Agustus 2025

Audit Keuangan Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala Tahun 2024 Berjalan Lancar

Banda Aceh – Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala melaksanakan audit keuangan untuk tahun buku 2024 pada Jumat, 8 Agustus 2025. Audit ini dilakukan secara langsung oleh Bapak Drs. M. Rizal Yahya, M.Ec., CA., CPA. dari Kantor Akuntan Publik Suryadi & Rizal. Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan yayasan dengan suasana tertib dan profesional.

Audit ini dihadiri oleh Ketua Yayasan, Kepala Sekolah SMA Labschool Unsyiah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha (KTU), dan staf keuangan sekolah. Kehadiran jajaran pimpinan dan tim keuangan mencerminkan komitmen lembaga dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana.

Proses audit sudah dilaksanakan sejak bulai Mei – Juli 2025. secara menyeluruh mencakup pemeriksaan laporan keuangan, bukti transaksi, dan dokumen pendukung lainnya. Tim auditor memastikan bahwa seluruh prosedur pengelolaan keuangan telah sesuai dengan standar akuntansi dan peraturan yang berlaku.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, saat rapat clousing audit dan penyampaian hasil audit serta penyerahan dokumen laporan hasil audit auditor menyampaikan hasilnya yaitu “wajar tanpa pengecualian”. Hal ini berarti laporan keuangan Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala dianggap telah menyajikan informasi yang benar dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, tanpa ditemukan adanya penyimpangan material.

Ketua Yayasan menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim keuangan sekolah yang telah menjaga integritas dan keterbukaan dalam setiap proses administrasi keuangan. Ia juga menekankan bahwa hasil audit ini menjadi motivasi untuk terus mempertahankan tata kelola keuangan yang baik.

Dengan capaian ini, Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik, khususnya orang tua, siswa, dan para pemangku kepentingan, bahwa pengelolaan dana di lembaga ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi kemajuan pendidikan.

SMA Labschool Unsyiah Laksanakan Program Adiwiyata dengan Penanaman Tanaman Rimpang

SMA Labschool Unsyiah terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan melalui Program Adiwiyata. Pada Jumat, 08 Agustus 2025, para dewan guru bersama siswa melaksanakan kegiatan penanaman berbagai tanaman rimpang di lingkungan sekolah. Tanaman yang ditanam meliputi jahe, lengkuas, dan sereh. Selain itu, turut pula ditanam daun pandan dan jeruk kasturi sebagai bagian dari upaya penghijauan dan pemanfaatan lahan sekolah.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari tujuan utama Program Adiwiyata, yaitu menumbuhkan budaya inovatif serta membentuk karakter warga sekolah yang peduli dan berperilaku ramah lingkungan. SMA Labschool Unsyiah berkomitmen menjadikan kegiatan seperti ini sebagai aktivitas rutin yang terstruktur dan berkelanjutan. Dengan demikian, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan akan terus tertanam kuat dalam diri siswa.

Ketua Tim Pelaksana Program Adiwiyata SMA Labschool, Ibu Cut Pah Nurul Asiah, M.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan gotong royong dan penanaman berbagai tanaman ini. “Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan salah satu bagian dari program Adiwiyata, yaitu penanaman, penataan kelas, dan pembersihan lingkungan sekolah. Semoga kita tetap kompak dan terus bersama-sama menjalankan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih,” ujarnya penuh semangat.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai spiritual dan tanggung jawab kepada siswa atas nikmat hidup yang diberikan Allah SWT. Ia berharap siswa dan lulusan Labschool menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

Para siswa pun terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Dengan penuh semangat mereka menggali tanah, menanam, dan menyiram tanaman yang telah disiapkan. Guru-guru turut mendampingi dan memberikan arahan, menjadikan momen ini sebagai bentuk pembelajaran luar kelas yang bermakna dan menyenangkan.

Melalui program ini, SMA Labschool Unsyiah berharap dapat terus menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam pelestarian lingkungan. Semangat Adiwiyata akan terus dijaga sebagai bagian dari karakter dan budaya sekolah.

