Juli 2025

Rafif Arkan Sabet Juara 1 dan 2 dalam Dua Turnamen Tenis Lapangan Bergengsi

Mengisi masa libur sekolah dengan kegiatan positif, M. Rafif Arkan, siswa SMA Labschool Unsyiah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam dua ajang turnamen tenis berbeda. Siswa berbakat ini sukses menyabet juara 1 dan juara 2 dalam dua kejuaraan bergengsi yang digelar dalam rentang waktu berdekatan.

Prestasi gemilang pertama diraih Rafif dalam ajang Kejurnas TDP Tenis Junior Banda Aceh Open 2025 yang berlangsung pada 11–13 Juli 2025 di Lapangan Tenis Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Pada kejuaraan ini, Rafif tampil impresif di kategori Kelompok Umur (KU) 16 Tahun Putra dan keluar sebagai juara 1. Turnamen yang mempertandingkan KU 10, 12, 14, 16, dan 18 ini diikuti oleh puluhan petenis junior dari berbagai daerah di Aceh dan Sumatera Utara.

Tidak hanya berhenti di situ, Rafif juga tampil dalam ajang Rencong Open Aceh Tennis Championship 2025 yang digelar lebih awal, yakni pada 27–29 Juni 2025. Dalam turnamen ini, Rafif bermain di kategori Ganda Putra dan berhasil meraih posisi juara 2. Kompetisi ini juga diikuti oleh atlet-atlet tenis muda terbaik dari berbagai penjuru Aceh.

Rangkaian prestasi ini menunjukkan konsistensi Rafif dalam dunia olahraga, khususnya tenis lapangan. Ketekunan dalam berlatih dan dukungan dari keluarga serta pihak sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilannya mengharumkan nama SMA Labschool Unsyiah di kancah olahraga regional.

Kepala SMA Labschool Unsyiah menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Rafif. “Kami bangga atas dedikasi Rafif. Ini membuktikan bahwa siswa kami mampu berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujar beliau.

Dengan dua prestasi beruntun ini, Rafif diharapkan terus mengembangkan kemampuannya dan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk aktif dan berprestasi di berbagai bidang. SMA Labschool Unsyiah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal, baik dalam bidang olahraga, seni, maupun akademik.

7 Siswa SMA Labschool Unsyiah Raih Medali Perak di Ajang Inovasi Internasional di Jepang

Tujuh siswa dari SMA Labschool Unsyiah berhasil mengharumkan nama sekolah dan Indonesia di kancah internasional. TIM Labschool Unsyiah sukses meraih medali perak (Silver Award) pada ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2025 yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang, pada tanggal 5–6 Juli 2025. Prestasi membanggakan ini diraih atas keberhasilan tim dalam mempresentasikan karya inovatif berjudul Co. Dry (Automated Monitoring and Control System for IoT-Based Coffee Drying).

Co. Dry merupakan sebuah sistem pengeringan kopi berbasis IoT yang mampu memantau dan mengontrol proses pengeringan secara otomatis. Alat ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil panen kopi, terutama di daerah-daerah penghasil kopi

Keikutsertaan siswa-siswi SMA Labschool Unsyiah dalam ajang JDIE 2025 telah dipersiapkan dari beberapa bulan melalui program pembinaan inovasi dan penelitian sekolah. Tim yang terdiri dari tujuh siswa berbakat ini adalah Shabrina Talitha Harwani, Rama Dania Fitra, dan Naira Kamal dari kelas XI Science-Technology; M. Arif dari XI Engineering; Siti Aathifah Fautia dan Putroe Meutuah Mikyal dari XI Bio-Technology; serta Arsya Takhfa dari kelas X MIPAS 1.

Tidak hanya melakukan riset mendalam, tetapi juga melatih kemampuan presentasi dalam bahasa Inggris, mengingat kompetisi ini berskala internasional dan diikuti oleh ratusan tim dari berbagai negara.

Presentasi mereka di hadapan dewan juri internasional memukau dengan penyampaian yang sistematis, data riset yang kuat, serta demonstrasi prototipe alat yang telah diuji. Para juri memberikan apresiasi atas pendekatan teknologi yang praktis serta potensi implementasi nyata dari inovasi Co. Dry dalam industri kopi lokal maupun global.

Selama di Jepang, para siswa didampingi oleh Ibu Dr. Rini Safitri, M.Si sebagai pendampin. Sementara itu, ide dan pengembangan proyek mereka dibimbing langsung oleh Bapak Faruq Miqdad Mudaffar.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia dengan bekal kreativitas, kolaborasi, dan semangat inovasi. Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi siswa, guru pembimbing, serta dukungan orang tua dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan ini.

Dengan pencapaian ini, SMA Labschool Unsyiah kembali membuktikan komitmennya dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Siswa SMA Labschool Unsyiah Ikuti Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2025 di Tokyo

Tujuh siswa SMA Labschool Unsyiah berpartisipasi dalam ajang internasional Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang, pada tanggal 5 – 6  Juli 2025. Kegiatan ini menjadi kesempatan emas bagi para siswa untuk memperkenalkan karya inovatif mereka di panggung dunia, sekaligus menimba pengalaman dalam bidang desain, teknologi, dan inovasi.

Para siswa yang mewakili sekolah dalam ajang ini adalah Shabrina Talitha Harwani, Rama Dania Fitra, dan Naira Kamal dari kelas XI Science-Technology; M. Arif dari XI Engineering; Siti Aathifah Fautia dan Putroe Meutuah Mikyal dari XI Bio-Technology; serta Arsya Takhfa dari kelas X MIPAS 1. Mereka membawa semangat kolaboratif dan ide kreatif yang diwujudkan dalam bentuk proyek teknologi berbasis kebutuhan lokal.

Inovasi yang dipamerkan dalam JDIE 2025 adalah Co. Dry (Automated Monitoring and Control System for IoT-Based Coffee Drying), yaitu sebuah sistem pengeringan kopi berbasis IoT yang mampu memantau dan mengontrol proses pengeringan secara otomatis. Alat ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil panen kopi, terutama di daerah-daerah penghasil kopi di Indonesia.

Pameran ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh pelajar, perusahaan, serta para profesional dari berbagai negara. Kehadiran siswa-siswi SMA Labschool Unsyiah dalam pameran ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing di tingkat global dalam hal inovasi dan teknologi.

Selama di Jepang, para siswa didampingi oleh Ibu Dr. Rini Safitri, M.Si sebagai pendamping utama. Sementara itu, ide dan pengembangan proyek mereka dibimbing langsung oleh Bapak Faruq Miqdad Mudaffar, guru pembina yang telah memfasilitasi riset dan pengembangan teknologi siswa sejak awal proses persiapan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan hasil karya, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan, kerja sama tim, dan pemecahan masalah berbasis teknologi. SMA Labschool Unsyiah berharap keikutsertaan ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berinovasi dan membanggakan Indonesia di kancah internasional.