SMAS Labschool Syiah Kuala

GERGANA Kota Banda Aceh Gelar Kegiatan Saweu Sikula di SMA Labschool Unsyiah

Banda Aceh – Generasi Gemilang Anti Narkoba (GERGANA) Kota Banda Aceh mengadakan kegiatan Saweu Sikula di SMA Labschool Unsyiah pada Rabu, 19 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya narkoba serta membangun generasi muda yang bebas dari penyalahgunaan zat terlarang. Seluruh siswa kelas X mengikuti acara ini dengan antusias.

Kegiatan dimulai dengan sambutan pihak Sekolah SMA Labschool Unsyiah yang menyampaikan pentingnya edukasi terkait bahaya narkoba bagi generasi muda dan mengapresiasi inisiatif GERGANA yang telah aktif mengedukasi pelajar di berbagai sekolah. Menurutnya, kesadaran sejak dini akan dampak buruk narkoba sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan di kalangan remaja.

Tim dari GERGANA Kota Banda Aceh menjelaskan bahwa Saweu Sikula merupakan program rutin yang bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada siswa sekolah menengah. Dalam kegiatan ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan dan masa depan, serta cara menghindari pergaulan yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Di akhir kegiatan, siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan pemateri. Banyak siswa yang aktif bertanya mengenai cara menghadapi tekanan dari lingkungan serta bagaimana melaporkan jika mengetahui ada penyalahgunaan narkoba di sekitar mereka.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan siswa SMA Labschool Unsyiah dapat menjadi duta anti-narkoba di lingkungan mereka. GERGANA Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus melakukan edukasi ke berbagai sekolah agar semakin banyak generasi muda yang sadar akan bahaya narkoba dan mampu membentengi diri dari pengaruh negatifnya.

SMA Labschool Unsyiah Melaksanakan Ujian PPDB Tahun Ajaran 2025/2026

Peserta sedang mengikuti ujian

Banda Aceh – SMA Labschool Unsyiah sukses menggelar Ujian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Minggu, 16 Februari 2025. Ujian ini dilaksanakan di SMA Labschool Unsyiah, Banda Aceh, dan diikuti oleh calon siswa yang telah lulus tahap verifikasi berkas melalui akun PPDB resmi sekolah.

Tahun ini, ujian PPDB diwarnai dengan keikutsertaan siswa dari berbagai daerah, termasuk peserta dari luar negeri. Seorang siswa dari Prancis serta satu siswa dari Bandung, Jawa Barat, mengikuti ujian dan wawancara secara daring melalui Zoom Meeting. Selain itu, satu siswa dari Malaysia dan Kepulauan Riau turut hadir secara langsung di Banda Aceh untuk mengikuti ujian.

Faris Al Mubarak Peserta Ujian dari Prancis

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian tahun ini berjalan lancar dan tertib. Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta didik dari berbagai daerah yang menunjukkan ketertarikan tinggi untuk bersekolah di SMA Labschool Unsyiah. “Kami sangat bangga karena semakin banyak siswa dari luar daerah bahkan luar negeri yang tertarik menjadi bagian dari Labschool Unsyiah,” ujarnya.

Ujian PPDB ini merupakan jalur penerimaan siswa baru yang diselenggarakan oleh SMA Labschool Unsyiah. Selain jalur tes, sekolah juga membuka penerimaan melalui jalur prestasi dan jalur tahfizh. Para peserta ujian diharapkan dapat menunjukkan kemampuan akademik dan non-akademik terbaik mereka untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Muhammad Aqsa Rayyan Peserta Ujian dari Malaysia

Sementara itu, salah satu peserta ujian dari Malaysia, Muhammad Aqsa Rayyan, mengaku senang bisa mengikuti ujian secara langsung di Banda Aceh. “Saya merasa nyaman dengan suasana sekolah ini karena ada Lapangan Futsal dan Basket kemudian lingkungan yang asri dan berharap bisa diterima di SMA Labschool Unsyiah,” katanya dengan antusias.

Hasil ujian PPDB SMA Labschool Unsyiah Tahun Ajaran 2025/2026 akan diumumkan pada Kamis, 20 Februari 2025 melalui situs resmi dan sosial media sekolah. Para peserta dan orang tua diharapkan untuk selalu memantau informasi terbaru terkait pengumuman hasil seleksi serta proses pendaftaran ulang bagi siswa yang dinyatakan lulus.

SMA Labschool Unsyiah Gelar Bakti Sosial di Dayah Darul Hikmah Desa Kajhu

SMA Labschool Unsyiah Gelar Bakti Sosial di Dayah Darul Hikmah Desa KajhuSMA Labschool Unsyiah kembali menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) pada Sabtu, 15 Februari 2025, di Dayah Darul Hikmah yang terletak di Desa Kajhu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan yang sudah dilaksanakan sejak 2010. Ketua panitia, M. Chairul Rizkullah, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dalam membantu sesama. “Kegiatan ini mengingatkan kita semua bahwa sebagai manusia, kita harus selalu bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Acara dimulai dengan sambutan dan pembukaan yang disampaikan oleh Bapak Rahmat Nazli, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk ikut merasakan manfaat dari kegiatan sosial ini. “Anak-anak kami bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik dan diharapkan dapat menjalin ikatan yang lebih erat dengan adik-adik di Dayah Darul Hikmah,” kata Rahmat Nazli.

Pimpinan Dayah Darul Hikmah, Drs. H. Soufyan M. Saleh, SH., MM, juga memberikan sambutan hangat. Ia mengungkapkan harapannya agar kegiatan bakti sosial ini tidak hanya bermanfaat bagi santri, tetapi juga menjadi jembatan bagi hubungan antara SMA Labschool Unsyiah dan Dayah Darul Hikmah. “Mudah-mudahan, dari kegiatan ini, ada di antara anak-anak kami yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan di SMA Labschool,” harap Abu Sofian.

Dalam kesempatan ini, panitia dan siswa SMA Labschool Unsyiah memberikan santunan kepada 40 santri, termasuk di antaranya anak-anak yatim. Santunan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata dari pihak SMA Labschool. Meskipun kegiatan ini sederhana, namun diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para santri di Dayah Darul Hikmah.

Abu Sofian menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan, semoga kedepan dapat kita laksanakan lagi. Ia menyatakan bahwa selain bantuan materi, santri juga membutuhkan pembinaan, pencerahan, dan bimbingan dari para siswa SMA Labschool Unsyiah.

“Bakti sosial ini memberikan kesempatan bagi kami untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman, serta menjalin silaturahmi yang lebih baik,” ujar Abu Sofian.Acara tersebut diakhiri dengan doa bersama agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan semakin mempererat tali persaudaraan antara SMA Labschool Unsyiah dan Dayah Darul Hikmah. Pimpinan dayah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar SMA Labschool Unsyiah atas kunjungan dan bimbingan sosial yang telah diberikan. “Kami sangat menghargai perhatian dan dukungan yang luar biasa ini,” tambah Abu Sofian.

SMA Labschool Unsyiah Raih Juara Umum di JPFest 2025 SMAN 1 Banda Aceh

Banda Aceh – Prestasi gemilang kembali diraih oleh SMA Labschool Unsyiah setelah berhasil menyabet Juara Umum pada ajang Jeumpa Puteh Festival (JPFest) 2025. Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh SMAN 1 Banda Aceh pada 8-10 Februari 2025 dan diikuti bebrapa sekolah tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Aceh. Dengan kemenangan ini, SMA Labschool Unsyiah berhak membawa pulang piala bergilir sebagai simbol supremasi juara.

Keberhasilan SMA Labschool Unsyiah tak lepas dari pencapaian luar biasa para siswa dalam berbagai cabang lomba. SMA Labschool meraih Juara 1 Debat Bahasa Inggris, sekaligus menyabet gelar Best Speaker dalam kompetisi tersebut. Selain itu, tim futsal sekolah juga menunjukkan performa luar biasa dengan meraih Juara 2, sementara tim catur berhasil menempati posisi Harapan 1.

Kepala SMA Labschool Unsyiah mengucapkan rasa bangga dan terimakasih atas capaian siswa-siswi. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para peserta yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh. Prestasi ini adalah hasil dari usaha mereka yang luar biasa serta dukungan penuh dari para guru pembimbing dan orang tua,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta lomba debat, Najwa Izza Muzaiyana, yang dinobatkan sebagai Best Speaker, mengaku tak menyangka bisa meraih penghargaan tersebut. “Persaingan sangat ketat, tetapi dengan kerja sama tim dan persiapan yang matang, kami bisa memberikan yang terbaik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berprestasi,” katanya dengan penuh semangat.

JPFest sendiri merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam berbagai bidang, mulai dari akademik hingga olahraga. Tahun ini, kompetisi berlangsung dengan sangat meriah, diikuti oleh puluhan sekolah yang mengirimkan perwakilan terbaiknya.

Dengan kemenangan ini, SMA Labschool Unsyiah semakin memperkuat reputasi sebagai salah satu sekolah unggulan di Aceh. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus berusaha dan berprestasi di berbagai ajang kompetisi lainnya.

Tim SMA Labschool Unsyiah Juara 1 Debat Bahasa Inggris di JPFest 2025

Banda Aceh – Tim debat dari SMA Labschool Unsyiah berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi Debat Bahasa Inggris tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Aceh pada ajang Jeumpa Puteh Festival (JPFest) 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh SMAN 1 Banda Aceh pada 8–10 Februari 2025 dengan mengusung tema “Eternity (Every Treasure Endures, Reflecting New Inspiration Throughout the Years).”

