Berita

TIM SMA Labschool Unsyiah Tampilkan Karya Dan Produk Kreatif Di REALISTIG 2025

Selasa, 02 September 2025, Tim dari SMA Labschool Unsyiah turut serta dalam kegiatan tahunan REALISTIG 2025 yang berlangsung di SMAN 3 Banda Aceh. Kehadiran Tim Labschool pada ajang tersebut memperkenalkan karya dan produk kreatif siswa dari mata pelajaran PKW dan Seni. Stand SMA Labschool pun mendapat perhatian besar dari para pengunjung.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Bapak Suhendri, S.H., M.H., yang memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil karya para siswa. Beliau menilai kreativitas yang ditampilkan sebagai bukti nyata bahwa generasi muda Aceh memiliki potensi besar dalam bidang inovasi dan pengembangan ide.

REALISTIG sendiri merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar oleh SMAN 3 Banda Aceh, dengan tujuan menjadi wadah bagi siswa-siswi sekolah di Banda Aceh dan sekitarnya untuk menyalurkan bakat, ide, serta keterampilan mereka. Tahun ini, kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 30 Agustus hingga 3 September 2025, dengan beragam lomba, pameran, dan pertunjukan.

Dalam stand SMA Labschool, siswa memamerkan berbagai karya, mulai dari produk keterampilan, hasil penelitian sederhana, hingga inovasi yang mengangkat nilai kearifan lokal. Pengunjung terlihat antusias mencoba sekaligus memberikan masukan atas karya yang ditampilkan. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi siswa untuk terus mengembangkan ide-ide baru.

Selain menjadi ajang apresiasi, keikutsertaan dalam REALISTIG juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam melatih kepercayaan diri, berkomunikasi dengan publik, serta mempraktikkan ilmu yang mereka dapatkan di sekolah. Interaksi langsung dengan masyarakat maupun tokoh penting memberi ruang belajar yang nyata di luar kelas.

Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, SMA Labschool Unsyiah berharap partisipasi di REALISTIG 2025 dapat menjadi pijakan awal untuk menghadirkan lebih banyak inovasi di masa mendatang. Sekolah juga berkomitmen terus mendukung siswa dalam menciptakan karya yang tidak hanya bermanfaat untuk sekolah, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat.

Fakultas Teknik USK Goes to School: Kenalkan Dunia Teknik Tanpa Batas

Selasa, 02/09/25. Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan Goes to School dengan tema “Engineering Without Limits: Create, Innovative, Inspire”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada siswa SMA Labschool Unsyiah mengenai prospek dunia teknik di USK, sekaligus memperkenalkan berbagai program studi yang ada di fakultas tersebut.

Ketua BEM Fakultas Teknik dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda perdana yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh program studi di fakultas teknik. Tahun ini, Fakultas Teknik USK resmi memiliki 15 program studi, setelah sebelumnya bertambah tiga prodi baru. Fakultas Teknik USK masuk dalam 10 besar Fakultas Terbaik di Indonesia. Hal ini menandai perkembangan pesat fakultas dalam menjawab kebutuhan dunia industri dan teknologi masa depan.

Acara sosialisasi tidak hanya berupa pemaparan, tetapi juga menghadirkan pameran dari 12 program studi yang ikut serta. Berbagai karya inovatif dipamerkan, mulai dari motor listrik, robot listrik, kapal listrik, hingga teknologi terbaru lainnya. Para siswa terlihat sangat antusias mengunjungi setiap stand, mencoba langsung beberapa alat, serta berdiskusi dengan mahasiswa yang menjadi pemandu pameran.

Wakil Kepala Kesiswaan SMA Labschool, Bapak Rahmat Nazli, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Teknik USK karena telah memilih SMA Labschool sebagai lokasi kegiatan sosialisasi. Beliau berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan siswa mengenai peluang studi di bidang teknik, sekaligus memotivasi mereka untuk terus berinovasi.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Teknik USK, Dr. Ir. Bambang Setiawan, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya memperkenalkan prodi, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami ingin para siswa melihat langsung bagaimana dunia teknik berkontribusi besar dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus membuka peluang karir yang menjanjikan di masa depan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan Goes to School ini, diharapkan hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah semakin erat. Fakultas Teknik USK berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa di sekolah-sekolah lainnya, sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan gambaran jelas mengenai masa depan dunia teknik.

