Dua Siswa SMA Labschool Unsyiah Ikuti Disaster Science Camp 2025 di TDMRC USK

Dua siswa SMA Labschool Unsyiah, yaitu Thara Vionita Ibrahim dari kelas X MIPA 1 dan Razita Naila dari kelas X MIPA 2, berpartisipasi dalam kegiatan “Disaster Science Camp: Peningkatan Literasi Kebencanaan Topik Geohazards 2025”. Kegiatan ini merupakan bagian dari program In-Saintek TDMRC (Tsunami and Disaster Mitigation Research Center) Universitas Syiah Kuala (USK) yang diselenggarakan pada tanggal 4–6 November 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Dr. Ir. M. Ridha, M.Eng., Lantai 3 Gedung TDMRC USK, Jl. Hamzah Fansuri No. 8, Kopelma Darussalam, Kota Banda Aceh ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas siswa SMA/SMK/MA serta santri dari berbagai dayah dan pesantren di Aceh. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai kabupaten/kota yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana geohazard seperti gempa bumi, tanah longsor, dan tsunami.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi dan pengalaman langsung terkait literasi kebencanaan, meliputi pengenalan jenis-jenis geohazards, dampaknya terhadap lingkungan, serta upaya mitigasi yang dapat dilakukan. Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi kesiapsiagaan bencana dan praktik lapangan yang bertujuan melatih keterampilan dalam menghadapi situasi darurat.

Dalam kegiatan tersebut, Thara Vionita Ibrahim meraih penghargaan sebagai peserta yang mampu bekerja sama dengan baik dalam kelompok pada kompetensi Geoscientist Muda Aceh Kolaboratif. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan kepemimpinan, kolaborasi, dan tanggung jawab Thara selama mengikuti kegiatan.

Menurut panitia pelaksana, tujuan utama dari Disaster Science Camp 2025 adalah untuk meningkatkan literasi sains kebencanaan di kalangan pelajar, menumbuhkan rasa tanggap dan peduli terhadap isu bencana, serta mencetak generasi muda Aceh yang berpengetahuan dan siap berperan aktif dalam mitigasi bencana di daerahnya masing-masing.

Partisipasi siswa SMA Labschool Unsyiah dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan pengetahuan di bidang kebencanaan. Selain memperluas wawasan ilmiah, kegiatan semacam ini juga memperkuat karakter tangguh, peduli lingkungan, dan siap siaga menghadapi potensi bencana di masa depan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *