Berita

SMA Labschool Unsyiah Sukses Gelar Outbond OSIS ke-3 di Pantai Penyu 2

Aceh Besar – SMA Labschool Unsyiah kembali sukses menggelar kegiatan Outbond OSIS yang ke-3 pada Sabtu, 8 Februari 2025, di Pantai Penyu 2, Leupung, Aceh Besar. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 140 peserta dari kelas X dan XI, serta didampingi oleh 20 guru dan staf sekolah. Outbond ini bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa, memperkuat kerja sama tim, dan meningkatkan kekompakan antar anggota OSIS.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta. Berbagai aktivitas telah dirancang untuk melatih keterampilan kepemimpinan, kerja sama, dan ketahanan fisik para peserta. Beberapa di antaranya adalah permainan tim, menyusun strategi, sesi refleksi dan pembagian hadiah kepada seluruh kelompok yang mengikuti kegiatan ini.

Koordinator OSIS SMA Labschool Unsyiah, Bapak Najamuddin, S.Pd., mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan ini. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Outbond OSIS ke-3 ini. Kerja sama yang solid antara panitia dan peserta membuat acara ini berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Bapak Rahmat Nazli, S.Pd.I juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada panitia atas usaha, koordinasi, dan kolaborasi yang telah terjalin dalam menyukseskan Outbond OSIS 2025. “In sya Allah, semoga kekompakan dan solidaritas yang telah kita bangun dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan berkembang di masa mendatang,” tuturnya.

Kegiatan Outbond OSIS ini merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh para siswa. Selain sebagai ajang untuk mempererat hubungan antar anggota OSIS, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran di luar kelas yang efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial dan kepemimpinan siswa.

Dengan suksesnya pelaksanaan Outbond OSIS ke-3 ini, SMA Labschool Unsyiah kembali menegaskan komitmen yang dimiliki dalam membentuk karakter siswa yang tangguh, berjiwa kepemimpinan, dan mampu bekerja dalam tim. Semoga kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan di tahun-tahun mendatang dengan lebih banyak inovasi dan manfaat bagi seluruh peserta.

Kegiatan Mudik Roadshow Sosialisasi SMB Telkom University ke SMA Labschool Unsyiah

Pada tanggal 3 Februari 2025, perwakilan dari Telkom University mengunjungi SMA Labschool Unsyiah dalam rangka memperkenalkan kampusnya kepada para siswa kelas XII.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian rutin “Mudik Roadshow” yang diadakan setiap tahun, bertujuan untuk memberikan informasi langsung (sosialisasi dan promosi) tentang berbagai program studi dan fasilitas yang tersedia di Telkom University. Para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya guna lebih mengenal kampus, suasana belajar, dan potensi yang dapat mereka raih di sana.

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan Telkom University menyampaikan informasi mengenai berbagai jurusan yang ada, serta menjelaskan tentang keunggulan akademik dan fasilitas pendukung yang dimiliki kampus tersebut.

Sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia, Telkom University berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan demi memajukan pendidikan Indonesia. Telkom University memiliki 7 Fakultas dan 92 program studi yang tersebar di 4 kampus yang berlokasi di Bandung, Jakarta, Surabaya dan Purwokerto, dengan lebih dari 85% program studi terakreditasi unggul.

Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa SMA Labschool Unsyiah untuk lebih memahami pilihan pendidikan tinggi yang dapat mereka pertimbangkan setelah lulus.

Dengan adanya kegiatan “Mudik Roadshow”, diharapkan para siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai dunia kampus dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tim SMA Labschool Unsyiah Raih Silver Medal di Global Youth Invention and Innovation Fair 2025

Banda Aceh – Tim SMA Labschool Unsyiah Banda Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang internasional. Mereka berhasil meraih medali perak dalam kompetisi Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 yang berlangsung secara hybrid pada 11-14 Januari 2025. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari 13 negara, termasuk Indonesia, Republik Kongo, Turki, Thailand, Hong Kong, Filipina, Kazakhstan, Meksiko, Rumania, Korea Selatan, Turkmenistan, Bangladesh, dan Lebanon.

Dalam ajang ini, tim SMA Labschool Unsyiah mempresentasikan proyek inovatif berjudul “Keralka Choco: Innovation of Healthy Chocolate for Diabetes Sufferers with Keranji (Dialium Indium) Extract, Dates, and Almond Topping in Eco-Friendly Packaging.” Proyek ini merupakan inovasi cokelat sehat yang dirancang khusus bagi penderita diabetes, menggunakan bahan alami seperti ekstrak buah keranji, kurma, dan topping almond, serta dikemas dalam wadah ramah lingkungan.

