March, 2022 |

Archive for: March 2022

Daging Meugang SMA Laboratorium Unsyiah

Senyum bahagia dirasakan Guru dan Staf SMA Laboratorium Unsyiah saat menerima paket daging meugang. Yayasan Sekolah Syah Kuala melaksanakan pemotongan daging meugang untuk seluruh karyawan SMA Laboratorium Unsyiah Kamis, 31 Maret 2022. Sekitar 100 paket daging disiapkan bagi seluruh karyawan dan staf menyambut meugang yang merupakan tradisi masyarakat Aceh menyambut bulan suci Ramadhan, bahkan yayasan mengikutsertakan guru TK Bungong Silepok menerima paket daging meugang.

pegambilan daging meugang

Karyawan mengaku sangat bersyukur dan senang, kegiatan ini membantu perekonomian keluarga, apalagi sekarang dirasakan harga daging semakin mahal. Mulai pagi dini hari panitia sudah bekerja dalam pemotongan 1 ekor sapi yang dilakukan bergotong royong, selesai pemotongan pukul 09.00 paket langsung dibagikan. Sungguh berkah kebahagian dari Allah SWT, Yayasan Syiah Kuala selalu perhatian terhadap kesejahteraan karyawannya. Semoga Yayasan Syiah Kuala selalu maju membawa SMA Laboratorium Unggul . Amin

guru dan staf menerima daging meugang
paket daging meugang
senyum bahagia guru dan staf

Keterampilan Pendidik dalam Membentuk Generasi Islami , Sabtu 26 Maret 2022

SMA Laboratorium Unsyiah mengadakan pelatihan bagi guru yaitu Keterampilan Pendidik dalam Membentuk Generasi Islami , Sabtu 26 Maret 2022. Sebanyak 35 guru mengikuti acara di perpustakaan SMA Laboratorium Unsyiah dengan Khidmat.

guru mengikuti pelatihan

Kegiatan ini adalah salah satu bentuk usaha sekolah dalam meningkatkan keterampilan guru membangun pola komunikasi guru dalam membentuk karakter islami siswa. Kepala sekolah Dr. Nasir Usman, M.Pd membuka kegiatan pelatihan dengan harapan guru mengikuti dengan seksama dan serius. Pola komunikasi perlu dibangun untuk meningkatkan pemahaman siswa yang akhirnya meningkatkan prestasi siswa.  Dr. Nasir juga mengharapkan terjadi peningkatan kemampuan guru dalam memberikan pelayanan pendidikan secara optimal, sehingga guru bukan sebagai penginterupsi namun guru mengayomi siswa belajar sepanjang hayat menjadi pribadi unggul berkarakter Islami.  Wakasek Dr Rini Safitri, M.Si bersama manajemen sekolah berinisiatif mengadakan acara pelatihan ini karena memantau sangat diperlukan peningkatan membangun komunikasi agar terbentuk suasana menyenangkan.

Dr. Nasir Usman, M.Pd membuka kegiatan
Ibu Hetti Zuliani, M.Pd., Cht.,CI

Ibu Hetti Zuliani, M.Pd., Cht.,CI yang mengisi materi Keterampilan Pendidik dalam Membentuk Generasi Islami, seorang Dosen USK dan juga aktif sebagai koselor sangat piawai dan menyenangkan membangkitkan motivasi guru dalam pelatihan. Materi ibu Hetty sangat dibutuhkan guru dalam mengelola emosi guru sebagai guru dan emosi siswa.  Fenomemna yang terjadi adalah kurangnya komunikasi dan pemahaman tentang masalah siswa yang berbeda. sehingga timbulnya masalah belajar yang sulit diatasi.  Pengelolaan stres dari masalah, umumnya bertindak menghindari ke psikiater namun akan memilih ke konselor, karena pandangan akan dianggap mengalami gangguan jiwa. Sangat diperlukan pemahaman pendidik akan perbedaan karakteristik siswa seperti :

  1. Perbedaan individu ( Intelegensi , bakat dan minat, sikap dan prilaku dan potensi keluarga)
  2. Kepribadian
  3. Masalah dalam belajar
  4. Metode pengentasan masalah

