SMAS Labschool Syiah Kuala

Siswa SMA Labschool Usyiah Raih Juara 2 Tenis Lapangan Ganda di Ajang The Glory of Malahayati Cup 2025

Siswa SMA Labschool Unsyiah, M. Rafif Arkan, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 Tenis Lapangan Ganda Kategori Profesional Putra pada ajang bergengsi The Glory of Malahayati Cup 2025. Turnamen tersebut berlangsung di Lapangan Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Ajang The Glory of Malahayati Cup merupakan salah satu turnamen tenis yang diikuti oleh atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah. Persaingan ketat terjadi di setiap pertandingan, namun Rafif bersama rekannya mampu menunjukkan teknik permainan yang solid hingga berhasil melaju ke babak final dan memastikan posisi runner-up.

Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Rafif dalam dunia olahraga tenis. Meski masih berstatus pelajar SMA, ia mampu bersaing di level profesional dengan lawan-lawan yang memiliki pengalaman lebih. Semangat juang dan kerja sama tim menjadi kunci utama keberhasilan yang diraihnya di ajang ini.

Pihak sekolah turut memberikan apresiasi atas prestasi yang dicapai oleh Rafif. Menurut pihak SMA Labschool Unsyiah, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berani berkompetisi di bidang non-akademik, khususnya olahraga. Prestasi Rafif juga sejalan dengan visi sekolah dalam mendukung pengembangan bakat siswa secara menyeluruh.

Dengan prestasi ini, Rafif Arkan menambah daftar panjang pencapaian siswa SMA Labschool Unsyiah di kancah daerah maupun nasional. Harapannya, keberhasilan ini dapat membuka peluang lebih besar bagi Rafif untuk terus mengembangkan bakatnya dan kelak mengharumkan nama Aceh serta Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.

SMA Labschool Unsyiah Meriahkan Pawai 2025 dengan Cosplay Prabowo dan Mualem

Banda Aceh, 18/08/25. Pawai Budaya 2025 berlangsung meriah dengan keikutsertaan SMA Labschool Unsyiah yang menghadirkan penampilan unik dan penuh kejutan. Salah satu momen yang mencuri perhatian warga adalah cosplay Prabowo Subianto dan Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem sebagai Gubernur Aceh. Kehadiran keduanya sukses menghibur dan menjadi pusat perhatian di sepanjang jalur pawai.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas, mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak yang berbaris di pinggir jalan ramai menyapa cosplay Prabowo dan Mualem. Tidak jarang, warga meminta untuk berfoto bersama, menjadikan suasana semakin hangat dan penuh keceriaan. Suasana semakin riuh ketika rombongan melewati panggung utama, cosplay Prabowo dan Mualem mendapat kesempatan untuk naik panggung dan berfoto bersama istri Mualem, Wakil Gubernur, dan sejumlah tamu kehormatan lainnya.

Tidak hanya menghadirkan cosplay tokoh publik, SMA Labschool Unsyiah tahun ini juga menampilkan keanekaragaman budaya dan profesi dalam balutan pakaian penuh warna. Tercatat ada 2 pakaian paskibra, 3 busana fantasi, 12 pakaian adat, serta 4 pakaian profesi yang diperagakan para siswa. Hal ini mempertegas semangat kebhinnekaan sekaligus menampilkan kreativitas generasi muda Aceh.

Pakaian adat yang diperagakan mencakup ragam budaya Nusantara, mulai dari Aceh, Gayo, Palembang, Padang, Lampung, NTT, Batak, Jawa, Dayak (Kalimantan), Melayu, Bali, hingga Bugis. Sementara itu, profesi yang ditampilkan adalah tenaga kesehatan, TNI, Polri, serta atlet Taekwondo. Keragaman busana ini menjadi simbol harmoni dan kebanggaan atas kekayaan budaya bangsa.

Pawai tahun ini menempuh rute dari Stadion Harapan Bangsa hingga berakhir di Taman Sari Banda Aceh. Sepanjang perjalanan, para peserta menunjukkan semangat luar biasa, disambut dengan tepuk tangan meriah dan teriakan dari warga yang memadati jalan raya. Iring-iringan dari SMA Labschool Unsyiah menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu-tunggu dalam pawai tahun ini.