Pelatihan Internal Audit ISO di SMA Labschool Unsyiah

SMA Labschool Unsyiah menyelenggarakan Pelatihan Internal Audit sebagai salah satu klausul penting dalam implementasi ISO. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 30–31 Agustus 2025, bertempat di perpustakaan sekolah. Seluruh anggota tim ISO SMA Labschool Unsyiah hadir dan mengikuti kegiatan secara penuh.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber profesional, Bapak Sutaji, yang merupakan Current Trainer and Auditor dari PT Pandega Atha Pratama Associate Badan Sertifikasi. Dengan pengalaman panjang di bidang audit sistem manajemen, beliau memberikan banyak wawasan praktis yang relevan dengan kebutuhan sekolah dalam mengembangkan mutu pendidikan.

Pada hari pertama, peserta pelatihan mendapatkan materi mengenai Review Persyaratan Standard ISO 21001:2018 sebagai dasar implementasi sistem manajemen pendidikan. Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Standard Panduan Audit, pengertian dan tipe audit, tujuan serta manfaat audit. Selain itu, peserta juga mempelajari prinsip audit, kompetensi auditor, manajemen program audit, hingga praktik pelaksanaan audit mulai dari Opening Meeting, teknik wawancara, pelaporan audit, hingga Closing Meeting.

Hari kedua pelatihan lebih berfokus pada praktik dan simulasi. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membuat check sheet sebagai persiapan audit. Selanjutnya dilakukan simulasi live opening meeting serta audit dokumen. Pada sesi akhir, peserta berlatih menyusun laporan audit serta melakukan closing meeting. Semua hasil simulasi kemudian direview kembali untuk melihat kekuatan maupun kelemahan yang perlu diperbaiki.

Adapun tujuan utama dari pelatihan ini adalah memberikan gambaran tentang audit sistem manajemen berdasarkan pedoman audit ISO 19011:2018. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami langkah-langkah merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi audit internal, serta menguasai kompetensi auditor yang dipersyaratkan oleh standar ISO.

Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan membekali tim ISO SMA Labschool Unsyiah agar mampu melaksanakan audit internal secara objektif, sistematis, dan sesuai standar internasional. Dengan demikian, sekolah akan lebih siap menghadapi audit eksternal dan memastikan sistem manajemen pendidikan berjalan sesuai prosedur mutu.

Kepala SMA Labschool Unsyiah memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Beliau berharap, melalui pelatihan internal audit, tim ISO sekolah semakin terampil dalam menjaga konsistensi mutu layanan pendidikan. “Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas sekolah sesuai standar internasional,” ujarnya.

Guru SMA Labschool Unsyiah Ikuti IHT tentang Pengelolaan Bakat Siswa

Jumat, 22 Agustus 2025, seluruh dewan guru SMA Labschool Unsyiah mengikuti kegiatan In House Training (IHT) yang berlangsung di perpustakaan sekolah. Kegiatan ini menghadirkan pemateri Bapak Dr. Hendra Syahputra, M.M., M.Sc., dari Pusat Pengembangan SDM UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

IHT kali ini mengangkat tema “Mengelola Bakat untuk Karir yang Cemerlang” yang bertujuan memberikan wawasan bagi para pendidik dalam memahami potensi siswa, sehingga dapat diarahkan sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Tema ini dipilih sebagai respon atas pentingnya peran guru dalam mendampingi siswa menemukan jalur karir yang tepat sejak di bangku sekolah.

Dalam paparannya, Dr. Hendra menjelaskan berbagai konsep mengenai identifikasi bakat dan minat anak. Beliau menekankan bahwa setiap siswa memiliki keunikan tersendiri yang perlu dikelola dengan strategi yang tepat, agar tidak hanya berkembang dalam bidang akademik tetapi juga dalam potensi non-akademik yang mereka miliki.

Selain itu, Dr. Hendra juga membagikan banyak contoh kasus nyata yang pernah ditangani, baik di lingkungan sekolah maupun lembaga pendidikan lainnya. Melalui contoh-contoh tersebut, para guru mendapatkan gambaran lebih jelas bagaimana mendampingi siswa dalam menemukan dan mengasah bakat yang mereka miliki.