Pola komunikasi diri, manajemen diri, ada manajemen stres dan manajemen krisis yang perlu dilakukan yang perlu dimiliki seorang guru, untuk  pemahaman individiual. Resiko menjadi pendidik adalah siap menjadi terampil. Masalah belajar bisa timbul, karena hari ini mengajar dan besok sikapnya berbeda, hal ini ada situasi tertentu berubah. Orang memang selalu berubah dan ini adalah fitrah, maka bagaimana guru mengatasinya. Pola pembiasaaan untuk membangun komunikasi, sampai otomaticly, bisa berubah. Keterampilan komunikasi sugestibel (wajib dimiliki guru) untuk membentuk sikap siswa. Dibutuhkan sinergi warga sekolah dan orang tua menciptakan suasana bekajar yang menyenangkan, perlu penanganan khusus dan kerjasama seluruh komponen.  





Lagi, Pelaksanaan Audit tahap 1 Tahun Ajaran 2021-2022 ISO 2009:2015

Tiada habisnya SMA Laboratorium Unsyiah terus meningkatkan mutu sekolah dengan melaksanakan Audit tahap 1 2021-2022 ISO 2009:2015 Kamis, 24/3/2022 mulai pukul 14.00. Tujuan untuk mengetahui terjadi kesesuaian antara pelaksanaan proses dengan prosedur.

Audit diketuai oleh Fadli, S.Pi didampingi oleh Hizqil Apandi, S.Pd hari ini mengaudit bidang kurikulum dan Humas. Pelaksanaan audit diperoleh hasil bahwa sebagian proses kinerja berjalan sesuai standar ISO 2009: 2015. Agenda esok hari dilanjutkan audit untuk bidang sarpras, Tu dam Mutu lulusan. Ikut serta wakasek Dr. Rini Safitri, M.Si mengawal kegiatan, untuk memantau ketercapaian audit ISO. Ini semua adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen bersama dalam mempertahankan mutu sekolah. Harapan pelaksanaa program sesuai dengan rencana telah ditetapkan, semoga Allah SWT meridhoi amin.

Keseriusan bersama untuk mendapatkan hasil terbaik
Audit Kurikulum
Wakasek Dr. Rini Safitri ikut serta memantau ketercapaian Audit
Audit Humas

SMA Laboratorium Unsyiah Menggelar Ujian Akhir Sekolah T.A 2021-2022

Sebanyak 142 siswa dari kelas XII mengikuti UAS TA 2021-2022 yang diadakan disekolah. Ujian selama 8 hari mulai 21 s.d 29 Maret 2022. Pelaksanakan ujian mandiri namun dilakukan dengan SOP yang ketat, ujian dilaksanakan dengan serius dan persiapan yang matang. SMA Laboratorium Unsyiah tetap berkomitmen dapat menyelenggarakan ujian akhir dengan prosedur yang terstandar.

Setiap ruangan minimal 20 siswa dengan 2 orang pengawas, walau dilaksanakan secara online ujian berjalan lancar. Laporan nilai dari data yang terpantau hasil ujian dalam kurva normal, artinya ujian berjalan sebagaima mestinya dan dapat diukur validitasnya. Tangan dingin Waka Kurikulum Anneza Astriet, S.Pd. Gr. M.Si dan tim berhasil meramu pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur.

Tujuan Ujian Akhir alah a. Mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. b. Mengukur mutu pendidikan di tingkat Nasional, Provinsi, Kotamadya, Kecamatan dan Sekolah Madrasah. c. Mempertanggung jawabkan penyelenggaraan pendidikan kepada orang tua dan masyarakat. Ujian akhir juga berfungsi sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan kelulusan belajar. b. Alat pertimbangan dalam pemberian Ijazah. c. Umpan balik untuk perbaikan program pembelajaran di sekolah. d. Alat pengendali mutu pendidikan, sehiungga syarat-syarat kelulusan telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran dan mengikuti seluruh mata pelajaran yang diujikan.

Peserta Ujian

Siswa mengejakan secara on line
tiap ruangan diawasi 2 pengawas