Dengan penuh kreativitas dan energi positif, SMA Labschool Unsyiah kembali membuktikan diri sebagai sekolah yang aktif mengembangkan bakat, budaya, dan karakter siswa. Penampilan cosplay Prabowo dan Mualem yang disambut hangat masyarakat menjadi bukti bahwa generasi muda Aceh mampu tampil inovatif sekaligus menjaga identitas budaya bangsa dalam kemeriahan Pawai 2025.

Foto lengkap. https://www.instagram.com/p/DNhaYT_y_FH/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Rafa Shabina Raih Juara 1 Lomba Komik Digital Tingkat Provinsi

SMA Labschool Unsyiah kembali mencatat prestasi membanggakan melalui siswinya, Rafa Shabina, yang berhasil meraih Juara 1 pada Ajang Talent Seni (ATENSI) SMA/SMK/MA tingkat Provinsi Aceh tahun 2025. Dalam kompetisi yang diadakan untuk menggali potensi seni generasi muda tersebut, Rafa sukses menampilkan karya komik digital yang memukau dewan juri dengan konsep cerita, visual, dan teknik ilustrasi yang inovatif.

Keberhasilan ini tidak hanya mengantarkan Rafa menjadi juara di tingkat provinsi, tetapi juga memberinya kehormatan untuk mewakili Provinsi Aceh pada ajang ATENSI tingkat nasional. Pada cabang lomba Comic Digital, Rafa akan bersaing dengan perwakilan terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat Aceh yang mendukung penuh perjuangannya.

Sebelum melangkah ke kompetisi nasional, Rafa menjalani proses pembinaan dan karantina selama empat hari di Grand Aceh Hotel Syariah. Karantina ini bertujuan memberikan pembekalan intensif, meliputi peningkatan keterampilan teknis, pendalaman materi lomba, serta pelatihan mental agar peserta siap menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa bangga atas capaian Rafa Shabina. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kreativitas yang tinggi dari siswi tersebut, serta dukungan dari para guru pembimbing yang telah memberikan arahan secara maksimal.

Selain menjadi kebanggaan sekolah, prestasi ini diharapkan mampu memotivasi siswa-siswi lain untuk terus mengasah bakat dan minatnya di bidang seni, sains, maupun olahraga. SMA Labschool Unsyiah berkomitmen untuk terus memberikan wadah dan dukungan bagi siswa dalam mengembangkan potensi mereka hingga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Dengan semangat dan persiapan yang matang, Rafa Shabina siap membawa nama baik Aceh di kancah nasional. Seluruh warga sekolah dan masyarakat Aceh memberikan doa dan dukungan agar Rafa dapat kembali meraih prestasi terbaik di tingkat nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah dan sekolah tercinta.

SMAS Babul Maghfirah Lakukan Studi Banding Program Perpustakaan ke SMA Labschool Unsyiah

Selasa, 12 Agustus 2025, SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan studi banding dari SMAS Babul Maghfirah. Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan SMA Labschool ini bertujuan untuk melihat perkembangan program perpustakaan sekolah dalam meningkatkan literasi siswa/siswi. Kunjungan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi pengelolaan perpustakaan yang efektif.

Pertemuan ini membahas berbagai aspek pengelolaan perpustakaan sekolah, mulai dari sistem administrasi, layanan kepada siswa, hingga sumber-sumber buku yang dimiliki. Pihak SMA Labschool memaparkan bahwa koleksi buku berasal dari berbagai sumber, termasuk pengadaan sekolah, donasi, dan kerja sama dengan pihak eksternal. Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi SMAS Babul Maghfirah dalam mengembangkan perpustakaannya.

Kegiatan sharing knowledge ini didampingi langsung oleh Kepala Sekolah SMA Labschool Unsyiah bersama Kepala Perpustakaan. Keduanya memberikan penjelasan detail terkait program literasi yang sudah berjalan, termasuk program membaca rutin, lomba literasi perpustakaan, pemanfaatan teknologi dalam katalogisasi, serta kegiatan kreatif untuk menarik minat baca siswa.

Rombongan SMAS Babul Maghfirah yang terdiri dari empat pustakawan terlihat antusias mengikuti penjelasan dan berdiskusi. Mereka juga berkesempatan mengamati secara langsung tata ruang dan fasilitas yang dimiliki perpustakaan SMA Labschool. Interaksi yang terjalin berlangsung hangat, mencerminkan semangat saling belajar dan berbagi pengalaman.

