
Siswa SMA Labschool Unsyiah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Laboratorium Komputer sekolah sebagai bagian dari program evaluasi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan tertib di bawah pengawasan panitia dan proktor sekolah. ANBK merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di satuan pendidikan.
Asesmen Nasional sendiri terdiri dari tiga instrumen utama, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. AKM mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa sebagai indikator dasar kompetensi yang dibutuhkan untuk belajar sepanjang hayat. Sementara itu, Survei Karakter dirancang untuk mengukur nilai-nilai karakter yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila.
Di sisi lain, Survei Lingkungan Belajar ditujukan untuk menggambarkan kualitas berbagai aspek lingkungan belajar di sekolah, baik yang berkaitan dengan iklim kebinekaan, keamanan, maupun proses pembelajaran. Data dari ketiga instrumen ini akan digunakan sebagai dasar perbaikan pembelajaran dan kebijakan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas di masa mendatang.
Pelaksanaan ANBK di SMA Labschool Unsyiah dilakukan secara bertahap dan dibagi dalam beberapa sesi untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti asesmen dengan nyaman dan optimal. Tim teknis sekolah turut memastikan kesiapan perangkat komputer dan jaringan internet guna mendukung kelancaran proses asesmen berbasis digital ini.
Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan bahwa partisipasi sekolah dalam ANBK merupakan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran di lingkungan sekolah. Beliau juga mengapresiasi semangat siswa dalam mengikuti asesmen ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Dengan pelaksanaan ANBK ini, diharapkan hasil evaluasi yang diperoleh dapat menjadi bahan refleksi dan dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan sekolah, khususnya dalam hal perbaikan proses belajar-mengajar serta penciptaan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