Tim yang terdiri dari enam siswa berbakat, yaitu Pocut Putroe Falisha, Rayyan Salsabila Ramadhani, Tjut Fatin Az Zahra Geubrina, Aqila Nabiha Shabira, Shayna Asfa Zhafira, dan Raisya Alya Lathifah, berhasil menyajikan penelitian mereka dengan baik dan mendapat apresiasi dari dewan juri. Keunggulan produk yang mereka kembangkan terletak pada kandungan bahan alami yang kaya nutrisi serta konsep kemasan yang mendukung keberlanjutan lingkungan.

Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi bagi para inovator muda dari berbagai negara untuk menampilkan gagasan kreatif dan solusi ilmiah dalam berbagai bidang. Dengan mengikuti ajang ini, para siswa tidak hanya mengasah keterampilan riset dan inovasi, tetapi juga memperluas wawasan global serta membangun jaringan dengan peserta dari berbagai negara.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada tim atas kerja keras mereka. “Prestasi ini adalah bukti bahwa siswa kita mampu bersaing di tingkat internasional dengan membawa inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya,” ujarnya.

Keberhasilan ini menambah daftar prestasi yang telah diraih oleh SMA Labschool Unsyiah dalam berbagai kompetisi sains dan inovasi. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, diharapkan para siswa dapat terus mengembangkan kreativitas mereka dan mencetak lebih banyak prestasi di masa depan.

Siswa Kelas X IPA 1 Gelar Praktik Memasak dalam Pembelajaran Sejarah Jalur Rempah

Kamis (06/02/25), siswa kelas X IPA 1 melaksanakan praktik memasak sebagai bagian dari pembelajaran sejarah dengan materi Jalur Rempah. Kegiatan ini dipandu oleh guru pembimbing, Amalya Krisna Waty, S.Pd., dan bertujuan untuk mengenalkan siswa pada kekayaan rempah Nusantara yang telah menjadi komoditas utama perdagangan sejak zaman dahulu.

Dalam praktik ini, seluruh bahan yang digunakan berasal dari berbagai jenis rempah-rempah, seperti kunyit, jahe, lengkuas, ketumbar, bawang putih, dan santan. Para siswa diajak untuk memahami bagaimana rempah tidak hanya berperan dalam perdagangan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam dunia kuliner.

Beberapa hidangan yang dibuat oleh siswa antara lain Sie Reuboh, Bubur Kanji, Soto Ayam, Udang Asam Keueng, Nasi Ayam Bakar, dan Mie Caluek. Masing-masing makanan ini memiliki cita rasa khas yang diperkaya dengan bumbu rempah, mencerminkan keberagaman budaya kuliner di Nusantara.

Menurut Amalya Krisna Waty, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah keterampilan memasak siswa tetapi juga memperdalam pemahaman mereka tentang sejarah jalur rempah yang telah membawa bangsa Indonesia menjadi pusat perdagangan dunia. “Melalui praktik langsung, siswa lebih mudah memahami bagaimana rempah-rempah menjadi bagian penting dalam peradaban kita,” ujarnya.

Salah satu siswa, Mutawakkil, mengungkapkan bahwa ia sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Kami tidak hanya belajar sejarah dari buku, tapi juga merasakannya langsung melalui makanan. Ini pengalaman yang seru dan bermanfaat,” katanya.

Dengan adanya praktik memasak ini, diharapkan siswa dapat lebih menghargai warisan budaya Indonesia serta memahami peran penting rempah-rempah dalam sejarah dan kehidupan masyarakat hingga saat ini.

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Sosialisasi di SMA Labschool Unsyiah

Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar sosialisasi di SMA Labschool Unsyiah pada Selasa, 4 Februari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh satu dosen dan dua mahasiswa UMSU yang bertujuan untuk memperkenalkan kampus kepada siswa kelas XII. Sosialisasi ini mendapat sambutan baik dari pihak sekolah sebagai upaya memberikan wawasan bagi siswa mengenai pilihan perguruan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, tim dari UMSU menjelaskan berbagai program studi yang tersedia, fasilitas kampus, serta keunggulan akademik yang ditawarkan. UMSU menegaskan bahwa mereka merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki reputasi baik, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga dikenal di luar negeri.

Menariknya, dalam sosialisasi ini, UMSU turut memperkenalkan mahasiswa asing asal Thailand yang sedang menempuh pendidikan di kampus tersebut. Hal ini menjadi bukti bahwa UMSU berkembang sebagai kampus bertaraf internasional yang menarik minat mahasiswa dari berbagai negara.