Guru Kekayaan Intelektual Goes to School di SMA Labschool Unsyiah

Selasa, 05 Agustus 2025, SMA Labschool Unsyiah kedatangan tamu dari dari Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh yang menggelar kegiatan “Guru Kekayaan Intelektual (KI) Goes to School” yang bertempat di Aula sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar kepada para siswa-siswi tentang pentingnya melindungi hasil kreativitas serta membentuk generasi yang mampu menghargai karya orang lain. Sebanyak 150 siswa-siswi antusias mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap semangat berkarya dan berinovasi.

Sambutan oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., yang menyambut baik kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa program seperti ini sangat relevan dengan perkembangan zaman di mana kreativitas dan inovasi menjadi kunci kemajuan bangsa. Beliau berharap siswa Labschool dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk lebih mengenal dunia KI dan menjadi pelopor pelindung hak kekayaan intelektual.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Bapak Dr. Meurah Budiman, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya edukasi sejak dini tentang Kekayaan Intelektual agar generasi muda mampu menjaga hak cipta dan menciptakan produk-produk yang inovatif di masa depan. Ia juga mendorong para siswa untuk berani mengekspresikan ide dan gagasan mereka dalam bentuk karya nyata.

Materi pertama disampaikan oleh Guru KI, Reza Dwi Yanto, S.H., CPM dengan topik Merek dan Hak Cipta. Dalam paparannya, Reza menjelaskan perbedaan antara merek dan hak cipta serta bagaimana cara mendaftarkan dan melindungi karya-karya yang telah dibuat. Ia juga membagikan berbagai contoh kasus nyata yang mudah dipahami oleh siswa.

Materi kedua dibawakan oleh Ryan Juliansyah, S.I.Kom dengan tema Desain Industri dan Paten. Ryan memperkenalkan konsep dasar paten serta bagaimana desain industri berperan penting dalam dunia kreatif dan teknologi. Ia juga menekankan bahwa ide-ide sederhana pun dapat dipatenkan jika memiliki nilai kebaruan dan manfaat yang jelas.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan para pemateri. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan terkait perlindungan karya digital, ide bisnis kreatif, hingga prosedur pendaftaran hak cipta. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran siswa terhadap pentingnya hak kekayaan intelektual semakin meningkat dan mampu mendorong mereka menjadi generasi inovatif yang bertanggung jawab terhadap karya cipta.

Siswa SMA Labschool Unsyiah Ikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Siswa SMA Labschool Unsyiah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Laboratorium Komputer sekolah sebagai bagian dari program evaluasi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan tertib di bawah pengawasan panitia dan proktor sekolah. ANBK merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di satuan pendidikan.

Asesmen Nasional sendiri terdiri dari tiga instrumen utama, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. AKM mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa sebagai indikator dasar kompetensi yang dibutuhkan untuk belajar sepanjang hayat. Sementara itu, Survei Karakter dirancang untuk mengukur nilai-nilai karakter yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila.

Di sisi lain, Survei Lingkungan Belajar ditujukan untuk menggambarkan kualitas berbagai aspek lingkungan belajar di sekolah, baik yang berkaitan dengan iklim kebinekaan, keamanan, maupun proses pembelajaran. Data dari ketiga instrumen ini akan digunakan sebagai dasar perbaikan pembelajaran dan kebijakan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas di masa mendatang.

Pelaksanaan ANBK di SMA Labschool Unsyiah dilakukan secara bertahap dan dibagi dalam beberapa sesi untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti asesmen dengan nyaman dan optimal. Tim teknis sekolah turut memastikan kesiapan perangkat komputer dan jaringan internet guna mendukung kelancaran proses asesmen berbasis digital ini.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan bahwa partisipasi sekolah dalam ANBK merupakan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran di lingkungan sekolah. Beliau juga mengapresiasi semangat siswa dalam mengikuti asesmen ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Dengan pelaksanaan ANBK ini, diharapkan hasil evaluasi yang diperoleh dapat menjadi bahan refleksi dan dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan sekolah, khususnya dalam hal perbaikan proses belajar-mengajar serta penciptaan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMA Labschool Unsyiah