Tim SMA Labschool Unsyiah yang terdiri dari Aditama Nanda Difa, Najwa Izza Muzaiyana, dan Raisha Putri Izzati berhasil mengalahkan berbagai tim kuat dari sekolah lain. Dengan strategi debat yang solid dan argumen yang tajam, mereka menunjukkan performa luar biasa hingga meraih kemenangan di babak final.

Keberhasilan tim ini semakin lengkap dengan prestasi individu yang diraih oleh Najwa Izza Muzaiyana. Ia dinobatkan sebagai Best Speaker dalam kompetisi tersebut berkat kemampuannya dalam menyampaikan argumen dengan jelas, persuasif, dan berbobot.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tim debat sekolahnya. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi tim debat kami. Ini adalah bukti bahwa dengan latihan yang tekun dan semangat pantang menyerah, prestasi tinggi bisa diraih,” ujarnya.

JPFest 2025 sendiri merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk mengasah kemampuan akademik dan kreativitas siswa di Aceh. Selain debat Bahasa Inggris, festival ini juga menghadirkan berbagai kompetisi lain yang menarik dan bermanfaat bagi pengembangan bakat siswa.

Dengan kemenangan ini, tim debat SMA Labschool Unsyiah semakin termotivasi untuk terus mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi. Tim debat berharap dapat mewakili Aceh dalam kompetisi tingkat nasional dan mengharumkan nama sekolah serta daerah.

SMA Labschool Unsyiah Sukses Gelar Outbond OSIS ke-3 di Pantai Penyu 2

Aceh Besar – SMA Labschool Unsyiah kembali sukses menggelar kegiatan Outbond OSIS yang ke-3 pada Sabtu, 8 Februari 2025, di Pantai Penyu 2, Leupung, Aceh Besar. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 140 peserta dari kelas X dan XI, serta didampingi oleh 20 guru dan staf sekolah. Outbond ini bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa, memperkuat kerja sama tim, dan meningkatkan kekompakan antar anggota OSIS.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta. Berbagai aktivitas telah dirancang untuk melatih keterampilan kepemimpinan, kerja sama, dan ketahanan fisik para peserta. Beberapa di antaranya adalah permainan tim, menyusun strategi, sesi refleksi dan pembagian hadiah kepada seluruh kelompok yang mengikuti kegiatan ini.

Koordinator OSIS SMA Labschool Unsyiah, Bapak Najamuddin, S.Pd., mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan ini. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Outbond OSIS ke-3 ini. Kerja sama yang solid antara panitia dan peserta membuat acara ini berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Bapak Rahmat Nazli, S.Pd.I juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada panitia atas usaha, koordinasi, dan kolaborasi yang telah terjalin dalam menyukseskan Outbond OSIS 2025. “In sya Allah, semoga kekompakan dan solidaritas yang telah kita bangun dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan berkembang di masa mendatang,” tuturnya.

Kegiatan Outbond OSIS ini merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh para siswa. Selain sebagai ajang untuk mempererat hubungan antar anggota OSIS, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran di luar kelas yang efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial dan kepemimpinan siswa.

Dengan suksesnya pelaksanaan Outbond OSIS ke-3 ini, SMA Labschool Unsyiah kembali menegaskan komitmen yang dimiliki dalam membentuk karakter siswa yang tangguh, berjiwa kepemimpinan, dan mampu bekerja dalam tim. Semoga kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan di tahun-tahun mendatang dengan lebih banyak inovasi dan manfaat bagi seluruh peserta.

Kegiatan Mudik Roadshow Sosialisasi SMB Telkom University ke SMA Labschool Unsyiah

Pada tanggal 3 Februari 2025, perwakilan dari Telkom University mengunjungi SMA Labschool Unsyiah dalam rangka memperkenalkan kampusnya kepada para siswa kelas XII.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian rutin “Mudik Roadshow” yang diadakan setiap tahun, bertujuan untuk memberikan informasi langsung (sosialisasi dan promosi) tentang berbagai program studi dan fasilitas yang tersedia di Telkom University. Para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya guna lebih mengenal kampus, suasana belajar, dan potensi yang dapat mereka raih di sana.

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan Telkom University menyampaikan informasi mengenai berbagai jurusan yang ada, serta menjelaskan tentang keunggulan akademik dan fasilitas pendukung yang dimiliki kampus tersebut.

Sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia, Telkom University berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan demi memajukan pendidikan Indonesia. Telkom University memiliki 7 Fakultas dan 92 program studi yang tersebar di 4 kampus yang berlokasi di Bandung, Jakarta, Surabaya dan Purwokerto, dengan lebih dari 85% program studi terakreditasi unggul.

Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa SMA Labschool Unsyiah untuk lebih memahami pilihan pendidikan tinggi yang dapat mereka pertimbangkan setelah lulus.