Sosialisasi dilakukan di tiga kelas XII, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai sistem perkuliahan, jalur masuk, hingga beasiswa yang tersedia. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada tim UMSU.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan apresiasinya atas kegiatan sosialisasi ini. Menurutnya, informasi yang diberikan sangat bermanfaat bagi siswa dalam menentukan pilihan perguruan tinggi setelah lulus. Ia juga berharap agar kerja sama antara SMA Labschool Unsyiah dan UMSU dapat terus terjalin.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak lulusan SMA Labschool Unsyiah yang melanjutkan pendidikan ke UMSU. Kampus ini terus berkomitmen untuk mencetak lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sosialisasi Kampus ITB di SMA Labschool Unsyiah, Mahasiswa Aceh Berbagi Pengalaman

Banda Aceh – Sebanyak 11 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berasal dari Aceh mengadakan sosialisasi kampus di SMA Labschool Unsyiah pada Selasa, 4 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran lebih jelas kepada siswa kelas XII mengenai kehidupan akademik dan non-akademik di ITB.

Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII yang antusias mendengarkan paparan dari para mahasiswa. Mereka berbagi pengalaman mengenai proses seleksi masuk ITB, program studi yang tersedia, serta berbagai peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh calon mahasiswa dari Aceh.

Selain itu, para mahasiswa juga menjelaskan kehidupan di lingkungan kampus, mulai dari sistem perkuliahan, kegiatan organisasi, hingga tantangan dan manfaat kuliah di salah satu institut teknologi terbaik di Indonesia. Para siswa tampak aktif bertanya mengenai berbagai hal, terutama terkait strategi belajar untuk menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.

Salah satu mahasiswa ITB asal Aceh, menyampaikan motivasi kepada siswa-siswi SMA Labschool. Ia menekankan pentingnya kerja keras, disiplin, serta tekad yang kuat dalam meraih cita-cita. “Jangan takut untuk bermimpi besar dan berjuang. Banyak dari kami juga mengalami tantangan, tetapi dengan usaha yang sungguh-sungguh, kami bisa sampai di ITB,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak siswa SMA Labschool Unsyiah yang tertarik dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke ITB. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara mahasiswa ITB asal Aceh dengan calon penerus mereka di masa depan.

Tiga Siswa SMA Labschool Raih Medali di Aceh Science Olympiad 2025

Banda Aceh – Sebanyak 11 siswa berpartisipasi dalam ajang Aceh Science Olympiad 2025 yang berlangsung pada Minggu, 2 Februari 2025, di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Banda Aceh. Kompetisi ini diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai daerah di Aceh, bersaing dalam berbagai bidang keilmuan.

Dalam ajang ini, para peserta didampingi oleh Ibu Melsi Agustia Zulasma, S.Pd., M.Si. Berkat kerja keras dan persiapan matang. Tiga siswa berhasil meraih prestasi membanggakan. Muhammad Mutawakil berhasil membawa pulang medali perak dalam Olimpiade Matematika. Sementara itu, Nikeisha Ceyda Fyonna meraih medali perunggu di Olimpiade Biologi, dan Daffa Alghaitsa Rafsanjani juga meraih medali perak dalam Olimpiade Bahasa Inggris.

Aceh Science Olympiad 2025 merupakan kompetisi tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing akademik siswa di bidang sains dan bahasa. Olimpiade ini juga menjadi ajang seleksi bagi siswa yang nantinya akan mewakili Aceh dalam kompetisi tingkat nasional.

Ucapan selamat dari Kepala Sekolah Bapak Hendra Dermawan, S.Si “Selamat kepada para siswa yang telah meraih prestasi gemilang! Kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah kalian telah membuahkan hasil yang luar biasa. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar kedepannya. Teruslah belajar, berusaha, dan menginspirasi!”.

Para peserta yang belum berhasil meraih medali tetap mendapatkan sertifikat dan pengalaman berharga dari kompetisi ini. Mereka berkesempatan bertemu dengan peserta dari berbagai sekolah dan mendapatkan wawasan baru dalam bidang keilmuan yang mereka tekuni.

Prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa-siswa yang lainnya untuk terus berprestasi dan membanggakan. Diharapkan, kedepan pencapaian ini tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi juga mampu melangkah ke kompetisi nasional maupun internasional.

Dua Siswi SMA Labschool Unsyiah Raih Emas dan Perak di Taekwondo Aceh Student Championship

Banda Aceh, (02/02/25) Dua siswi SMA Labschool Unsyiah berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih medali emas dan perak dalam ajang Taekwondo Aceh Student Championship yang berlangsung pada 1-2 Februari 2025 di GOR Taekwondo Pidie. Kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Aceh, menampilkan persaingan yang ketat di antara para atlet muda.

Cut Aisyah Humaira dan Ayla Mubina, keduanya berasal dari kelas XI Bioteknologi, menunjukkan performa luar biasa dalam kategori festival poomsae. Cut Aisyah Humaira berhasil meraih medali emas, sementara Ayla Mubina juga memperoleh emas dalam kategori festival poomsae serta medali perak dalam kategori prestasi poomsae.

Ajang Taekwondo Aceh Student Championship menjadi salah satu kompetisi bergengsi bagi pelajar di Aceh, dengan harapan dapat melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan Cut Aisyah Humaira dan Ayla Mubina menjadi bukti bahwa kerja keras dan semangat pantang menyerah dapat menghasilkan prestasi gemilang.