SMA Labschool Unsyiah menjadi tuan rumah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan skema Pengabdian Kolaborasi Universitas (USU dan USK) yang mengangkat tema “Mitigasi Risiko Generative AI Pendidikan di SMA Labschool Unsyiah: Etika dan Pencegahan Penipuan Akademik”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 4 Agustus 2025, pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Perpustakaan Sekolah. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah menengah dalam menghadapi tantangan teknologi AI di lingkungan pendidikan.

Kepala SMA Labschool Unsyiah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya literasi digital dan etika pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), di kalangan pendidik dan siswa. “Kita harus bijak memanfaatkan teknologi, terutama Generative AI, agar tidak menjadi bumerang dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi tentang pengenalan AI secara umum yang dilaksanakan secara paralel di dua kelas. Setiap kelas diikuti oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari guru dan siswa. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pengetahuan dasar tentang teknologi Generative AI, cara kerjanya, serta potensi manfaat dan risikonya dalam bidang pendidikan.

Setelah sesi pengenalan, kegiatan berlanjut dengan Workshop bertajuk “Mitigasi Risiko Generative AI Pendidikan, Etika dan Pencegahan Penipuan Akademik”. Dalam workshop ini, peserta diajak berdiskusi dan mencoba berbagai studi kasus terkait penyalahgunaan AI, seperti kecurangan akademik dan plagiarisme. Peserta juga diberikan strategi mitigasi dan penguatan karakter etis dalam menggunakan teknologi.

Kegiatan pengabdian ini ditutup dengan sesi refleksi dan diskusi bersama. Para peserta merasa antusias dan mendapatkan banyak wawasan baru yang relevan dengan tantangan zaman. Harapannya, kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi langkah awal dalam membangun budaya digital yang sehat, etis, dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah.

Prestasi Gemilang Siswa SMA Labschool Unsyiah dalam Kejuaraan Setda Aceh Taekwondo Championship 2025

Siswa-siswi SMA Labschool Unsyiah kembali mengukir prestasi membanggakan di ajang Setda Aceh Taekwondo Championship 2025 yang memperebutkan Piala Sekda Aceh. Kejuaraan bergengsi ini menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para atlet muda dari berbagai sekolah di Aceh, termasuk para atlet berbakat dari SMA Labschool Unsyiah.

Dalam kompetisi tersebut, Cut Aisyah Humaira dan Ayla Mubina, dua siswi dari kelas XII Biotechnology, tampil luar biasa di kategori poomsae. Cut Aisyah berhasil meraih medali perak dalam kategori festival poomsae dan medali emas dalam kategori poomsae beregu. Sementara itu, Ayla Mubina berhasil menyabet dua medali emas sekaligus, masing-masing dari kategori festival poomsae dan poomsae beregu.

Tak hanya itu, kebanggaan SMA Labschool Unsyiah bertambah dengan prestasi dari Putri Jihan Fahimah, siswi kelas X IPA 4. Dalam kategori junior festival/ pemula, Putri Jihan tampil impresif dan berhasil meraih medali emas, menambah daftar panjang pencapaian siswa Labschool di bidang olahraga.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa SMA Labschool Unsyiah tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga serius dalam mendukung minat dan bakat siswa di bidang non-akademik, termasuk olahraga bela diri seperti taekwondo.

Kepala sekolah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa serta pelatih yang telah berkontribusi dalam membimbing dan mendampingi hingga mencapai hasil maksimal.

Para siswa mengaku bangga bisa membawa nama sekolah dalam ajang bergengsi tersebut. Mereka berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus berprestasi di bidang yang mereka minati. Ke depan, SMA Labschool Unsyiah akan terus mendukung siswa dalam mengembangkan potensi di berbagai bidang.

