Kolaborasi USK dan USU Latih Siswa SMA Labschool Unsyiah Membuat Sabun Cair Bebas Alergen

SMA Labschool Unsyiah menjadi tuan rumah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat hasil kolaborasi Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Sumatera Utara (USU), Senin (11/08/2025). Kegiatan ini mengusung tema praktek pembuatan sabun cair bebas alergen dengan memanfaatkan minyak atsiri dari limbah kulit jeruk nipis. Siswa mendapatkan bimbingan langsung dari mahasiswa, sehingga dapat mempraktikkan keterampilan secara aplikatif.

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yaitu Perpustakaan Sekolah untuk sesi teori dan Laboratorium Sains untuk sesi praktek pembuatan sabun. Peserta yang terlibat sebanyak 50 siswa dari beberapa kelas. Dengan pendampingan yang intensif, siswa tidak hanya memahami proses pembuatan sabun cair yang aman untuk kulit sensitif, tetapi juga mengetahui manfaat ekonomi dari pemanfaatan limbah kulit jeruk.

Ketua Tim Kegiatan, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan dari Fakultas Farmasi USU, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan keterampilan wirausaha siswa sejak dini. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali siswa dengan keterampilan membuat sabun cair bebas alergen berbahan minyak atsiri dari limbah kulit jeruk nipis, yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Hendra Darmawan, S.Si., turut memberikan sambutan hangat. Ia mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah. “Kami menyambut baik kerja sama dengan lembaga yang bersedia berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa kami. Kegiatan ini membuktikan bahwa sekolah terbuka untuk kolaborasi yang bermanfaat bagi pengembangan keterampilan siswa,” ungkapnya.

Selain praktek langsung, tim pengabdian juga membawa contoh produk sabun cair bebas alergen yang sudah dikembangkan sebelumnya. Siswa dapat membandingkan hasil praktek mereka dengan produk yang sudah jadi, sekaligus mempelajari teknik pengemasan dan pemasaran yang tepat.

Kegiatan kolaborasi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat inovasi dan jiwa kewirausahaan di kalangan siswa SMA Labschool Unsyiah. Melalui pembelajaran berbasis praktek seperti ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

dokumentasi terlampir https://www.instagram.com/p/DNNf26-vKe9/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *