Berita

Rapat Ketuntasan Belajar Siswa SMA Labschool Unsyiah Tahun Ajaran 2025/2026

Banda Aceh, 18 Juni 2026 – SMA Labschool Unsyiah menggelar rapat ketuntasan belajar siswa Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis (18/06/2026) di perpustakaan sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dewan guru sebagai bagian dari proses evaluasi akhir tahun pelajaran untuk menentukan capaian belajar peserta didik.

Rapat berlangsung dengan tertib dan dipimpin oleh pihak manajemen sekolah. Dalam kegiatan tersebut, setiap guru mata pelajaran menyampaikan progres serta rekapitulasi nilai siswa yang telah diperoleh selama semester genap pembelajaran. Data yang dipaparkan menjadi dasar dalam menilai tingkat ketuntasan belajar siswa pada masing-masing mata pelajaran.

Selain membahas hasil belajar, para guru juga melakukan diskusi terkait perkembangan akademik siswa secara menyeluruh. Berbagai masukan dan pertimbangan disampaikan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi dan capaian peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran.

Kegiatan rapat ini menjadi sarana koordinasi antar guru dalam mengevaluasi efektivitas pembelajaran yang telah dilaksanakan. Melalui pembahasan yang komprehensif, sekolah dapat mengidentifikasi keberhasilan program pembelajaran sekaligus menentukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan pada tahun ajaran berikutnya.

Dengan terlaksananya rapat ketuntasan belajar ini, SMA Labschool Unsyiah menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan dan memastikan setiap siswa memperoleh penilaian yang objektif, transparan, serta sesuai dengan standar akademik yang berlaku. Hasil rapat akan menjadi acuan dalam penetapan ketuntasan belajar siswa Tahun Ajaran 2025/2026.

SUSUN STRATEGI PENDIDIKAN BERKUALITAS, SMA LABSCHOOL UNSYIAH GELAR RAKER KURIKULUM

Banda Aceh, 11 Juni 2026 – SMA Labschool Unsyiah menggelar Rapat Kerja (Raker) Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Perpustakaan SMA Labschool Unsyiah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 11–12 Juni 2026. Raker ini menjadi agenda penting dalam menyusun arah dan strategi pelaksanaan pembelajaran untuk tahun ajaran yang akan datang.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Hendra Darmawan, S.Si., Gr. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjadikan rapat kerja sebagai momentum refleksi dan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan pada tahun ajaran sebelumnya. Menurutnya, setiap capaian maupun kendala yang ditemukan perlu dianalisis secara objektif untuk menghasilkan perbaikan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya juga menambahkan bahwa dunia pendidikan terus mengalami perkembangan sehingga sekolah harus mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan yang ada. Oleh karena itu, seluruh guru diharapkan dapat bersama-sama mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik di masa depan.

Selain melakukan evaluasi program, rapat kerja juga difokuskan pada upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penyusunan berbagai program strategis. Salah satu agenda utama adalah mempersiapkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, perkembangan kurikulum, serta tuntutan pembelajaran abad ke-21. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan berdampak positif terhadap hasil belajar siswa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Sekolah, Dra. Dedek Mulyani, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan berbagai hasil dan temuan dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang telah dilaksanakan. Beliau mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih oleh siswa SMA Labschool Unsyiah sekaligus memberikan masukan terkait aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan guna mencapai hasil yang lebih optimal pada pelaksanaan TKA berikutnya.

Melalui pelaksanaan Rapat Kerja Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 ini, SMA Labschool Unsyiah berharap dapat menghasilkan program kerja yang terarah, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Seluruh peserta rapat diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam memberikan gagasan dan solusi sehingga berbagai program yang disusun mampu mendukung terwujudnya visi sekolah dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Perkuat Kualitas Pembelajaran, SMA Labschool Unsyiah Gelar IHT Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam

Banda Aceh. Seluruh dewan guru SMA Labschool Unsyiah mengikuti kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam” yang dilaksanakan pada Rabu (10/06/26) di Perpustakaan Sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.

