
Banda Aceh – SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan kementrian Pendidikan Republik Singapura yang dipimpin oleh Ibu Yap Wee Ping Jerrica beserta tim dari Kementerian Duta Besar Singapura di Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi pendidikan yang rutin dilakukan oleh pihak Singapura ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Aceh.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si. menyambut hangat kedatangan Ibu Jerrica dan Tim. Beliau menyampaikan harapan agar kunjungan ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi siswa-siswi Aceh, khususnya dari Labschool, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang internasional, khususnya di Singapura. “Bukan karena siswa kami tidak berminat kuliah ke luar negeri, tetapi relasi dan informasi yang masih kurang terjangkau menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Tim Konsulat Jenderal Singapura memperkenalkan sistem pendidikan di negaranya, mulai dari lingkungan akademik yang kompetitif hingga metode pembelajaran yang berbasis teknologi dan riset. Mereka juga menjelaskan hubungan erat antara Indonesia dan Singapura dalam bidang pendidikan serta harapan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang setara di tingkat ASEAN.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga sempat mengunjungi beberapa ruang kelas, termasuk kelas XII Engineering, serta melakukan wawancara singkat dengan sejumlah siswa. Mereka menyampaikan kekaguman atas antusiasme dan potensi siswa-siswi SMA Labschool Unsyiah yang dinilai sangat siap bersaing di tingkat global.

Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah memperkenalkan berbagai program beasiswa yang ditawarkan oleh enam universitas negeri terkemuka di Singapura, termasuk National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU). Kesempatan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi siswa Aceh untuk mengakses pendidikan tinggi berstandar internasional.
Sebagai penutup, Ibu Jerrica menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak sekolah dan menyatakan komitmen Singapura untuk terus menjalin kerja sama pendidikan yang lebih erat dengan Aceh. Dengan sinergi dan pertukaran informasi yang berkelanjutan, diharapkan akan semakin banyak siswa Indonesia, khususnya dari Aceh, yang dapat menempuh pendidikan tinggi di Singapura.