Selain membahas aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat silaturrahmi antar kedua sekolah. Kepala Sekolah SMA Labschool Unsyiah menyampaikan harapannya agar kerja sama dan komunikasi dapat terus terjalin, sehingga kedua sekolah dapat saling mendukung dalam memajukan budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Kolaborasi USK dan USU Latih Siswa SMA Labschool Unsyiah Membuat Sabun Cair Bebas Alergen

SMA Labschool Unsyiah menjadi tuan rumah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat hasil kolaborasi Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Sumatera Utara (USU), Senin (11/08/2025). Kegiatan ini mengusung tema praktek pembuatan sabun cair bebas alergen dengan memanfaatkan minyak atsiri dari limbah kulit jeruk nipis. Siswa mendapatkan bimbingan langsung dari mahasiswa, sehingga dapat mempraktikkan keterampilan secara aplikatif.

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yaitu Perpustakaan Sekolah untuk sesi teori dan Laboratorium Sains untuk sesi praktek pembuatan sabun. Peserta yang terlibat sebanyak 50 siswa dari beberapa kelas. Dengan pendampingan yang intensif, siswa tidak hanya memahami proses pembuatan sabun cair yang aman untuk kulit sensitif, tetapi juga mengetahui manfaat ekonomi dari pemanfaatan limbah kulit jeruk.

Ketua Tim Kegiatan, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan dari Fakultas Farmasi USU, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan keterampilan wirausaha siswa sejak dini. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali siswa dengan keterampilan membuat sabun cair bebas alergen berbahan minyak atsiri dari limbah kulit jeruk nipis, yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, Hendra Darmawan, S.Si., turut memberikan sambutan hangat. Ia mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah. “Kami menyambut baik kerja sama dengan lembaga yang bersedia berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa kami. Kegiatan ini membuktikan bahwa sekolah terbuka untuk kolaborasi yang bermanfaat bagi pengembangan keterampilan siswa,” ungkapnya.

Selain praktek langsung, tim pengabdian juga membawa contoh produk sabun cair bebas alergen yang sudah dikembangkan sebelumnya. Siswa dapat membandingkan hasil praktek mereka dengan produk yang sudah jadi, sekaligus mempelajari teknik pengemasan dan pemasaran yang tepat.

Kegiatan kolaborasi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat inovasi dan jiwa kewirausahaan di kalangan siswa SMA Labschool Unsyiah. Melalui pembelajaran berbasis praktek seperti ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

dokumentasi terlampir https://www.instagram.com/p/DNNf26-vKe9/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Tim Basket Putri SMA Labschool Unsyiah Raih Medali Perak di Kejuaraan Piala Bupati Aceh Barat

Meulaboh – Tim Basket Putri SMA Labschool Unsyiah sukses meraih medali perak pada ajang Kejuaraan Bola Basket Piala Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Barat. Partai final yang digelar di Gelanggang Olahraga dan Seni (GOS) H. Teuku Rosman, Kota Meulaboh, pada Minggu sore 10/08/25 berlangsung sengit, namun tim putri Labschool harus mengakui keunggulan tuan rumah MAN 1 Meulaboh setelah kalah tipis.

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) sebagai upaya pembinaan dan pengembangan bakat olahraga di kalangan pelajar. Turnamen ini diikuti oleh sejumlah tim basket putra dan putri dari berbagai sekolah di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya.

Sepanjang kompetisi, Tim Basket Putri SMA Labschool Unsyiah tampil impresif. Mereka berhasil menyingkirkan beberapa lawan tangguh di babak penyisihan dan semifinal dengan permainan cepat, solid, dan penuh semangat juang. Perjalanan tim menuju final menjadi bukti kerja keras dan latihan intensif yang dilakukan selama ini.

Pelatih tim mengungkapkan kebanggaannya terhadap perjuangan para pemain. Meskipun belum mampu membawa pulang medali emas, prestasi ini dianggap sebagai pencapaian yang membanggakan, sekaligus menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras lagi menghadapi kompetisi mendatang.

Kepala SMA Labschool Unsyiah turut memberikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang telah berjuang dengan penuh semangat hingga berhasil meraih medali perak pada Kejuaraan Bola Basket Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kekompakan yang patut dibanggakan. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil yang lebih gemilang pada kompetisi berikutnya,” ujar Kepala SMA Labschool Unsyiah.