Kegiatan IHT ini mendapat antusias tinggi dari para guru yang aktif berdiskusi serta mengajukan pertanyaan seputar, ”apakah kami guru disini bisa mengikuti asesmen tentang pribadi masing?”. Hal ini menunjukkan komitmen guru SMA Labschool Unsyiah dalam meningkatkan kompetensi diri untuk mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

Siswa SMA Labschool Unsyiah Ikuti Pelatihan Jurnalis Sekolah Anti Hoaks

Banda Aceh, 22/08/25. Lima siswa SMA Labschool Unsyiah bersama satu guru pendamping mengikuti kegiatan Pelatihan Pengabdian Kemitraan Masyarakat yang mengangkat tema “Sekolah Berbasis Jurnalisme sebagai Upaya Antisipasi Hoaks yang Berdampak pada Kesehatan Mental melalui Pelatihan Literasi dan Numerasi”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) Universitas Syiah Kuala bekerja sama dengan MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh.

Adapun siswa Labschool yang terlibat dalam pelatihan tersebut yakni Raisha Putri Izzati, Arsya Takhfa, Nisaul Khairati, Raihana Elmira Mumtaz, dan Ulayya Shadiqa. Mereka didampingi oleh Ibu Nanda Desia Putri, S.Pd., sebagai guru pendamping. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan terkait literasi, numerasi, serta keterampilan jurnalistik yang relevan dengan isu-isu kekinian.

Pelatihan ini dijalani selama empat kali pertemuan dengan agenda materi, praktik penulisan, serta pendalaman wawasan mengenai jurnalisme sekolah. Peserta juga diarahkan untuk mampu mengembangkan sikap kritis dalam menyaring informasi dan melatih kepekaan sosial melalui karya tulis.

Pada kegiatan penutupan, siswa SMA Labschool turut memberikan penampilan yang menambah semarak suasana acara. Selain itu, panitia juga mengumumkan hasil karya terbaik dari para peserta dalam kategori penulisan feature. Salah satu karya dari siswa Labschool berhasil menarik perhatian dewan juri.

Tulisan berjudul “Tidur di Kelas, Bangun di Jepang” karya Raisha Putri Izzati, siswi kelas XI Labs 3, terpilih mewakili siswa dari lima sekolah yang ikut dalam pelatihan. Feature tersebut dinilai memiliki kreativitas, kekuatan narasi, serta pesan inspiratif yang relevan dengan tema kegiatan.

Atas prestasi tersebut, Raisha Putri Izzati dianugerahi penghargaan sebagai Feature Terbaik. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa siswa SMA Labschool Unsyiah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi dan jurnalistik yang mampu bersaing di tingkat kota.

Tim Basket Putra dan Putri SMA Labschool Unsyiah Raih Medali Perak di Ar-Raniry Basketball Cup Vol. 1

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMA Labschool Unsyiah melalui cabang olahraga bola basket. Dalam ajang Ar-Raniry Basketball Cup Vol. 1, baik tim putra maupun tim putri berhasil mengukir prestasi dengan meraih medali perak setelah melalui perjuangan panjang melawan tim-tim kuat dari berbagai sekolah.

Pertandingan yang berlangsung di GOR Ar-Raniry, Banda Aceh, mempertemukan sejumlah tim basket tingkat SMA se-Aceh. Atmosfer kompetisi semakin terasa saat tim putra SMA Labschool Unsyiah berhasil melaju ke babak final dengan performa gemilang, meskipun akhirnya harus puas sebagai runner-up setelah kalah tipis dari lawan tangguh.

Tidak hanya tim putra, tim basket putri SMA Labschool Unsyiah juga menunjukkan kualitas permainan yang solid. Dengan semangat juang tinggi, mereka mampu menembus partai final. Meski belum berhasil meraih emas, medali perak tetap menjadi pencapaian yang patut diapresiasi mengingat persaingan ketat yang terjadi sepanjang turnamen.

Kepala SMA Labschool Unsyiah memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian ini. Menurutnya, raihan medali perak dari dua tim sekaligus menunjukkan konsistensi sekolah dalam membina bakat olahraga, khususnya bola basket. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Prestasi ganda ini juga menjadi bukti nyata bahwa SMA Labschool Unsyiah tidak hanya berfokus pada pengembangan intelektual, tetapi juga mendukung penuh potensi siswa di bidang olahraga. Para siswa yang terlibat dalam turnamen ini diharapkan dapat terus meningkatkan keterampilan dan menjadikan pengalaman berharga ini sebagai bekal menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Dengan pencapaian tersebut, SMA Labschool Unsyiah semakin mengukuhkan posisinya sebagai sekolah yang berkomitmen mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berprestasi. Keberhasilan meraih dua medali perak sekaligus di ajang bergengsi ini menjadi langkah awal menuju prestasi-prestasi berikutnya di kancah olahraga daerah maupun nasional.

