Tak Berkategori

SMA Labschool Unsyiah Sambut Delegasi Universiti Teknologi PETRONAS, Kolaborasi Lintas Pendidikan dan Budaya

Banda Aceh, 25 April 2026 — SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan delegasi dari Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) dalam rangka pelaksanaan program Young Leaders & Cultural Immersion Programme. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan pendidikan lintas negara sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda.

Program ini berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 April 2026, dengan melibatkan berbagai kegiatan akademik dan non-akademik. Selama program berlangsung, para peserta akan mengikuti serangkaian aktivitas yang dirancang untuk memperkaya wawasan kepemimpinan, budaya, serta kemampuan komunikasi global.

Delegasi UTP yang hadir terdiri dari Senior Manager Student Affairs Encik Ahmad PG Abdullah, Madam Nur Adriena Amiz Abdul Muthalib, Miss Nurul Izzah Binti Muhammad Ridwan, para dosen, serta 35 mahasiswa. Kehadiran rombongan ini disambut hangat oleh keluarga besar SMA Labschool Unsyiah.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh akademisi, di antaranya Dekan Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar, Bapak Dr. Ir. Irwansyah, ST., M.Eng, serta Ketua Program Studi Fisika FMIPA Universitas Syiah Kuala, Bapak Dr. Saumi Syahreza, S.Si., M.Si. Kehadiran para akademisi ini semakin memperkuat nuansa ilmiah dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., Gr., menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ruang kolaborasi nyata lintas negara, lintas jenjang pendidikan, dan lintas budaya.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, proses belajar tidak hanya terjadi dalam kegiatan formal, tetapi juga melalui interaksi, diskusi, dan pengalaman bersama selama program berlangsung.

Sementara itu, perwakilan UTP, Encik Ahmad PG Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh SMA Labschool Unsyiah. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman pertama bagi pihaknya ke Indonesia, khususnya Aceh.

Encik Ahmad juga berharap kehadiran delegasi UTP dapat memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, inovasi, serta capacity building bagi siswa-siswi SMA Labschool Unsyiah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara kedua institusi.

Kegiatan ini turut melibatkan dewan guru serta sekitar 40 siswa SMA Labschool Unsyiah yang tergabung dalam pengurus OSIS dan anggota science club. Partisipasi aktif siswa diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memperluas wawasan global sejak dini.

Selain itu, beberapa mahasiswa dari FMIPA Universitas Syiah Kuala juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menjadi penguat dalam proses pembelajaran yang lebih kaya, khususnya dalam bidang sains dan pengembangan pemikiran kritis.

Pada hari pertama, seluruh rangkaian kegiatan difokuskan di lingkungan SMA Labschool Unsyiah serta kunjungan ke Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala. Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian program yang diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

SELAMAT DAN SUKSES ATAS PELANTIKAN REKTOR BARU UNIVERSITAS SYIAH KUALA PERIODE 2026-2031

Segenap keluarga besar SMA Labschool Unsyiah mengucapkan Selamat dan Sukses atas pelantikan Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A. sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala.

Semoga amanah dalam mengemban tugas, membawa kemajuan bagi dunia pendidikan, serta melahirkan generasi yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.

@smalabschoolunsyiah

Rapat Kerja Bidang Kurikulum Tahun Ajaran 2025/2026

SMA Labschool Unsyiah menggelar rapat kerja bidang kurikulum dengan tema “Kolaborasi Menuju Kurikulum Adaptif dan Responsif terhadap Perubahan untuk Mewujudkan Pembelajaran yang Mendalam”, pada tanggal 20-21 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di perpustakaan SMA Labschool Unsyiah dan dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar pembelajaran di tahun ajaran mendatang dapat semakin memperhatikan kebutuhan peserta didik, serta mampu mendorong proses pembelajaran yang mendalam, berkesan dan berdiferensiasi melalui pendekatan yang relevan seperti Understanding by Design (UbD) dan model-model inovatif lainnya. Selain itu, komitmen menjaga tugas yang diberikan juga harus ditingkatkan.

Rapat kerja ini menjadi momentum penting bagi para guru dan tim pengembang kurikulum untuk mengevaluasi dan merancang program yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan peserta didik. Agenda utama dalam kegiatan ini mencakup refleksi terhadap pelaksanaan program pelatihan kurikulum tahun sebelumnya, pembagian jam mengajar, analisis terhadap berbagai kendala dan keberhasilan yang telah dicapai, serta identifikasi langkah perbaikan yang diperlukan.

Selain itu, pada rapat kerja ini juga membahas laporan capaian pendidikan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan perkembangan rapor pendidikan sekolah. Evaluasi terhadap capaian-capaian ini menjadi dasar penting dalam menyusun strategi peningkatan mutu pembelajaran serta perencanaan program-program pengembangan profesional guru ke depan.

Ibu Anneza Astriet, S.Pd.,Gr. M.Si. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Pengajaran sekaligus koordinator kegiatan, menekankan pentingnya kolaborasi antarpihak dalam menghadirkan sistem pembelajaran yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik. Ia berharap hasil rapat kerja ini dapat membawa dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa serta perbaikan signifikan pada rapor pendidikan sekolah.