IHT tersebut menghadirkan dua pemateri internal, yaitu Ibu Iza Maulina, S.Pd. dan Ibu Nanda Desia Putri, S.Pd., Gr. Keduanya menyampaikan materi terkait konsep pembelajaran mendalam serta implementasinya dalam penyusunan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan saat ini.

Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan pentingnya perencanaan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan karakter siswa. Guru didorong untuk merancang pengalaman belajar yang lebih aktif dan bermakna.

Untuk memperdalam pemahaman peserta, kegiatan IHT dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok. Seluruh guru dibagi menjadi lima kelompok berdasarkan bidang atau rumpun mata pelajaran. Setiap kelompok bekerja sama membahas dan menyusun modul pembelajaran terbaru yang mengintegrasikan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam.

Suasana diskusi berlangsung aktif dan produktif. Para peserta saling bertukar ide, pengalaman, serta strategi pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas. Hasil diskusi kemudian dituangkan dalam bentuk rancangan modul yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran.

Sebagai penutup, setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di hadapan peserta lainnya untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan. Melalui kegiatan ini, SMA Labschool Unsyiah berharap seluruh guru semakin siap menerapkan pembelajaran mendalam di kelas sehingga mampu menciptakan proses belajar yang lebih berkualitas dan berdampak positif bagi perkembangan peserta didik.

Berbagi Praktik Baik, SMA Labschool Unsyiah Sambut Kunjungan Silaturrahmi Dayah Samudera Pasai

SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan silaturrahmi dari perwakilan Dayah Samudera Pasai pada Jumat (05/06/26). Pertemuan yang berlangsung di SMA Labschool Unsyiah dengan tujuan menjalin komunikasi dan mempererat hubungan antarlembaga pendidikan dalam rangka pengembangan mutu pendidikan.

Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam penjajakan kerja sama sister school antara SMA Labschool Unsyiah dan Dayah Samudera Pasai. Fokus kerja sama yang dibahas adalah pengembangan program sains club sebagai wadah peningkatan kompetensi peserta didik dalam bidang penelitian, inovasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Kepala Sekolah SMA Labschool Unsyiah menyambut baik kedatangan rombongan Dayah Samudera Pasai. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kolaborasi antarlembaga pendidikan sangat penting untuk memperluas wawasan dan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi siswa.

Selain membahas rencana kerja sama di bidang sains, pertemuan tersebut juga menjadi ajang berbagi praktik baik yang telah diterapkan oleh masing-masing lembaga. Kedua pihak saling bertukar informasi mengenai program unggulan, strategi pembinaan siswa, serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik yang telah memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik.

Perwakilan Dayah Samudera Pasai menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh keluarga besar SMA Labschool Unsyiah. Mereka berharap hubungan yang terjalin melalui pertemuan ini dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi kerja sama yang nyata serta memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Melalui pertemuan tersebut, SMA Labschool Unsyiah dan Dayah Samudera Pasai menunjukkan komitmen untuk membangun sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Diharapkan kerja sama sister school yang direncanakan dapat menjadi sarana kolaborasi yang produktif dalam pengembangan sains, pertukaran pengalaman, serta peningkatan prestasi siswa di masa mendatang.

SMA Labschool Unsyiah Gelar Pembukaan Audit Internal Tahap I ISO 21001:2018 Tahun 2026

Banda Aceh, 4 Juni 2026 – SMA Labschool Unsyiah resmi menggelar pembukaan Audit Internal Tahap I ISO 21001:2018 Tahun 2026 pada Kamis (04/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menjaga mutu sistem manajemen organisasi pendidikan serta memastikan seluruh program dan layanan berjalan sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan.

Audit internal ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi setiap bidang dalam pelaksanaan program kerja. Selain itu, audit juga menjadi sarana evaluasi untuk melihat program-program yang belum berjalan sesuai prosedur serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di SMA Labschool Unsyiah.

Pelaksanaan audit akan berlangsung selama periode 5 hingga 20 Juni 2026. Seluruh bidang yang ada di lingkungan SMA Labschool Unsyiah akan menjadi objek audit untuk memastikan ketercapaian target mutu dan efektivitas pelaksanaan program kerja di setiap unit.