Siswa SMA Labschool Usyiah Raih Juara 2 Tenis Lapangan Ganda di Ajang The Glory of Malahayati Cup 2025

Siswa SMA Labschool Unsyiah, M. Rafif Arkan, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 Tenis Lapangan Ganda Kategori Profesional Putra pada ajang bergengsi The Glory of Malahayati Cup 2025. Turnamen tersebut berlangsung di Lapangan Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Ajang The Glory of Malahayati Cup merupakan salah satu turnamen tenis yang diikuti oleh atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah. Persaingan ketat terjadi di setiap pertandingan, namun Rafif bersama rekannya mampu menunjukkan teknik permainan yang solid hingga berhasil melaju ke babak final dan memastikan posisi runner-up.

Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Rafif dalam dunia olahraga tenis. Meski masih berstatus pelajar SMA, ia mampu bersaing di level profesional dengan lawan-lawan yang memiliki pengalaman lebih. Semangat juang dan kerja sama tim menjadi kunci utama keberhasilan yang diraihnya di ajang ini.

Pihak sekolah turut memberikan apresiasi atas prestasi yang dicapai oleh Rafif. Menurut pihak SMA Labschool Unsyiah, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berani berkompetisi di bidang non-akademik, khususnya olahraga. Prestasi Rafif juga sejalan dengan visi sekolah dalam mendukung pengembangan bakat siswa secara menyeluruh.

Dengan prestasi ini, Rafif Arkan menambah daftar panjang pencapaian siswa SMA Labschool Unsyiah di kancah daerah maupun nasional. Harapannya, keberhasilan ini dapat membuka peluang lebih besar bagi Rafif untuk terus mengembangkan bakatnya dan kelak mengharumkan nama Aceh serta Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.

SMA Labschool Unsyiah Meriahkan Pawai 2025 dengan Cosplay Prabowo dan Mualem

Banda Aceh, 18/08/25. Pawai Budaya 2025 berlangsung meriah dengan keikutsertaan SMA Labschool Unsyiah yang menghadirkan penampilan unik dan penuh kejutan. Salah satu momen yang mencuri perhatian warga adalah cosplay Prabowo Subianto dan Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem sebagai Gubernur Aceh. Kehadiran keduanya sukses menghibur dan menjadi pusat perhatian di sepanjang jalur pawai.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas, mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak yang berbaris di pinggir jalan ramai menyapa cosplay Prabowo dan Mualem. Tidak jarang, warga meminta untuk berfoto bersama, menjadikan suasana semakin hangat dan penuh keceriaan. Suasana semakin riuh ketika rombongan melewati panggung utama, cosplay Prabowo dan Mualem mendapat kesempatan untuk naik panggung dan berfoto bersama istri Mualem, Wakil Gubernur, dan sejumlah tamu kehormatan lainnya.

Tidak hanya menghadirkan cosplay tokoh publik, SMA Labschool Unsyiah tahun ini juga menampilkan keanekaragaman budaya dan profesi dalam balutan pakaian penuh warna. Tercatat ada 2 pakaian paskibra, 3 busana fantasi, 12 pakaian adat, serta 4 pakaian profesi yang diperagakan para siswa. Hal ini mempertegas semangat kebhinnekaan sekaligus menampilkan kreativitas generasi muda Aceh.

Pakaian adat yang diperagakan mencakup ragam budaya Nusantara, mulai dari Aceh, Gayo, Palembang, Padang, Lampung, NTT, Batak, Jawa, Dayak (Kalimantan), Melayu, Bali, hingga Bugis. Sementara itu, profesi yang ditampilkan adalah tenaga kesehatan, TNI, Polri, serta atlet Taekwondo. Keragaman busana ini menjadi simbol harmoni dan kebanggaan atas kekayaan budaya bangsa.

Pawai tahun ini menempuh rute dari Stadion Harapan Bangsa hingga berakhir di Taman Sari Banda Aceh. Sepanjang perjalanan, para peserta menunjukkan semangat luar biasa, disambut dengan tepuk tangan meriah dan teriakan dari warga yang memadati jalan raya. Iring-iringan dari SMA Labschool Unsyiah menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu-tunggu dalam pawai tahun ini.

Dengan penuh kreativitas dan energi positif, SMA Labschool Unsyiah kembali membuktikan diri sebagai sekolah yang aktif mengembangkan bakat, budaya, dan karakter siswa. Penampilan cosplay Prabowo dan Mualem yang disambut hangat masyarakat menjadi bukti bahwa generasi muda Aceh mampu tampil inovatif sekaligus menjaga identitas budaya bangsa dalam kemeriahan Pawai 2025.