Dengan raihan ini, Tim Basket Putri SMA Labschool Unsyiah semakin dikenal sebagai salah satu kekuatan basket pelajar yang patut diperhitungkan di Aceh. Semangat dan kerja sama yang ditunjukkan menjadi modal berharga untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada event-event berikutnya.

Audit Keuangan Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala Tahun 2024 Berjalan Lancar

Banda Aceh – Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala melaksanakan audit keuangan untuk tahun buku 2024 pada Jumat, 8 Agustus 2025. Audit ini dilakukan secara langsung oleh Bapak Drs. M. Rizal Yahya, M.Ec., CA., CPA. dari Kantor Akuntan Publik Suryadi & Rizal. Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan yayasan dengan suasana tertib dan profesional.

Audit ini dihadiri oleh Ketua Yayasan, Kepala Sekolah SMA Labschool Unsyiah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha (KTU), dan staf keuangan sekolah. Kehadiran jajaran pimpinan dan tim keuangan mencerminkan komitmen lembaga dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana.

Proses audit sudah dilaksanakan sejak bulai Mei – Juli 2025. secara menyeluruh mencakup pemeriksaan laporan keuangan, bukti transaksi, dan dokumen pendukung lainnya. Tim auditor memastikan bahwa seluruh prosedur pengelolaan keuangan telah sesuai dengan standar akuntansi dan peraturan yang berlaku.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, saat rapat clousing audit dan penyampaian hasil audit serta penyerahan dokumen laporan hasil audit auditor menyampaikan hasilnya yaitu “wajar tanpa pengecualian”. Hal ini berarti laporan keuangan Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala dianggap telah menyajikan informasi yang benar dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, tanpa ditemukan adanya penyimpangan material.

Ketua Yayasan menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim keuangan sekolah yang telah menjaga integritas dan keterbukaan dalam setiap proses administrasi keuangan. Ia juga menekankan bahwa hasil audit ini menjadi motivasi untuk terus mempertahankan tata kelola keuangan yang baik.

Dengan capaian ini, Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik, khususnya orang tua, siswa, dan para pemangku kepentingan, bahwa pengelolaan dana di lembaga ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi kemajuan pendidikan.

SMA Labschool Unsyiah Laksanakan Program Adiwiyata dengan Penanaman Tanaman Rimpang

SMA Labschool Unsyiah terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan melalui Program Adiwiyata. Pada Jumat, 08 Agustus 2025, para dewan guru bersama siswa melaksanakan kegiatan penanaman berbagai tanaman rimpang di lingkungan sekolah. Tanaman yang ditanam meliputi jahe, lengkuas, dan sereh. Selain itu, turut pula ditanam daun pandan dan jeruk kasturi sebagai bagian dari upaya penghijauan dan pemanfaatan lahan sekolah.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari tujuan utama Program Adiwiyata, yaitu menumbuhkan budaya inovatif serta membentuk karakter warga sekolah yang peduli dan berperilaku ramah lingkungan. SMA Labschool Unsyiah berkomitmen menjadikan kegiatan seperti ini sebagai aktivitas rutin yang terstruktur dan berkelanjutan. Dengan demikian, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan akan terus tertanam kuat dalam diri siswa.

Ketua Tim Pelaksana Program Adiwiyata SMA Labschool, Ibu Cut Pah Nurul Asiah, M.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan gotong royong dan penanaman berbagai tanaman ini. “Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan salah satu bagian dari program Adiwiyata, yaitu penanaman, penataan kelas, dan pembersihan lingkungan sekolah. Semoga kita tetap kompak dan terus bersama-sama menjalankan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih,” ujarnya penuh semangat.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai spiritual dan tanggung jawab kepada siswa atas nikmat hidup yang diberikan Allah SWT. Ia berharap siswa dan lulusan Labschool menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

Para siswa pun terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Dengan penuh semangat mereka menggali tanah, menanam, dan menyiram tanaman yang telah disiapkan. Guru-guru turut mendampingi dan memberikan arahan, menjadikan momen ini sebagai bentuk pembelajaran luar kelas yang bermakna dan menyenangkan.