Dengan raihan medali emas dan perak ini, SMA Labschool Unsyiah kembali membuktikan diri sebagai sekolah yang konsisten melahirkan generasi berprestasi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari lebih banyak lagi prestasi yang diraih di masa mendatang.

Pertemuan Wali Siswa Baru SMA Labschool Unsyiah Tahun 2025: Membangun Sinergi Menuju Prestasi

Banda Aceh – Sabtu, 2 Agustus 2025, SMA Labschool Unsyiah menyelenggarakan Pertemuan Wali Siswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026 bersama manajemen sekolah. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Labschool Unsyiah yang dihadiri oleh lebih dari 150 wali siswa baru. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturrahmi serta menyamakan visi dan komitmen antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan anak-anak.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Yayasan yang menekankan pentingnya sinergi antara tiga pilar pendidikan, yaitu orang tua, guru, dan siswa. “Kita harus bersinergi dan berjalan seiring agar tujuan bersama, baik secara akademik maupun karakter siswa, dapat tercapai. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi kerja bersama,” ungkap Ketua Yayasan dengan penuh semangat.

Selanjutnya, Ketua Komite Sekolah dalam sambutannya turut mengajak para orang tua untuk aktif berperan dalam mendukung kegiatan sekolah. “Sama-sama kita jaga dan arahkan anak-anak kita, agar tetap berada di jalur yang positif dan berkembang sesuai potensinya. Komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan produktif,” ujarnya.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, dalam sambutan dan presentasinya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para orang tua atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah. “Terima kasih telah menitipkan putra-putrinya di SMA Labschool Unsyiah. Kami terbuka terhadap masukan dari Bapak dan Ibu demi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah,” ucapnya. Beliau juga memaparkan program-program unggulan yang menjadi ciri khas sekolah, dan 14 ekstrakurikuler yang dijalankan setiap minggu.

Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Para wali siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, dan saran secara langsung kepada manajemen sekolah. Beberapa hal yang dibahas antara lain mengenai penguatan komunikasi sekolah-orang tua, public speaking, program2 beasiswa untuk lanjut perguruan tinggi, hingga dukungan terhadap siswa yang membutuhkan bimbingan khusus.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan dan penyampaian informasi, tetapi juga momentum silaturrahmi yang memperkuat kolaborasi antara sekolah dan wali siswa. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam pertemuan ini, diharapkan proses pendidikan di SMA Labschool Unsyiah dapat berlangsung optimal, sehingga menghasilkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

SOSIALISASI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNSYIAH DI SMA LABSCHOOL UNSYIAH

Banda Aceh – Kamis, 31 Juli 2025, SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan istimewa dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala dalam rangka kegiatan Saweu Sikula. Kegiatan ini berbentuk sosialisasi yang ditujukan kepada siswa/siswi kelas XII, khususnya di kelas Biotechnology dan Sains Technology.

Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada para siswa mengenai dunia kedokteran gigi, baik dari segi akademik, prospek karier, hingga pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Sosialisasi ini juga menjadi ajang promosi bagi Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah kepada calon mahasiswa masa depan.

Kegiatan berlangsung di ruang kelas sekolah dengan suasana interaktif dan antusiasme tinggi dari para siswa. Tim pemateri yang terdiri dari mahasiswa FKGI Unsyiah menjelaskan tentang jalur masuk, mata kuliah yang dipelajari, serta berbagai aktivitas praktikum yang dilakukan selama masa studi. Para siswa juga diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diselingi dengan simulasi singkat pemeriksaan gigi serta penyuluhan pentingnya menjaga kebersihan mulut. Para siswa sangat antusias mengikuti simulasi ini karena mendapatkan pengalaman langsung yang edukatif dan menyenangkan.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membuka wawasan siswa dan membantu mereka dalam menentukan pilihan studi di perguruan tinggi nanti,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kerja sama yang baik antara SMA Labschool Unsyiah dan Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah.

Dengan terselenggaranya Saweu Sikula ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami lebih dalam tentang profesi dokter gigi, tetapi juga terdorong untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam mempererat sinergi antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi di Aceh.