Foto lengkap. https://www.instagram.com/p/DNhaYT_y_FH/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Rafa Shabina Raih Juara 1 Lomba Komik Digital Tingkat Provinsi

SMA Labschool Unsyiah kembali mencatat prestasi membanggakan melalui siswinya, Rafa Shabina, yang berhasil meraih Juara 1 pada Ajang Talent Seni (ATENSI) SMA/SMK/MA tingkat Provinsi Aceh tahun 2025. Dalam kompetisi yang diadakan untuk menggali potensi seni generasi muda tersebut, Rafa sukses menampilkan karya komik digital yang memukau dewan juri dengan konsep cerita, visual, dan teknik ilustrasi yang inovatif.

Keberhasilan ini tidak hanya mengantarkan Rafa menjadi juara di tingkat provinsi, tetapi juga memberinya kehormatan untuk mewakili Provinsi Aceh pada ajang ATENSI tingkat nasional. Pada cabang lomba Comic Digital, Rafa akan bersaing dengan perwakilan terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat Aceh yang mendukung penuh perjuangannya.

Sebelum melangkah ke kompetisi nasional, Rafa menjalani proses pembinaan dan karantina selama empat hari di Grand Aceh Hotel Syariah. Karantina ini bertujuan memberikan pembekalan intensif, meliputi peningkatan keterampilan teknis, pendalaman materi lomba, serta pelatihan mental agar peserta siap menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Kepala SMA Labschool Unsyiah, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa bangga atas capaian Rafa Shabina. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kreativitas yang tinggi dari siswi tersebut, serta dukungan dari para guru pembimbing yang telah memberikan arahan secara maksimal.

Selain menjadi kebanggaan sekolah, prestasi ini diharapkan mampu memotivasi siswa-siswi lain untuk terus mengasah bakat dan minatnya di bidang seni, sains, maupun olahraga. SMA Labschool Unsyiah berkomitmen untuk terus memberikan wadah dan dukungan bagi siswa dalam mengembangkan potensi mereka hingga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Dengan semangat dan persiapan yang matang, Rafa Shabina siap membawa nama baik Aceh di kancah nasional. Seluruh warga sekolah dan masyarakat Aceh memberikan doa dan dukungan agar Rafa dapat kembali meraih prestasi terbaik di tingkat nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah dan sekolah tercinta.

SMAS Babul Maghfirah Lakukan Studi Banding Program Perpustakaan ke SMA Labschool Unsyiah

Selasa, 12 Agustus 2025, SMA Labschool Unsyiah menerima kunjungan studi banding dari SMAS Babul Maghfirah. Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan SMA Labschool ini bertujuan untuk melihat perkembangan program perpustakaan sekolah dalam meningkatkan literasi siswa/siswi. Kunjungan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi pengelolaan perpustakaan yang efektif.

Pertemuan ini membahas berbagai aspek pengelolaan perpustakaan sekolah, mulai dari sistem administrasi, layanan kepada siswa, hingga sumber-sumber buku yang dimiliki. Pihak SMA Labschool memaparkan bahwa koleksi buku berasal dari berbagai sumber, termasuk pengadaan sekolah, donasi, dan kerja sama dengan pihak eksternal. Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi SMAS Babul Maghfirah dalam mengembangkan perpustakaannya.

Kegiatan sharing knowledge ini didampingi langsung oleh Kepala Sekolah SMA Labschool Unsyiah bersama Kepala Perpustakaan. Keduanya memberikan penjelasan detail terkait program literasi yang sudah berjalan, termasuk program membaca rutin, lomba literasi perpustakaan, pemanfaatan teknologi dalam katalogisasi, serta kegiatan kreatif untuk menarik minat baca siswa.

Rombongan SMAS Babul Maghfirah yang terdiri dari empat pustakawan terlihat antusias mengikuti penjelasan dan berdiskusi. Mereka juga berkesempatan mengamati secara langsung tata ruang dan fasilitas yang dimiliki perpustakaan SMA Labschool. Interaksi yang terjalin berlangsung hangat, mencerminkan semangat saling belajar dan berbagi pengalaman.

Selain membahas aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat silaturrahmi antar kedua sekolah. Kepala Sekolah SMA Labschool Unsyiah menyampaikan harapannya agar kerja sama dan komunikasi dapat terus terjalin, sehingga kedua sekolah dapat saling mendukung dalam memajukan budaya literasi di lingkungan pendidikan.