Melalui program ini, SMA Labschool Unsyiah berharap dapat terus menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam pelestarian lingkungan. Semangat Adiwiyata akan terus dijaga sebagai bagian dari karakter dan budaya sekolah.

Guru Kekayaan Intelektual Goes to School di SMA Labschool Unsyiah

Selasa, 05 Agustus 2025, SMA Labschool Unsyiah kedatangan tamu dari dari Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh yang menggelar kegiatan “Guru Kekayaan Intelektual (KI) Goes to School” yang bertempat di Aula sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar kepada para siswa-siswi tentang pentingnya melindungi hasil kreativitas serta membentuk generasi yang mampu menghargai karya orang lain. Sebanyak 150 siswa-siswi antusias mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap semangat berkarya dan berinovasi.

Sambutan oleh Kepala SMA Labschool Unsyiah, Bapak Hendra Darmawan, S.Si., yang menyambut baik kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa program seperti ini sangat relevan dengan perkembangan zaman di mana kreativitas dan inovasi menjadi kunci kemajuan bangsa. Beliau berharap siswa Labschool dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk lebih mengenal dunia KI dan menjadi pelopor pelindung hak kekayaan intelektual.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Bapak Dr. Meurah Budiman, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya edukasi sejak dini tentang Kekayaan Intelektual agar generasi muda mampu menjaga hak cipta dan menciptakan produk-produk yang inovatif di masa depan. Ia juga mendorong para siswa untuk berani mengekspresikan ide dan gagasan mereka dalam bentuk karya nyata.

Materi pertama disampaikan oleh Guru KI, Reza Dwi Yanto, S.H., CPM dengan topik Merek dan Hak Cipta. Dalam paparannya, Reza menjelaskan perbedaan antara merek dan hak cipta serta bagaimana cara mendaftarkan dan melindungi karya-karya yang telah dibuat. Ia juga membagikan berbagai contoh kasus nyata yang mudah dipahami oleh siswa.

Materi kedua dibawakan oleh Ryan Juliansyah, S.I.Kom dengan tema Desain Industri dan Paten. Ryan memperkenalkan konsep dasar paten serta bagaimana desain industri berperan penting dalam dunia kreatif dan teknologi. Ia juga menekankan bahwa ide-ide sederhana pun dapat dipatenkan jika memiliki nilai kebaruan dan manfaat yang jelas.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan para pemateri. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan terkait perlindungan karya digital, ide bisnis kreatif, hingga prosedur pendaftaran hak cipta. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran siswa terhadap pentingnya hak kekayaan intelektual semakin meningkat dan mampu mendorong mereka menjadi generasi inovatif yang bertanggung jawab terhadap karya cipta.

Siswa SMA Labschool Unsyiah Ikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Siswa SMA Labschool Unsyiah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Laboratorium Komputer sekolah sebagai bagian dari program evaluasi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan tertib di bawah pengawasan panitia dan proktor sekolah. ANBK merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di satuan pendidikan.

Asesmen Nasional sendiri terdiri dari tiga instrumen utama, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. AKM mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa sebagai indikator dasar kompetensi yang dibutuhkan untuk belajar sepanjang hayat. Sementara itu, Survei Karakter dirancang untuk mengukur nilai-nilai karakter yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila.

Di sisi lain, Survei Lingkungan Belajar ditujukan untuk menggambarkan kualitas berbagai aspek lingkungan belajar di sekolah, baik yang berkaitan dengan iklim kebinekaan, keamanan, maupun proses pembelajaran. Data dari ketiga instrumen ini akan digunakan sebagai dasar perbaikan pembelajaran dan kebijakan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas di masa mendatang.

Pelaksanaan ANBK di SMA Labschool Unsyiah dilakukan secara bertahap dan dibagi dalam beberapa sesi untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti asesmen dengan nyaman dan optimal. Tim teknis sekolah turut memastikan kesiapan perangkat komputer dan jaringan internet guna mendukung kelancaran proses asesmen berbasis digital ini.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan bahwa partisipasi sekolah dalam ANBK merupakan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran di lingkungan sekolah. Beliau juga mengapresiasi semangat siswa dalam mengikuti asesmen ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Dengan pelaksanaan ANBK ini, diharapkan hasil evaluasi yang diperoleh dapat menjadi bahan refleksi dan dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan sekolah, khususnya dalam hal perbaikan proses belajar-mengajar serta penciptaan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.