahrdi, SE., turut memberikan presentasi mengenai profil dan pengelolaan koperasi. Materi yang disampaikan meliputi perkembangan Koperasi Tabina Usaha Syariah, jenis layanan dan usaha yang dijalankan, pengelolaan koperasi di lingkungan sekolah, serta kontribusinya dalam mendukung kebutuhan siswa dan warga sekolah. Presentasi ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Kedua belah pihak saling berbagi pengalaman, gagasan, serta praktik pengelolaan koperasi yang dapat menjadi inspirasi untuk pengembangan koperasi sekolah di masa mendatang.

Usai sesi diskusi, rombongan Koperasi SMK Seri Pagi Malaysia melanjutkan kunjungan dengan melihat secara langsung Kantin SMA Labschool Unsyiah. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada para anggota untuk mengenal lebih dekat aktivitas usaha yang berjalan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara SMA Labschool Unsyiah dan SMK Seri Pagi Malaysia serta terbuka peluang untuk kerja sama dan pertukaran pengalaman di bidang koperasi maupun pendidikan pada masa yang akan datang.