Dengan semangat kolaborasi dan refleksi yang konstruktif, kegiatan rapat kerja bidang kurikulum ini menjadi langkah strategis SMA Labschool Unsyiah dalam merespon dinamika pendidikan saat ini. Diharapkan, implementasi kurikulum yang lebih adaptif dan responsif dapat menjawab tantangan pembelajaran ke depan dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta didik.

Rafa Sabina Raih Juara 1 Comic Digital FLS2N, Wakili Banda Aceh Lanjut Ke Tingkat Provinsi

Salah satu siswa berprestasi SMA Labschool Unsyiah, Rafa Sabina dari kelas X IPA 5, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Banda Aceh pada kategori Comic Digital. Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan keluarga besar SMA Labschool Unsyiah.

Karya comic digital yang diangkat Rafa menonjolkan kreativitas tinggi dengan alur cerita yang kuat, visual menarik, serta pesan moral yang menyentuh. Hasil karyanya berhasil memikat hati dewan juri dan menempatkannya sebagai pemenang utama di antara para peserta dari berbagai SMA di Banda Aceh.

Atas prestasinya tersebut, Rafa Sabina akan mewakili Kota Banda Aceh ke tingkat Provinsi Aceh dalam ajang FLS2N. Ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi Rafa untuk menunjukkan bakatnya di level yang lebih tinggi dan membawa nama baik sekolah ke kancah provinsi.

Kepala SMA Labschool Unsyiah Bapak Hendra Darmawan, S.Si menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi atas pencapaian Rafa. Ia juga berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berkarya dan berani tampil dalam ajang kompetisi sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Kepala Sekolah SMA Laboratorium Syiah Kuala Menjadi Narasumber dalam Diskusi Kelompok Terpumpun Penyusunan Naskah Modul Bimtek

Banda Aceh, 20 Januari 2025 – Kepala Sekolah SMA Laboratorium Syiah Kuala, Bapak Hendra Darmawan, S.Si, berperan sebagai narasumber dalam kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penyusunan Naskah Modul Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan dan menyusun draft naskah modul bimbingan teknis sebagai panduan dalam pembinaan dan pengembangan perpustakaan sekolah/madrasah terkait manajemen mutu perpustakaan. Diskusi tersebut diadakan secara daring dengan tema Manajemen Mutu Perpustakaan Sekolah/Madrasah. Peserta kegiatan melibatkan perwakilan pakar dan pemerhati perpustakaan sekolah/madrasah, serta seluruh staf Kelompok Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah.

Dalam sambutannya, Bapak Hendra menyampaikan pentingnya perpustakaan sebagai model penerapan sistem penjaminan mutu di lingkungan sekolah. “Kami bersyukur perpustakaan sekolah dijadikan sebagai model penerapan sistem penjaminan mutu sekolah. Di SMA Laboratorium Syiah Kuala, manajemen mutu perpustakaan untuk meningkatkan literasi siswa, artinya membuka minat baca siswa. Seperti yang kita ketahui, dalam Asesmen Nasional, yang ditanyakan kepada siswa tentu tentang literasi dan numerasi, termasuk juga dalam seleksi perguruan tinggi. Jadi, sudah sepatutnya sekolah kita menjadikan perpustakaan itu sebagai salah satu bidang yang diperhitungkan, bukan hanya sebagai fasilitas tambahan untuk sekolah,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut Kepala sekolah SMA Labschool fokus pada berbagi pengalaman apa yang sudah diterapkan di SMA Labschool yaitu tentang sistem manajeman mutu dalam perpustakaan meliputi :

  1. Memasukan Bidang Perpustakaan didalam Manual Mutu Sekolah
  2. Menyusun Bisnis Proses (Prosedur) Bidang Perpustakaan
  3. Menentukan Sasaran Mutu Bidang Perpustakaan Setiap Proses Bisnis
  4. Membuat Tabel ID Resiko Bidang Perpustakaan Setiap Proses Bisnis
  5. Membuat Program Kerja
  6. Membuat Pantauan Program Kerja
  7. Melakukan Audit Internal
  8. Melakukan Pengukuran sasaran Mutu
  9. Melakukan Rapat Tinjauan Manjamen
  10. Melakukan Audit Eksternal
  11. Melakukan Perbaikan Berkelanjutan (Siklus PDCA)

Lebih lanjut, Bapak Hendra menekankan bahwa perpustakaan sekolah harus diposisikan sebagai sumber informasi utama bagi guru dan siswa. “Artinya, kita memposisikan perpustakaan itu sebagai sumber informasi di sekolah, baik untuk guru maupun siswa belajar. Tentunya, agar pengelolaan perpustakaan itu berjalan maksimal, perpustakaan di SMA Laboratorium Syiah Kuala telah menerapkan sistem manajemen mutu perpustakaan,” tambahnya.

Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan modul bimbingan teknis yang komprehensif sebagai panduan bagi sekolah/madrasah dalam mengelola perpustakaan secara optimal untuk mendukung peningkatan kualitas literasi nasional.