SMA Labschool Unsyiah Jadi Sekolah Rujukan Berbagi Praktik Baik bagi Guru Peserta Pelatihan BGTK Aceh

Kamis, 30 Oktober 2025, SMA Labschool Unsyiah Banda Aceh mendapat kehormatan menjadi tuan rumah bagi para peserta pelatihan yang difasilitasi oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh 13 guru dan 1 pendamping dari berbagai sekolah jenjang SMP dan SMA di Aceh. Setelah menjalani sesi pelatihan di BGTK, para peserta melanjutkan kunjungan ke SMA Labschool Unsyiah sebagai sekolah yang dipercaya untuk berbagi praktik baik dalam pengelolaan Laboratorium dan data kelola sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., Gr., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BGTK Aceh yang telah memberikan kepercayaan kepada Labschool Unsyiah untuk menjadi sekolah rujukan. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para guru peserta pelatihan yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung dan berdiskusi tentang pengembangan mutu pendidikan. “Semoga kegiatan ini menjadi ajang saling belajar, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi di sekolah masing-masing,” ujarnya.
Pada kesempatan ini juga Kepala LAB, Ibu Zuhra, memaparkan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan di laboratorium sekolah. Beliau menjelaskan sistem manajemen laboratorium yang terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran sains club serta berbagai inovasi yang diterapkan untuk meningkatkan minat dan keterampilan siswa di bidang praktikum. Penjelasan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang terlihat aktif berdiskusi dan bertanya.
Selain mendengarkan paparan dari pihak sekolah, setiap guru peserta pelatihan juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dari sekolah masing-masing. Sesi ini menjadi sangat inspiratif karena para guru saling bertukar ide dan strategi pembelajaran yang kreatif serta berbagi tantangan yang dihadapi dalam penerapan kurikulum dan manajemen kelas. Diskusi berjalan dengan hangat dan penuh semangat kolaboratif.
Sebagai penutup kunjungan, kegiatan dilanjutkan oleh tim Tata Usaha SMA Labschool Unsyiah yang mempresentasikan prosedur kerja administrasi sekolah. Dalam presentasi tersebut, dijelaskan sistem pengarsipan digital, mekanisme surat-menyurat, serta koordinasi pelayanan antara TU dan guru. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh keakraban, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta pelatihan.
Setelah kegiatan formal di ruang perpustakaan selesai, para peserta kemudian menuju LAB Sekolah dan Ruang Administrasi Sekolah. Di sana, para peserta melihat langsung fasilitas laboratorium, peralatan praktikum, serta bagaimana kegiatan eksperimen dilakukan oleh siswa. Para peserta memberikan apresiasi terhadap penataan ruang dan sistem administrasi laboratorium yang rapi dan terkelola dengan baik.