Tim auditor terdiri dari dewan guru dan staf yang berasal dari bidang lain di lingkungan sekolah. Sistem audit silang ini diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang objektif, transparan, dan konstruktif sehingga dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja setiap bidang.

Koordinator ISO SMA Labschool Unsyiah, Fadhli, S.IP., dalam kesempatan tersebut menyampaikan jadwal pelaksanaan audit serta menjelaskan bidang-bidang yang akan diaudit selama proses berlangsung. Ia juga mengingatkan seluruh unit kerja untuk mempersiapkan dokumen dan bukti pelaksanaan program yang diperlukan selama kegiatan audit.

Kegiatan pembukaan audit internal ini secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Hendra Darmawan, S.Si., Gr. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa audit internal bukan sekadar kegiatan pemeriksaan, melainkan bagian dari budaya mutu yang harus terus dikembangkan. Melalui audit ini, diharapkan SMA Labschool Unsyiah dapat terus melakukan perbaikan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan sesuai standar ISO 21001:2018.

HMTP USK Gelar “HMTP Goes to School Chapter XI” di SMA Labschool Unsyiah

Banda Aceh, 12 Mei 2026 — Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan USK melaksanakan kegiatan “HMTP Goes to School Chapter XI” di SMA Labschool Unsyiah. Kegiatan yang mengusung tema “Mine The Future” tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas XI Labs 1 dan berlangsung dengan penuh antusias.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia pertambangan kepada para siswa sekaligus memberikan wawasan mengenai peluang pendidikan dan karier di bidang Teknik Pertambangan. Para peserta mendapatkan berbagai informasi menarik terkait perkembangan industri pertambangan, teknologi, hingga tantangan yang dihadapi di masa depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dosen Teknik Pertambangan USK Bapak Ir. Nurul Kamal., S.T., M.Sc. yang membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau memaparkan berbagai fakta menarik tentang dunia pertambangan, termasuk keterkaitan hasil tambang dengan berbagai barang yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau menjelaskan bahwa hampir seluruh aktivitas manusia modern tidak terlepas dari pemanfaatan sumber daya tambang. Selain itu, beliau juga mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai isu pertambangan dengan memahami manfaat, tantangan, dan dampaknya secara menyeluruh.Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dari mahasiswa Teknik Pertambangan USK.

Para mahasiswa menceritakan pengalaman selama menjalani perkuliahan, kegiatan lapangan, hingga peluang prestasi yang dapat diraih selama menjadi mahasiswa di lingkungan kampus.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara siswa dan pemateri. Para siswa terlihat aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai jurusan Teknik Pertambangan, prospek kerja, hingga pengalaman organisasi mahasiswa di perguruan tinggi.

Melalui kegiatan “HMTP Goes to School Chapter XI” ini, diharapkan siswa SMA Labschool Unsyiah dapat memperoleh wawasan baru mengenai dunia perkuliahan dan semakin termotivasi untuk mempersiapkan masa depan pendidikan mereka. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara mahasiswa USK dengan siswa SMA dalam semangat berbagi ilmu dan inspirasi.

SMA Labschool Unsyiah Raih 4 Emas 2 Perak dan 1 Perunggu di Ajang Internasional WYIE 2026 Malaysia

Sebanyak 49 siswa SMA Labschool Unsyiah telah selesai mengikuti ajang internasional The World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang berlangsung pada 18–20 Mei 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia. Keikutsertaan para siswa dalam kompetisi inovasi tingkat dunia ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mendorong pengembangan riset, kreativitas, dan inovasi generasi muda di bidang sains dan teknologi.

Dalam ajang bergengsi tersebut, SMA Labschool Unsyiah berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih 4 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu. Capaian ini sekaligus menunjukkan kemampuan siswa SMA Labschool Unsyiah untuk bersaing secara global melalui karya inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi masa kini.