Dengan adanya kegiatan “Mudik Roadshow”, diharapkan para siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai dunia kampus dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tim SMA Labschool Unsyiah Raih Silver Medal di Global Youth Invention and Innovation Fair 2025

Banda Aceh – Tim SMA Labschool Unsyiah Banda Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang internasional. Mereka berhasil meraih medali perak dalam kompetisi Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 yang berlangsung secara hybrid pada 11-14 Januari 2025. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari 13 negara, termasuk Indonesia, Republik Kongo, Turki, Thailand, Hong Kong, Filipina, Kazakhstan, Meksiko, Rumania, Korea Selatan, Turkmenistan, Bangladesh, dan Lebanon.

Dalam ajang ini, tim SMA Labschool Unsyiah mempresentasikan proyek inovatif berjudul “Keralka Choco: Innovation of Healthy Chocolate for Diabetes Sufferers with Keranji (Dialium Indium) Extract, Dates, and Almond Topping in Eco-Friendly Packaging.” Proyek ini merupakan inovasi cokelat sehat yang dirancang khusus bagi penderita diabetes, menggunakan bahan alami seperti ekstrak buah keranji, kurma, dan topping almond, serta dikemas dalam wadah ramah lingkungan.

Tim yang terdiri dari enam siswa berbakat, yaitu Pocut Putroe Falisha, Rayyan Salsabila Ramadhani, Tjut Fatin Az Zahra Geubrina, Aqila Nabiha Shabira, Shayna Asfa Zhafira, dan Raisya Alya Lathifah, berhasil menyajikan penelitian mereka dengan baik dan mendapat apresiasi dari dewan juri. Keunggulan produk yang mereka kembangkan terletak pada kandungan bahan alami yang kaya nutrisi serta konsep kemasan yang mendukung keberlanjutan lingkungan.

Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi bagi para inovator muda dari berbagai negara untuk menampilkan gagasan kreatif dan solusi ilmiah dalam berbagai bidang. Dengan mengikuti ajang ini, para siswa tidak hanya mengasah keterampilan riset dan inovasi, tetapi juga memperluas wawasan global serta membangun jaringan dengan peserta dari berbagai negara.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada tim atas kerja keras mereka. “Prestasi ini adalah bukti bahwa siswa kita mampu bersaing di tingkat internasional dengan membawa inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya,” ujarnya.

Keberhasilan ini menambah daftar prestasi yang telah diraih oleh SMA Labschool Unsyiah dalam berbagai kompetisi sains dan inovasi. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, diharapkan para siswa dapat terus mengembangkan kreativitas mereka dan mencetak lebih banyak prestasi di masa depan.

Siswa Kelas X IPA 1 Gelar Praktik Memasak dalam Pembelajaran Sejarah Jalur Rempah

Kamis (06/02/25), siswa kelas X IPA 1 melaksanakan praktik memasak sebagai bagian dari pembelajaran sejarah dengan materi Jalur Rempah. Kegiatan ini dipandu oleh guru pembimbing, Amalya Krisna Waty, S.Pd., dan bertujuan untuk mengenalkan siswa pada kekayaan rempah Nusantara yang telah menjadi komoditas utama perdagangan sejak zaman dahulu.

Dalam praktik ini, seluruh bahan yang digunakan berasal dari berbagai jenis rempah-rempah, seperti kunyit, jahe, lengkuas, ketumbar, bawang putih, dan santan. Para siswa diajak untuk memahami bagaimana rempah tidak hanya berperan dalam perdagangan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam dunia kuliner.

Beberapa hidangan yang dibuat oleh siswa antara lain Sie Reuboh, Bubur Kanji, Soto Ayam, Udang Asam Keueng, Nasi Ayam Bakar, dan Mie Caluek. Masing-masing makanan ini memiliki cita rasa khas yang diperkaya dengan bumbu rempah, mencerminkan keberagaman budaya kuliner di Nusantara.

Menurut Amalya Krisna Waty, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah keterampilan memasak siswa tetapi juga memperdalam pemahaman mereka tentang sejarah jalur rempah yang telah membawa bangsa Indonesia menjadi pusat perdagangan dunia. “Melalui praktik langsung, siswa lebih mudah memahami bagaimana rempah-rempah menjadi bagian penting dalam peradaban kita,” ujarnya.

Salah satu siswa, Mutawakkil, mengungkapkan bahwa ia sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Kami tidak hanya belajar sejarah dari buku, tapi juga merasakannya langsung melalui makanan. Ini pengalaman yang seru dan bermanfaat,” katanya.

Dengan adanya praktik memasak ini, diharapkan siswa dapat lebih menghargai warisan budaya Indonesia serta memahami peran penting rempah-rempah dalam sejarah dan kehidupan masyarakat hingga saat ini.