Dengan pencapaian ini, SMA Labschool Unsyiah semakin dikenal sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga tidak kalah dalam bidang olahraga. Prestasi kedua siswi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berusaha mencapai impian di berbagai bidang.

Seluruh Siswa Kelas XII SMA Labschool Unsyiah Mengikuti Tryout Kelima SNBT-UTBK Bersama Bimbel Nurul Fikri

Banda Aceh – Seluruh siswa kelas XII SMA Labschool Unsyiah mengikuti tryout kelima Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan bersama bimbingan belajar Nurul Fikri pada 30–31 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kesiapan siswa dalam menghadapi ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Pelaksanaan tryout berlangsung di ruang kelas SMA Labschool Unsyiah dengan pengawasan oleh para guru yang mengajar pada jam-jam tersebut. Dengan demikian, proses ujian dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif, serta para siswa dapat merasakan suasana yang mirip dengan UTBK sesungguhnya.

Tryout ini mencakup berbagai mata pelajaran yang diujikan dalam SNBT-UTBK, seperti Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika. Dengan mengikuti tryout ini, siswa dapat mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan mereka dalam menghadapi soal-soal yang sesuai dengan standar ujian nasional.

Selain itu, setelah tryout selesai, siswa akan mendapatkan feedback atau umpan balik berupa analisis hasil ujian mereka. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka memahami sejauh mana kemampuan mereka dan strategi apa yang perlu diperbaiki dalam belajar. Dengan adanya evaluasi ini, siswa dapat lebih fokus dalam mempersiapkan diri sebelum UTBK sebenarnya dilaksanakan.

Kepala SMA Labschool Unsyiah mengungkapkan bahwa tryout ini menjadi bagian penting dalam persiapan siswa menuju jenjang pendidikan tinggi. Ia berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar dapat meningkatkan peluang mereka lolos ke perguruan tinggi yang diinginkan.

Dengan adanya tryout yang rutin dan evaluasi yang mendalam, diharapkan para siswa semakin siap menghadapi SNBT-UTBK dan mampu meraih hasil yang maksimal. Dukungan dari sekolah dan bimbingan belajar menjadi faktor penting dalam membantu siswa meraih cita-cita akademik mereka.

Tim Futsal SMA Labschool Unsyiah Raih Juara 2 di Futsal Cup Jeumpa Puteh

Banda Aceh – Tim futsal SMA Labschool Unsyiah berhasil meraih posisi juara 2 dalam ajang Futsal Cup Jeumpa Puteh yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Banda Aceh. Kompetisi ini diikuti oleh 23 klub dari Banda Aceh dan Aceh Besar sebagai bagian dari rangkaian acara Jeumpa Puteh Festival (JPFest) II. Prestasi ini menjadi pencapaian yang membanggakan bagi sekolah karena telah menunjukkan kemampuan mereka dalam bersaing di tingkat regional.

Dalam perjalanan menuju final, SMA Labschool Unsyiah menunjukkan performa gemilang. Pada pertandingan pertama, mereka berhasil mengalahkan SMAN 3 Banda Aceh dengan skor 2-0. Laga kedua menghadapkan mereka dengan MAS Darul Ulum, yang kembali dimenangkan dengan skor tipis 1-0. Dengan dua kemenangan beruntun, tim semakin percaya diri untuk melangkah ke babak berikutnya.

Pada pertandingan ketiga, SMA Labschool menghadapi MAN 3 Banda Aceh dalam laga yang berlangsung sengit. Kedua tim bermain imbang hingga akhirnya pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam adu tos-tosan yang menegangkan, tim SMA Labschool berhasil keluar sebagai pemenang dan memastikan tiket ke partai final.

Final Futsal Cup Jeumpa Puteh berlangsung di Fair Play Setui, Banda Aceh, pada pukul 15.30 WIB. Dalam laga penentuan ini, SMA Labschool harus berhadapan dengan SMAN 8 Banda Aceh, yang juga tampil solid sepanjang turnamen. Kedua tim menampilkan permainan yang sengit dan penuh strategi, namun SMA Labschool harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah tipis dengan skor 0-1.

Meskipun hanya meraih posisi juara kedua, pencapaian ini tetap menjadi kebanggaan bagi SMA Labschool Unsyiah. Kepala sekolah memberikan apresiasi kepada para pemain yang telah menunjukkan semangat juang tinggi di setiap pertandingan. Harapan kita prestasi ini menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di masa mendatang, ujarnya.

Turnamen Futsal Cup Jeumpa Puteh ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar. Dengan berakhirnya ajang ini, SMA Labschool Unsyiah bertekad untuk terus meningkatkan kemampuan tim futsal agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi di event-event mendatang.