Empat medali emas diraih melalui proyek inovatif bertajuk “JIGHURT: Probiotic Yoghurt Made from Fermented Tajin”. Selain itu, medali emas juga diperoleh melalui proyek “FISH-U: Natural Antimicrobial Bio-Preservative for Fresh Fish” yang menghadirkan solusi pengawetan ikan segar berbahan alami. Inovasi lain yang meraih emas adalah “Nanoemulsion Ointment with Active Components of Aceh Patchouli Oil as a Diabetic Topical Wound Treatment” yang memanfaatkan minyak nilam Aceh sebagai pengobatan luka diabetes.

Prestasi emas berikutnya diraih melalui proyek “Integrated Smart Agricultural Decision System (ISADS): A Smart IoT-Based Assistant for Sustainable Chili and Mustard Green Farming”. Inovasi berbasis Internet of Things (IoT) tersebut dirancang untuk membantu petani dalam pengambilan keputusan pertanian berkelanjutan, khususnya pada budidaya cabai dan sawi hijau. Karya ini mendapat apresiasi tinggi karena dinilai mampu mengintegrasikan teknologi digital dengan sektor pertanian secara efektif.

Sementara itu, dua medali perak berhasil diraih melalui proyek “INFORTO: An Innovative Smart Toilet for Early Detection of Kidney Health Conditions via Urine pH Sensing and Embedded Smart Display Technology” serta proyek “MINIOBUDDY”. Kedua inovasi tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung bidang kesehatan dan teknologi terapan bagi masyarakat luas.

Pada kategori perunggu, SMA Labschool Unsyiah memperoleh penghargaan melalui proyek “WEATHERTRACK: ESP32-Based Smart IoT Weather Monitoring System with Real-Time Weather Parameter Measurement”. Proyek ini menghadirkan sistem pemantauan cuaca berbasis IoT yang mampu mengukur parameter cuaca secara real-time sehingga dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan pemantauan lingkungan dan mitigasi cuaca.

Keberhasilan SMA Labschool Unsyiah di WYIE 2026 tidak terlepas dari kerja keras para siswa, dukungan sekolah, serta dedikasi para guru pembimbing dan pendamping kegiatan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama sekolah serta Indonesia di tingkat internasional.

49 Siswa SMA Labschool Unsyiah Ikuti Ajang Internasional WYIE 2026 di Malaysia

Banda Aceh, 18 Mei 2026 — Sebanyak 49 siswa SMA Labschool Unsyiah mengikuti ajang internasional The World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang berlangsung pada 18–20 Mei 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia. Keikutsertaan ini menjadi langkah besar bagi para siswa dalam menampilkan inovasi dan kreativitas di tingkat dunia.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tergabung dalam tujuh kelompok yang masing-masing membawa karya dan ide inovatif untuk dipresentasikan di hadapan peserta dari berbagai negara. Ajang WYIE dikenal sebagai salah satu pameran penemu muda bergengsi yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk memperkenalkan hasil riset dan inovasi mereka kepada dunia internasional.

Partisipasi SMA Labschool Unsyiah pada kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa, khususnya di bidang penelitian, teknologi, dan kreativitas. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi serta pertukaran pengalaman dengan peserta dari berbagai latar belakang budaya dan pendidikan.

Selama berada di Malaysia, para siswa didampingi oleh guru pendamping yaitu Zuchra Ulfa, Anneza Astriet, Ratna Eliza Binti Darmia, Al Munawir, Khalid Assaidi, dan Rizqina Midrari. Para pendamping turut memberikan arahan, motivasi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat serta kerja keras para siswa yang berhasil membawa nama sekolah hingga ke ajang internasional. Diharapkan pengalaman mengikuti WYIE 2026 dapat meningkatkan wawasan global, kemampuan komunikasi, serta rasa percaya diri siswa dalam bersaing di tingkat internasional.

Melalui keikutsertaan dalam The World Young Inventors Exhibition 2026, SMA Labschool Unsyiah kembali menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah yang aktif mendorong lahirnya generasi muda kreatif, inovatif, dan berdaya saing global. Prestasi dan pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi terbaik mereka.

Ditlantas Polda Aceh dan Jasa Raharja Aceh Berikan Edukasi Safety Riding di SMA Labschool Unsyiah

Senin, 11 Mei 2026, SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan dari Ditlantas Polda Aceh dan Jasa Raharja Aceh dalam kegiatan sosialisasi safety riding yang dilaksanakan di mushola sekolah setelah pelaksanaan upacara bendera. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X sebagai bagian dari edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ditlantas Polda Aceh dan Jasa Raharja Aceh yang telah hadir untuk memberikan pemahaman penting terkait keselamatan berkendara kepada para siswa. Beliau berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam mematuhi aturan lalu lintas serta membentuk budaya tertib berkendara sejak usia muda.

Selain itu, Kepala Sekolah juga menegaskan bahwa edukasi keselamatan berkendara sangat penting diberikan kepada generasi muda mengingat banyaknya pelajar yang sudah menggunakan kendaraan bermotor dalam aktivitas sehari-hari. Menurutnya, pengetahuan mengenai safety riding dapat membantu siswa lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjaga keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.

Materi pertama disampaikan oleh AKP Syahril, S.H., M.M. selaku Kanit 1 Subditkamsel (Keamanan dan Keselamatan) Ditlantas Polda Aceh. Dalam paparannya, beliau menjelaskan data kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Aceh dalam rentang waktu Januari hingga 11 Mei 2026. Berdasarkan data tersebut, angka kecelakaan telah mencapai lebih dari 500 kejadian dengan berbagai dampak, mulai dari korban luka ringan, luka berat hingga meninggal dunia.

AKP Syahril juga mengingatkan para siswa agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm standar, tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan, serta menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara. Ia menekankan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran diri sendiri.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Bapak Iwan Prasetiya Nugroho, S.T. selaku Kasubbag Pelayanan Jasa Raharja Aceh. Beliau menyampaikan pentingnya menjaga keselamatan di jalan dengan menggunakan atribut berkendara yang lengkap serta memastikan kendaraan berada dalam kondisi standar dan layak jalan, termasuk penggunaan kaca spion dan perlengkapan yang dibutuhkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SMA Labschool Unsyiah semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masyarakat.

SMA Labschool Unsyiah Gelar Workshop Penyusunan Modul Belajar Adaptif dan Kolaboratif

Banda Aceh, Sabtu 09 Mei 2026, SMA Labschool Unsyiah melaksanakan Workshop Pembuatan Modul Belajar Adaptif, Kolaboratif, dan Proyek Berbasis Siswa yang berlangsung di ruang perpustakaan sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik.

Workshop menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, yaitu Dr. Herliana, M.Pd.. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya penyusunan modul ajar yang mampu menyesuaikan kebutuhan dan karakter belajar siswa di era pendidikan modern saat ini.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Hendra Darmawan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa guru dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan pendidikan dan menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, serta bermakna bagi siswa. Menurutnya, modul pembelajaran yang baik akan membantu siswa lebih mandiri dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan.

Pada sesi materi, para guru mendapatkan pendampingan mengenai cara merancang pembelajaran adaptif yang mampu mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa. Selain itu, pendekatan kolaboratif dan pembelajaran berbasis proyek juga menjadi fokus utama agar siswa dapat lebih aktif, berpikir kritis, serta mampu bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembelajaran.

Dr. Herliana menegaskan bahwa konsep pembelajaran mendalam dapat tercapai ketika siswa mampu menemukan sendiri pemahaman dari proses belajar yang mereka jalani. “Anak akan menemukan konsepnya sendiri, sehingga yang didapatkan anak mendalam dan bermakna,” ungkapnya saat memberikan penguatan kepada para peserta workshop. Pernyataan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari seluruh guru yang mengikuti kegiatan.

Melalui workshop ini, SMA Labschool Unsyiah berharap seluruh guru dapat menghasilkan modul pembelajaran yang lebih inovatif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan siswa abad ke-21. Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan penuh semangat, ditandai dengan diskusi aktif, praktik penyusunan modul, serta berbagi pengalaman antar guru demi menciptakan pembelajaran yang semakin berkualitas di lingkungan sekolah.